
Usia kandungan Joanna sekarang memasuku usia tiga bulan, ia tambah manja, tambah sensitif, dan kata Boy dan juga kata Kevin Joanna tambah kebih menyebalkan. Karena setiap hari ada saja drama yang ia mainkan. Hari ini Kevin ingin menyampaikan niatnya untuk mempersunting Felli dengan segera. Ia meminta semuanya untuk bisa makan malam semua. Mama Vina pun menyambut dengan senang niatan putra bungsunya itu. Hari ini ia menyajukan berbagai menu makanan special untuk makan malam. Mama Vina memesan aneka masakan seafood, olahan daging, mama Vina juga terlihat membuat pudding dan juga chesse cake, tak lupa juga banana cake pesanan sang menantu yang sedang mengandung cucunya.
"Sayang, kok kesini sih" kata mama Vina saat melihat Joanna memasuki dapur.
"Joanna mau bantu ma" Jawab Joanna yang sudah berdiri di sebelah mama yang sedang mengaduk adonan.
"No sayang, kamu duduk aja di sana lalu makan itu camilan" kata mama Vina seraya menunjuk kursi dan meja yang ada di dapur.
" Tapi Joanna bosan ma, daritadi gak ngapa-ngapain" ucap Joanna dengan cemberut.
"Udah sana duduk yang anteng, makan camilan yang ada diatas meja itu. Kalau Boy tahu kamu bantu di dapur, beeeehh bisa pecah ini gendang telinga mama. Dia kalau teriak udah ngalah2in bunyi sound system orang dangdutan" ucap mama Vina yang malas mendengar anak sulungnya teriak-teriak karena saking posesifnya dengan Joanna.
Jam menunjukkan pukul 3 sore, namun Joanna sudah menelpon suaminya berkali-kali memintanya untuk segera pulang. Entah, kehamilannya ini membuat dia terkadang tak mau jauh dari Boy dan terkadang ia tak ingin dekat dengan Boy. Boy menjelaskan jika dia masih ada pertemuan dengan kliennya. Melihat Boy beberapa kali mengangkat telpon, sang klien pun mengerti akan posisi Boy. Dengan pengertiannya sang klien menyuruh Boy lekas pulang dan bisa di wakilkan oleh Sam. Karena bagi mereka pasangan big boss dan asisten ini mempunyai otak yang sama-sama encer. Jadi banyak yang percaya dengan Sam meskipun Boy tak hadir saat pertemuan membahasa kerjasama.
Pukul 6 petang mobil Boy terlihat memasuki halaman, ia langsung memarkirkan mobilnya di garasi. Terlihat istrinya sudah berdiri di pintu utama sambil bersedekap. Boy bergegas berlari menghampiri istrinya. Namun belum juga sampai dan memeluk, sang istri sudah menyuruhnya berhenti.
"Stoooooppppppp!!!" teriak Joanna dengan mengangkat lima jarinya kearah Boy hingga membuat Boy menghentikan langkahnya seketika. "Kamu telat 1 jam 30 menit." ucap Joanna pada Boy dengan wajah yang terlihat galak.
"mampus gue, bakal tidur diluar lagi nih rasa-rasanya. Dan artinya gak bakal dapat jatah dong ntar malam" batin Boy sambil menggaruk tengkuknya.
"Kamu kemana saja wahai Bo Bo Boy!" tanya Joanna dengan nada membunuh.
__ADS_1
"Mancet sayang, demi Tuhan aku gak kemana-kemana. Aku langsung pulang setelah pertemuan tadi, belum selesai malah tadi. Untung kliennya ngerti sama keadaanku kalau istriku yang cantik tiada tara yang sedang hamil ini nyuruh aku pulang." jawab Boy dengan berusaha tenang. "Sayang mau apa?" tanya Boy lembut dan coba merengkuh pinggang Joanna yang ternyata tak ada penolakan dari istrinya. Joanna menggelengkan kepalanya tanda ia tak ingin apapun.
"Aku kangen, pengen gendong aja" kata Joanna manja.
"Hmmm gendong ya. Baiklah permaisuriku, mari akan hamba gendong masuk ke dalam." kata Boy bersiap menggendong Joanna ala bridal style.
"No honey, aku mau gendong belakang. Pengen naik ke punggung kamu" ucap Joanna dengan mata yang berbinar. Namun berbeda dengan Boy, ia mengkerutkan dahinya tanda ia tak setuju. "Ayok, aku lihat drakor tadi. Si cewek di gendong belakang sama cowoknya. Uhhhh so sweet banget"
"Sudah kuduga seharian ini dia pasti nonton drakor" batin Boy.
"Sayang, gendong depan aja ya. Nanti kalo di belakang anak kita kegencet sayang" tawar Boy pada istrinya.
"No no no" kata Joanna sambil menggerakkan jari telunjuknya ke kanan dan ke kiri. "Ayok sayang, kamu mau gak sih gendong aku? Kalau gak mau yaudah, aku minta gendong sama Anton aja kalau gitu. Lumayan, dia juga ganteng. Gantengnya kaya Seo In Guk juga" kata Joanna sambil senyum-semyum.
"Hahhahaha kamu tahu Tae Yong yang?" tanya Joanna pada suaminya yang ternyata menyebut nama idolnya dengan lengkap.
"Ya tahu lah, orang kamu sering nyebut dia. Aku nyari lah di gulu-gulu. Nyebut tuh namaku kek, orang suami kamu tuh aku bukan si keong itu"
Plaaakk tangan lentik Joanna mendarat sempurna di bahu Boy. "Tae Yong sayang, bukan keong!" kesal Joanna pada suaminya. "Ayok kamu jadi gendong aku gak sih? Apa biar Anton aja nih yang gedong?"
"Iya, iya. Sini aku gendong kesayanganku"
__ADS_1
Akhirnya mereka masuk ke dalam dengan Boy yang menggendong Joanna di belakang. Mereka bergegas masuk ke kamar dan Boy lekas membersihkan diri. Joanna menyiapkan celana chino panjang warna cream dan kaos berwarna biru donker untuk ganti suaminya. Setelah selesai mereka segera turun ke lantai bawah dengan Joanna yang masih meminta gendong lagi di belakang.
"Aduh duh duh, bumil satu ini nyusahin suaminya banget sih. Nanti kalau kamu hamil jangan kaya dia ya yang" ucap Kevin saat melihat Boy turun dari lantai atas dengan menggendong Joanna.
"Biarin weekkk" jawab Joanna sambil menjulurkan lidahnya ke arah Kevin yang membuat papa dan mama mertuanya tertawa karena kelakuan menantunya itu.
"Udah ayo kita makan dulu, papa udah laper nih" kata papa Danu mengajak mereka memulai makan malam yang lengkap dengan kehadiran Felli di rumah itu. Selepas makan malam, mereka bersantai diruang keluarga. Terlihat Joanna sedang duduk di satu sofa besar bersama Boy. Boy menaikkan kaki istrinya ke pangkuannya dan memijitnya.
"Wah modus itu, sekarang pijit-pijit, nanti malam dia pasti minta jatah itu" celetuk Kevin yang membuat ia mendapat cubitan dari Felli.
"Awwwss sakit yang" protes Kevin pada kekasihnya itu.
"Makanya itu mulut di filter biar gak asal ngeb*c*t aja lu. Lagian gue mah mau ngapa-ngapain bebas, udah sah. Yang justru di khawatirin itu lu" ejek Boy pada adiknya itu.
"Sudah-sudah, kalian ini kalau lagi barengan pasti ribut. Tapi kalau salah satu gak ada pasti nyariin" kata mama Vina menengahi. Mereka akhirnya ngobrol dan bercanda bersama membicarakan dan menceritakan banyak hal. Dan Joanna malah tidur di saat mereka sedang asyik bercengkrama hingga pertanyaan papa Danu mengintrupsi semuanya.
"Jadi gimana Vin?"
BERSAMBUNG......
**Maaf ya kalau gaje, soalnya di recokin ama si bocil ini. Tapi aku akan selalu berusaha buat rajin update buat kalian. Kalian juga jangan lupa vote, like, dan komen ya. Dan juga jangan lupa masukkan karya aku di dalam favorit kalian ya...
__ADS_1
Saranghae 😘😘**