
Boy tersenyum lebar saat istrinya berkunjung ke kantornya. Ia bergegas melangkahkan kaki menghampiri istrinya yang terlihat membawa kotak makan.
"Wah sayang, menu apa kali ini?" tanya Boy yang sedikit was-was dengan makanan yang di bawa istrinya. Pasalnya beberapa hari yang lalu istrinya datang ke kantor dengan membawa rujak cingur. Makanan yang tak pernah ia beli ataupun ia makan.
"Hari ini aku bawa ayam bakar madu kesukaan kamu sayang, sama ada juga ca kangkung" jawab Joanna dengan senyum lembutnya.
"Ahh selamat... Thanks god, karena istriku tak menyiksaku dengan makanan hari ini" batin Boy dengan tersenyum.
"Kamu kenapa senyum-senyum gitu" tanya Joanna saat melihat suaminya senyum-senyum sendiri.
"Ahh tidak sayang, hanya saja aku tak terbayang kalau kita sampai seperti ini. Thanks baby, karena kamu udah sabar banget ngadepin aku, udah nyadarin aku tentang pernikahan ini, dan yang pasti udah ngebuat aku nyaman dan cinta ke kamu" jawab Boy panjang lebar lalu mencium kening istrinya. Joanna yang mendengarnya pun tersenyum dan mencium pipi suaminya.
"Iyalah daddy cinta sama mommy, kan mommy cantik" ucap Joanna menirukan suara anak kecil yang membuat Boy terkekeh lalu mengusap kepala istrinya. "Ayok daddy kita makan, aku di dalem udah pada lapar ini" lanjut Joanna lagi dengan masih menirukan suara anak kecil.
"Anak daddy yang laper atau mommynya yang laper nih?" tanya Boy sembari mengelus perut Joanna yang terlihat masih rata. Mereka pun menikmati makan siang mereka dengan Boy yang meminta di suapi Joanna, karena ia harus ssgera menyelesaikan pekerjaannya agar bisa pulang barengan dengan istrinya. Selesai makan, Joanna beristirahat di kamar yang ada di ruangan suaminya. Boy berjanji akan menyelesaikan pekerjaannya kurang lebih satu jam lagi.
💞💞💞💞
Sedangkan di kantor Kevin, ia terlihat serius membahas sesuatu dengan Richard. Ya, ia membahas tentang lamaran yang akan ia lakukan untuk Felly tanpa sepengetahuannya.
"Gimana Rich? Udah siap semua kan?" tanya Kevin pada asistennya itu.
" Udah bro, semuanya udah beres. Gue juga udah kasih tahu si Stevi sama Joanna" jawab Richard. "Tapi gue gak yakin sih si Joanna bisa dateng apa gak, soalnya lu tahu sendiri kan abang lu posesif banget sama Joanna" ucapnya lagi.
"Lu gak perlu khawatir, si Ale tuh banyak akalnya. Apalagi semenjak hamil dia tambah ngeselin. Anaknya selalu dia buat alasan." kata Kevin dengan sedikit kesal mengingat beberapa hari yang lalu dia diminta untuk membelikan nasi goreng seafood saat tengah malam.
"Hahahhhaha pasti abang lu puas karena istrinya ngerjain lu" kata ? dengan terbahak.
"Dia juga kena bro, malah parah dia. Kapan hari dia diminta makan rujak cingur, lalu malamnya dia minta nasi goreng terasi tapi yang makan harus kak Boy hahhahah" asyik mereka menggosipkan Boy.
💞💞💞💞
Boy telah menyelesaikan pekerjaan sesuai janjinya, lalu ia menghampiri sang istri ke kamar pribadinya di ruangan itu. Saat masuk terlihat Joanna baru bangun tidur.
"Masih ngantuk sayang?" tanya Boy sembari mendekat ke ranjang tempat istrinya berbaring.
"Enggak sayang" kata Joanna menggelengkan kepalanya. "Sayang habis ini kita langsung pulang ya, lalu nanti jam 7 kita ke restoran xxx" ucap Joanna dengan bersandar di ranjang.
"Kamu mau kita romance dinner sayang?" tanya Boy dengan tersenyum pada istrinya.
__ADS_1
"No honey, Kevin mau ngelamar Felli. Dia mau kita ada disana."
"Hah hahahahahah" tawa Boy pecah saat mendengar Kevin akan melamar kekasihnya. "Kamu serius? Bisa romantis juga tuh anak" ucap Boy masih dengan kekehannya.
"Setidaknya dia berusaha romantis daripada kamu. Candlelight dinner aja kalau aku gak minta kamu juga gak bakalan ada ide buat ngajak aku. Ngasih bunga aja gak pernah, kamu itu romantis kalau cuma diatas ranjang doang" cerocos Joanna hingga Boy menggaruk tengkuknya dan berkata maaf pada istrinya.
Pukul tujuh malam mereka sudah berada di restoran xxx. Richard dan Stevi sudah ada di dalam bersama Boy dan Joanna. Mereka Kevin dan Felli masih dalam perjalanan. Lima belas menit kemudian terlihat Kevin dan Felli memasuki restoran.
"Kok sepi sayang?" tanya Felli pada Kevin karena saat masuk ia hanya melihat dua pasangan yang terlihat menunggu mereka.
"Iya, kita kan mau triple date. Jadi aku kosongin restoran ini buat privacy kita berenam" jawab Kevin.
Akhirnya mereka pun duduk bersama dalam satu meja. Mereka menikmati makan malam mereka dengan canda tawa. Dan setelah mereka selesai, mereka terlihat berbincang santai sampai pada saat lampu tiba-tiba padam.
"Aduh sayang, ini kenapa padam lampunya" tanya Felli namun tak mendapat jawaban dari Kevin. "Sayang... Vin, Kevin, ini gak lucu Vin." kata Felli mulai takut. Saat ia mulai bingunv tiba-tiba terdengar dentingan piano, biola, serta petikan gitar. Lampu menyorot mereka yang sedang memainkan musik, dan sesaat kemudian terdengar suara merdu dari Kevin.
Dengarkanlah, wanita pujaanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu, dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini
Aku ingin mempersuntingmu
'Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
Dengarkanlah, wanita impianku
Malam ini akan kusampaikan
Janji suci, satu untuk selamanya
__ADS_1
Dengarkanlah kesungguhan ini
Aku ingin mempersuntingmu
'Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
Akulah yang terbaik untukmu
Oh-oh-oh, oh-oh
**Yovie and Nuno - Janji Suci**
Felli terlihat meneteskan air mata, ia tak menyangka jika akan mendapat surprise seperti ini dari Kevin. Kevin mendekat kearah Felli dan berlutut di depannya dengan membuka kotan cincin yang telah ia siapkan.
"Fellisha Margaretha, aku tahu hubungan kita masih seumur jagung. Namun aku ingin bersamamu seumur hidupku. Menghabiskan sisa hidupku bersamamu, menua bersamamu mengarungi bahagia dalam suka maupun duka, dalam susah maupun senang. Jadi Fellisa Margaretha, maukah kau menjadi istriku dan ibu dari anak-anaku?" ucap Kevin dengan yakin, dan berharap kekasih hatinya itu menerimanya. "Fellisha, you will marry me?" tanya Kevin saat ia melihat Fellisha diam dan hanya menangis.
"Yes, i will" jawab Felli sambil terisak.
"Yeaaaahhhh I'm accepted" teriak Kevin senang dan mengangkat Felli dan mengajaknya berputar. "Bro, I'm getting married" kata Kevin sambil melihat ke arah Boy dan Richard setelah menurunkan Felli dari gendongannya.
"Congrats bro" kata Boy sambil memeluk adiknya bangga.
__ADS_1
"Mpiinn.... Selamat, kamu akan segera merasakan ninaninu" kata Joanna dengan cengengesan.
BERSAMBUNG...