Cinta Joanna

Cinta Joanna
Hari H


__ADS_3

Pernikahan Kevin dan Felli dilaksanakan hari ini, acara megah dan mewah pun di gelar oleh keluarga Kevin. Acara pernikahan anak kedua Danu Wijaya pun tak kalah meriah dengan acara pernikahan anak pertamanya. Pemberkatan nikah di laksanakan pukul sepuluh pagi. Semua keluarga sudah berkumpul di gereja untuk mengikuti acara pemberkatan.


Kevin terlihat gugup dan beberapa kali mengusap kedua telapak tangannya dan juga mengusap wajahnya dengan kasar. "Lihat tuh yang adik kamu, kasih dia minum tuh kasihan tahu gugup kaya gitu" kata Joanna pada Boy sambil menunjuk ke arah Kevin.


"Bodo mamat." jawab Boy nyleneh yang membuat Joanna berhenti mengunyah, karena saat ini ia sedang memangku sebungkus snack. Sejak hamil mulutnya memang tak pernah berhenti mengunyah. "Kamu gak tahu aja dulu aku juga di ceng cengin sama dia" ucap Boy


"Ahh kamu gugup waktu nikah sama aku?" tanya Joanna pada Boy yang di angguki oleh Boy. "Kenapa? Kan kamu gak cinta sama aku" tanya Joanna yang membuat Boy mendengus kesal. Karena akhir-akhir ini pertanyaan Joanna seakan seperti jebakan untuknya.


"Itu kan dulu yang gak cintanya, sekarang udah cinta mati pake banget sama istriku yang seksoy ini" jawab Boy dengan mengedipkan sebelah matanya dengan genit.


"Ya iyalah gak cinta, orang dulu kamu cinta matinya sama si Sarah" ucap Joanna santai.


"Udah deh, gak usah mulai lagi. Aku gak pengen kita marahan kaya kemarin" kata Boy dengan mengelus kepala Joanna. "Anak-anak daddy, kasih tahu mommy kalian dong, jangan bahas masa lalu. Karena masa depan daddy itu mommy Joanna dan kalian dan juga adik-adik kalian" ucap Boy yang sudah berjongkok di depan perut Joanna dan menciuminya.


"Ya daddy, kita akan kasih tahu mommy tapi kalau gak lupa" ucap Joanna menirukan suara anak kecil yang membuat Boy tergelak begitupun dengan Joanna.


Acara pemberkatan pun akan segera di mulai. Kevin sudah berdiri di depan altar dan menunggu mempelainya. Tampak Felli memasuki ruangan dengan papinya. Joanna dan Stevi pun ikut meneteskan air matanya karena impian sang sahabat yang ingin papi dan maminya hadir dalam pernikahannya pun menjadi kenyataan.


Tampak Felli sudah berdiri di dekat Kevin, "Papi serahkan anak papi ke kamu, tolong jaga dia, bahagiakan dia, jangan buat dia bersedih dan menangis. Karena papi sudah membuat ia besedih dan menangis selama ini" kata papi Felli saat menyerahkan Felli pada Kevin.


"Ya pi, Kevin janji akan selalu bahagiakan Felli" jawab Kevin pada papa mertuanya itu.


Acara pemberkatan pun di mulai, "Kevin Arrigo Wijaya dan Fellisha Margaretha yang berbahagia, saudara telah datang ke mari untuk merayakan Sakramen Perkawinan di hadapan pejabat gereja dan disaksikan oleh umat beriman. Kristus memberkati dan mene-guhkan saudara, agar saudara sanggup saling mencintai dengan setia dan menunaikan tanggung jawab sebagai suami istri. Maka sekarang saya minta, supaya saudara menyatakan maksud dan isi hati saudara dengan menjawab pertanyaan saya" ucap imam pernikahan.


"Kevin Arrigo Wijaya, adakah saudara meresmikan perkawi-nan ini sungguh dengan ikhlas hati?" tanya imam pernikahan pada Kevin.

__ADS_1


"Ya, sungguh" jawab Kevin mantap.


"Bersediakah saudara mengasihi dan menghormati istri saudara sepanjang hidup?" tanya imam pernikahan lagi.


"Ya, saya bersedia" jawab Kevin kembali.


"Bersediakah saudara menjadi bapa yang baik bagi anak-anak yang dipercayakan Tuhan kepada saudara, dan mendidik mere-ka menjadi orang Katolik yang setia?"


"Ya, saya bersedia"


Kemudian imam bertanya kepada mempelai wanita, Fellisha Margaretha


"Fellisa Margaretha, adakah saudara meresmikan perkawinan ini sungguh dengan ikhlas hati?" tanya imam pernikahan pada Felli.


"Ya, sungguh" jawab Felli atas pertanyaan imam pernikahan itu.


"Ya, saya bersedia" jawab Fellisha lagi.


"Bersediakan saudara menjadi ibu yang baik bagi anak-anak yang dipercayakan Tuhan kepada saudara, dan mendidik mere-ka menjadi orang Katolik yang setia?"


"Ya, saya bersedia"


"Maka tibalah saatnya untuk meresmikan perkawinan saudara. Saya persilahkan saudara masing-masing mengucapkan perjanjian nikah di bawah sumpah" ucap imam pernikahan itu.


Mempelai pria meletakkan tangan kanan di atas Kitab Suci sambil mengucapkan rumus sumpah dilanjukan oleh mempelai wanita.

__ADS_1


"Dihadapan imam dan para saksi, saya Kevin Arrigo Wijaya menyatakan dengan tulus ikhlas, bahwa Fellisha Margaretha yang hadir di sini mulai sekarang ini menjadi istri saya. Saya berjanji setia kepadanya dalam untung dan malang, dan saya mau mencintai dan menghormatinya seumur hidup. Demikianlah janji saya demi Allah dan injil Suci ini.


Kini giliran mempelai wanita yang mengucapkannya, "Dihadapan imam dan para saksi saya, Fellisha Margaretha menyatakan dengan tulus ikhlas, bahwa Kevin Arrigo Wijaya yang hadir di sini mulai sekarang ini menjadi suami saya. Saya berjanji setia kepadanya dalam untung dan malang, dan saya mau mencintai dan menghormatinya seumur hidup. Demikianlah janji saya demi Allah dan injil Suci ini.


Acara pemberkatan pernikahan pun selesai, Kevin dan Felli sama-sama bernapas lega. Semua rombongan keluarga mereka akhirnya bertolak menuju hotel tempat akan di adakan resepsi pernikahan Kevin dan Felli.


"Sayang" panggil Kevin pada Felli yang terlihat sedang melepas hiasan di kepalanya.


Felli yang mendengar suaminya memanggilnya pun menoleh ke arah saminya berada. "Ya, kenapa yang?" jawab Felli dengan senyumnya.


"Aku bersyukur bisa menikahi kamu, dan juga aku bersyukur acara pemberkatan nikah kita lancar" kata Kevin lalu berdiri dan menghampiri Felli dan memeluknya dari belakang serta menciumi leher Felli yang terekspose karena gaunnya yang terbuka.


"Sayang jangan, nanti gaunku terbuka. Kalau kamu cium seperti itu akan berbekas" kata Felli saat Kevin mulai memberi kecupan kecil di lehernya.


"Aahh **** aku tak tahan sayang" ucap Kevin dengan suaranya yang sedikit serak.


"Jangan sekarang, aku takut nanti gak bisa jalan. Apalagi nanti malam masih ada resepsi pernikahan kita" ucap felli saat merasa Kevin sedang on.


Akhirnya Kevin pun memutuskan untuk mengajak istrinya tidur karena nanti malam mereka akan mengadakan resepsi dan dapat di pastikan mereka akan berdiri sangat lama.


Baru saja mereka memejamkan mata dan menyelami mimpi masing-masing, suara ketukan pintu terdengar di telinga insan yang sedang terlelap.


"Sayang kamu ngapain sih disini, mau ngintip Kevin sama Felli ya? Awas loh, bintitan ntar itu mata kamu" ucap Boy saat melihat istrinya berdiri di depan pintu kamar hotel Kevin-Felli.


"Ngapain juga aku ngintip kalau aku aja bisa bikin kamu selalu minta nambah terus. Aku itu cuma mau ngasih edukasi ke Felli" jawab Joanna yang membuat Boy melongo saat istrinya mengucapkan kata edukasi.

__ADS_1


"Iya iya kamu yang udah senior dan terbaik" kata Boy dengan menunjukkan jempol tangannya di depan wajah Joanna. "Ya udah ayo kita ke kamar kita sendiri, kita gak boleh kalah tahu sama pengantin baru itu" bisik Boy pada Joanna yang membuat Joanna terbengong. Boy lalu merangkul istrinya dan berjalan ke kamar mereka.


BERSAMBUNG......


__ADS_2