Cinta Perempuan Terabaikan

Cinta Perempuan Terabaikan
Episode Extra. Bagian Akhir


__ADS_3

"Mas! Jangan macem-macem"


"Hmm... Kamu bilang mau menjalankan tugasmu dengan baik."


Aruni meremas sprei nya kuat. Rasanya begitu cambur aduk malam ini, rasa deg-degan, rasa ngeri, rasa gemetar pokoknya semuanya saji satu seperti nano nano. Ingin rasanya Aruni undur saja untuk melayani Arga malam ini, tapi...Ah sudah terlanjur.


Tidak terasa bagi Aruni bahwa sekarang dibawahnya sudah terlepas. Ya, Aruni baru menyadari saat bagian bawahnya terasa dingin. "Mas!" Aruni langsung bangun, namun malah didorong lagi oleh Arga hingga membuatnya kembali tertidur.


Arga langsung membuka kali Aruni lebar dan menenggelamkan kepalanya diantara dua paha mulus Aruni. Ia menjulurkan lidahnya di bagian belahan daging yang menjadi tempat saluran air keluar.


"Ah..mmphh~" Aruni melotot dengan menutup mulutnya saat merasakan sensasi luar biasa dari sensasi lainnya. Ia benar-benar tidak tau apa yang suaminya lakukan dibawah sana, yang jelas rasanya benar-benar ah... seperti ingin melayang tinggi.


Tidak cukup disitu saja. Lidah Arga yang begitu lihai kini semakin memperdalam jilatan dan ******* nya pada bagian lembah Aruni.


"Mas...! Ah..stop!!" Dengan berusaha sepelan mungkin Aruni berbicara, karena takut des_ahannya terdengar sampai luar.


Mendengar permohonan Aruni yang padahal baru masuk ketahap pemanasan membuat Arga rasanya ingin tertawa dalam hati. Baru pemanasan, bagaimana kalau sudah masuk ke inti?


Arga pun semakin bersemangat mempermainkan Aruni. Hingga sampai pada dirinya yang sudah bosan, Arga kini mengangkat kepalanya. Melihat wajah Aruni yang kewalahan menahan des_ahan itu agar tidak keluar. "Kenapa ditahan?" Tanya Arga yang menahan senyumannya melihat wajah berkeringat istrinya. Kemudian Arga naik untuk menindi_h tubuh Aruni.


Aruni mengatur nafasnya yang memburu. Ia menatap tajam Arga seakan ingin menendangnya dari luar angkasa.


Arga lalu perlahan melepaskan baju tipis Aruni dengan cara dirobek. Karena begitu lama jika harus melepas perlahan-lahan.

__ADS_1


Krekk!


Aruni melotot "Mas, ini baj~Ah...." Des_ah Aruni panjang saat kedua bongkahannya direm_as oleh Arga dan dengan mudahnya Arga juga sudah melepaskan kacamata Aruni.


"Punya kamu besar banget sayang..." Ucap Arga dengan suara seraknya. Ia pun langsung melahap kedua buah melon yang akan menjadi favoritnya sekarang.


Aruni yang sebelumnya menutup mulutnya kini jadi tidak terkontrol sehingga tangannya beralih melingkar pada leher Arga, sesekali ia menjambak rambut milik Arga saat Arga menghisap put_ing miliknya.


Saat keadaan sedang benar-benar panas bagi keduanya. Semakin panas lagi saat kedua jadi Arga menyusup masuk kebawah Aruni.


Aruni tidak tau harus bagaimana. Ia benar-benar dibuat seperti mainan bagi Arga. Ia menggeliat bagai cacing kepanasan saat diatasnya dihis_ap dan bagian bawahnya perlahan kedua jari Arga mulai bergerak maju mundur keluar dan masuk.


Aruni sudah tidak peduli lagi pada suaranya yang akan terdengar keluar. Ia benar-benar tidak bisa menahan nya. Suara des_ahan itu terus keluar dari bibir sexy milik Aruni. "Ah...Mas..!" Bibir Aruni terbuka lebar dengan tangan yang tak hentinya menjambak rambut suaminya.


Arga dengan penuh bakat terpendamnya semakin mempercepat gerakan lengannya dan tak lupa mulutnya juga terus mengh_isap dan memberikan tanda cinta di bagian d_ada Aruni.


Beberapa saat, setelah Aruni sudah melakukan pelepasan pertama, kini sudah saatnya untuk ke bagian inti. Kata orang kaya surga dunia, memang iya? Arga juga tidak tau, karena waktu melakukan itu dengan Aruni dirinya mabuk berat.


Arga lalu berdiri dan membiarkan Aruni untuk mengatur nafasnya terlebih dahulu, sementara ia akan membuka seluruh pakaiannya.


"Hah..hah...hah..." Deru nafas Aruni bagai seorang yang sedang kehilangan oksigen dengan mata tertutup. Ia benar-benar tidak menyangka bahwa Arga akan se-ahli ini dalam melakukan hal seperti itu, tidak seperti saat pertama kali, sekarang justru Aruni benar-benar menikmatinya.


Aruni kemudian membuka matanya. Glek... Ia menelan ludahnya sendiri melihat Arga yang sudah tidak menggunakan apapun, terutama pada sebuah organ tubuh milik Arga yang bentuknya bagai ular berdiri tegak. Entah kenapa Aruni rasanya ingin kabur dan takut sekarang. Ia pun memundurkan tubuhnya guna menghindari Arga yang semakin berjalan mendekat.

__ADS_1


Srek..!


Dengan cepat Arga menarik kaki Aruni. "Mau kemana hmm...?"


Cup!


Kecupan berbahaya itu mendarat pada perut mulus Aruni. "Ini saatnya kita melakukan pada bagian intinya sayang..."


Jlebb...(Suara apaan tuh🤔)


Malam itu, mereka benar-benar melakukan kewajiban yang memang seharusnya dilakukan bagi suami istri dengan begitu nikmat.


Suara yang terdengar begitu sexy terus keluar dari mulut mereka berdua saat melakukan olahraga malam.


Terutama Arga, ia justru semakin bersemangat untuk menggempur Aruni habis-habisan saat Aruni yang terus memohon berhenti.


Cup!


"Aku mencintaimu Aruni Aisyah... Untuk sekarang dan selamanya" Satu kecupan manis dengan kata-kata yang membuat siapapun menginginkannya. Bukan, Arga mengatakan itu bukan dengan main-main melainkan sungguh-sungguh. Ia berjanji sehidupnya akan terus mencintai Aruni serta Gauni dan calon anak-anaknya kelak.


Karena waktu sudah menunjukkan pagi dini hari, Arga pun akhirnya menyudahi permainannya, ia menyelimuti Aruni yang sudah langsung tertidur. Kemudian secara perlahan Arga juga ikut masuk kedalam selimut.


mereka tertidur dengan Arga yang memeluk Aruni mesra.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Peringatan⚠️Hanya boleh dibaca oleh usia 18 tahun ⬆️, kalo udah terlanjur ya udah gpp🤣 Eh sorry, harusnya peringatan di atas ya tadi?...


__ADS_2