Cinta Joanna

Cinta Joanna
Kerjasama Kakak Adik


__ADS_3

"Astaga mataku....!!" pekik Richard saat masuk ke ruangan atasannya itu. Sedangkan Kevin dan Felli yang terkejut terlihat salah tingkah.


"Richardddd...!!!!" teriak Kevin hingga membuat Felli menutup telinganya dan menggeplak bahunya.


Plaaakkk suara tangan Felli yang mendarat sempurna di bahu Kevin sampai membuat Kevin mengaduh. "Aw aw aw sakit sayang" kata Kevin sambil memegang bahunya dan Richard yang mendengar kata sayang keluar dari mulut atasan serta sahabatnya itu pun terkejut.


"Teriak kira-kira dong, kalau aku budek gimana coba? Kendang telingaku bisa-bisa cepet jebol kalau hobi kamu teriak-teriak kai6ya gini" gerutu Felli pada kekasih serta sekaligus atasannya itu.


"Iya, iya maaf sayang" kata Kevin meminta maaf.


"Cih, dasar bucin" celetuk Richard yang baru menyadari jika Kevin dan Felli telah memiliki hubungan. "Sejak kapan?" tanyanya pada mereka berdua.


"Ck, apanya?" tanya Kevin kembali.


"Kalian berdua, sejak kapan?" tanya balik Richard lagi.


"Mau tahu aja apa mau tahu banget..." ucap Kevin dengan wajah menyebalkannya.


"Serah lu dah." kata Richard kesal. "Fell bikinin kopi dong heheheheh" suruh Richard pada Felli yang di iyakan dengan di tambah senyuman oleh Felli. Kevin dan Richard pun mulai membahas pekerjaan mereka.


💞💞💞


"Ini beneran Sam?" tanya Boy sambil memegang berkas di tangan kirinya.


"Iya tuan" jawab Sam datar.


"Hahhahaahah yang benar saja. Sudah gila anak itu hahahaha" gelak tawa Boy menggema di ruangannya.


"Tuan jadi lebih sering tertawa sejak tuan memutuskan untuk menerima nyonya muda" batin Sam yang melihat perubahan tuannya.


"Telpon Richard sekarang Sam, katakan kita akan bertemu saat selesai jam kantor" titah Boy pada asistennya.


"Baik tuan." Sam mengerjakan apa yang di suruh Boy, sedangkan Boy juga terlihat sibuk dengan pipihnya itu.


Me


"Sayang... Nanti aku ada ketemu Kevin, Richard, sama Felli. Mau bahas kerjasama sih, tapi habis itu nyantai. Kita ketemu sehabis jam kantor, kamu mau ikut?"


My Wife 😘


"Mau lah sayang. Oh ya, aku wa Stevi ya biar datang juga. Kebetulan ada Richard, kapan lagi kita bisa triple date hehehehe"


Me


"Siap sayang. Ya udah nanti kamu biar di antar pak Ali aja ya"


My Wife 😘

__ADS_1


"Iya sayang.... Ya udah aku mau marathon drakor lagi nih. Love you sangat my sweety hubby 😘😘😘


Boy nampak tersenyum melihat layar gawainya itu. Ya, sedari tadi ia fokus ke gawainya untuk bertukar pesan dengan istrinya.


💞💞💞


Richard nampak menerima telpon di ruangannya, setelah selesai ia bergegas ke ruangan atasannya. Tak lupa ia mengetuk pintu terlebih dahulu, ia tak mau melihat pemandangan yang menodai matanya seperti tadi pagi. Ya meskipun ia juga sering melakukannya dengan Stevi.


Tok tok tok suara ketukan pintu terdengar di ruangan Kevin. "Masuk" kata Kevin menyuruh pengetuk pintunya masuk.


"Tuan, baru saja asisten pak Boy menghubungi saya. Mereka meminta bertemu setelah jam kantor di restoran xxx" beritahu Richard pada atasannya itu.


"Hmmmm" jawab Kevin dengan dehemannya.


Pukul 17.00, jam kantor telah usai. Pihak dari Boy maupun Kevin pun bersiap untuk bertemu di tempat janjian mereka. Kevin, Richard, dan Felli sampai di restoran pukul tujuh malam.


"Selamat malam tuan, disana masih ada bangku tempat kosong tuan" kata pelayan restoran itu.


"Reservasi atas nama Samuel Chandra" jawab Richard datar.


"Oh baik tuan, akan saya antar ke ruang Vvip. Mari tuan, saya antar"


Mereka bertiga di antar ke tempat Boy dan Sam berada. Saat mereka sampai, tampak Boy dan Sam tengah menikmati soju yang mereka pesanE.


"Jam karet" kata Boy ketus.


"Yaelah kak, kita kena mancet tadi kak" jawab Kevin dengan malas karena ia merasa tubuhnya lelah hari ini.


"Aduh.... Sakit pala guw kak, gue bilangin mama lu" kata Kevin sambil mengusap kepalanya.


"Lu bisa ngomong langsung ke gue bege, pake acara kirim ginian segala" gerutu Boy karena tingkah konyol adiknya itu.


"Yaelah kak, kalau ini kerjasama untungnya gede kan lumayan kak. Hitung-hitung lu bantui biaya nikahan gue" jawab Kevin dengan percaya dirinya.


"Bwahahahaha" tawa Boy terlihat mengejek dan menyebalkan di mata Kevin. "Lu mau nikah sama siapa? Tuh, tuh cewek aja gak lu kasih kepastian" ejek Boy yang tak tahu jika Kevin dan Felli sudah memulai hubungan. Sampai tawanya berhenti saat pintu terbuka dan menampilkan Joanna dan Stevi dengan senyum manis mereka.


"Baby"


"Sayang"


"Bestieeeee" pekik Boy, Richard, dan Felli bersamaan. Dan pastinya Felli lah yang memekik paling kencang.


"Astaga, kendang telingaku bisa jebol ini" kata Kevin sambil menutup kedua telinganya. Felli, Stevi, dan Joanna terlihat berpelukan heboh membuat Boy dan Kevin menggelengkan kepalanya.


"Udah kaya kepisah sepuluh tahun aja mereka" gumam Boy melihat kehebohan tiga wanita di depannya.


"Sayang, kamu urus tuh kerjaan kamu sama si Empin. Aku, Felli, sama Stevi tunggu di luar aja ya."

__ADS_1


"Nooooo" pekik Boy dan Kevin bersamaan. "Tak ada penolakan, kamu tetap disini. Di luar banyak mata? laki-laki yang akan memandang kamu dan mengira kamu single." kata Boy posesif yang di angguki oleh Kevin.


"Betul betul betul" kata Kevin sambil menganggukan kepalanya.


Tanpa protes lagi dari ketiga wanita tersebut, meeting kerjasama antara kakak adik itu pun berjalan mulus. Walaupun Boy dan kevin bersaudara, tapi untuk masalah kerjaan mereka sangat profesional. Boy jika dirumah selalu manja dengan istrinya nampak sangat berwibawa. Begitupun juga dengan Kevin yang jika dirumah selalu bertingkah konyol, saat bekerja dia terlihat berwibawa juga. Mereka berdua memiliki sifat yang sama, yaitu dingin, datar, kejam saat di kantor. Satu jam kemudian meeting selesai, hari ini mereka meeting di restoran korea. Boy yang tahu istrinya pecinta drakor memutuskan untuk meeting di restoran korea.


"Kak, gimana rencana honeymoon kalian?" tanya Kevin di sela-sela mereka menikmati makannanya.


"Honeymoon ya? Tiap hari juga gue honeymoon Vin, ya gak baby?" jawab Boy dengan malah bertanya pada istriya dengan menaik turunkan alisnya.


"Cih dasar bucin" sahut Kevin menilai jawaban kakaknya menyebalkan.


"Udah ahh, kalian itu gak dirumah gak diluar berantem mulu sih. Cepat habiskan makanan kalian!" kata Joanna yang di buat galak.


"Kak, istri lu udah kaya emak tiri aja" bisik Kevin pada Boy yang masih di dengar oleh Joanna dan yang lain.


"Gue denger Vinn...!!" geram Joanna dengan kelakuan kakak beradik itu.


"Ehmm tuan Boy, nyonya muda, saya pamit dulu. Ada sesuatu yang harus saya kerjakan" pamit Sam pada Boy dan Joanna. Boy mengijinkan Sam untuk pulang, namun mulut Joanna yang tak bisa di rem itu pun membuka suaranya.


"Kenapa Sam? Apa ada yang membuatmu tidak nyaman disini?" tanya Joanna pada Sam.


"Si*l, kenapa bener sih pertanyaanya". umpat Sam dalam hati.


"Jangan mengumpat istriku dalam hatimu Sam" kata Boy yang seakan tahu isi pikiran asistennya itu.


"Maaf, saya tidak berani tuan. Maaf nyonya, memang ada pekerjaan yang harus saya selesaikan malam ini. Saya permisi semuanya" pamit Sam dan segera berlalu pergi dari ruangan itu. Sejujurnya Sam tidak nyaman karena bertemu Stevi yang dulu di tolaknya mentah-mentah namun sekarang sedikit nyeri saat ia melihat Stevi dan Richard. Memang sejak awal di antara mereka terlihat sama-sama canggung.


Jam menunjukkan pukul 11 malam, mereka pun memutuskan untuk pulang. Richard yang ikut di mobil Stevi, Kevin bersama Felli, dan Boy bersama Joannanya tentunya.


"Sayang, itu kenapa mobil Kevin ngintilin kita" tanya Joanna pada Boy yang sedang menyetir itu.


"Ya kan kita serumah sayang" jawab Boy malas karena di rasa pertanyaan istrinya itu konyol.


"Eh tapi kan dia mesti nganterin Felli sayang" lanjut Joanna lagi.


"Di bawa pulang kali ahh. Mungkin dia mau minta di kawinkan sama mama papa." jawab Boy sekenanya. "Udah jangan urusin mereka, cukup urusin aku aja ya" lanjut Boy dengan senyum nakalnya.


"Isshh dasar bocah mesum"


"Mesum juga kamu suka, buktinya kamu selalu bilang aahhh Boy, sayang, aku udah gak tahan, hahhaha" goda Boy pada istrinya yang membuat pipi Joanna bersemu merah.


Sedangkan dalam mobil Kevin, Felli tengah menikmati bersandar di kursi mobil mahal Kevin. Hingga ia sadae bahwa ini bukan jalan kerumahnya.


"Loh ini kan bukan jalan ke rumah aku...."


**Kira-kira Kevin mau ngajak Felli kemana ya???

__ADS_1


Yuk tetep dukung aku,.. Like, vote, komen, dan like dari kalian aku tunggu loh ya 😁😁


Love you full readerku 😘😘**


__ADS_2