Cinta Perempuan Terabaikan

Cinta Perempuan Terabaikan
Episode 8. Terenggut


__ADS_3

Setelah berhasil mengambil kuncinya, Aruni pun berniat untuk pergi meninggalkan Arga sendiri yang masih belum sadar.


Namun, tiba-tiba Aruni sedikit terkejut saat tangannya dicekal oleh Arga.


"Vio, jangan pergi" Pinta Arga yang mengira bahwa Aruni adalah Vio, perempuan yang sudah membuatnya jatuh cinta paling dalam namun juga sudah membuatnya teramat sakit hati yang tiada tara.


Aruni menarik nafasnya kasar dengan memejamkan matanya sejenak. Air matanya kembali keluar begitu saja lolos, "Aku bukan Vio!" Tukas Aruni yang kemudian segera melepas tangan Arga dari pergelangan tangannya.


"Vio," Arga kembali memegang pergelangan tangan milik Aruni.


Aruni yang melihatnya pun dibuat semakin kesal karena dirinya kembali dianggap Vio oleh Arga. "Lepasi- Argh!" Teriak Aruni saat tiba-tiba tangannya ditarik hingga terjatuh diatas tub uh Arga.


Arga membuka matanya sayu melihat perempuan yang ada didepan matanya. "Vio..." Panggil Arga dengan suara seraknya.


Aruni sejenak menatap mata sayu milik Arga. Dia berusaha untuk menyingkir dari tub uh Arga, namun sangat sulit karena Arga telah memel uknya dengan erat. Aruni merasa tidak nyaman saat bagian tubu hnya mene mpel dengan Arga. "Arga! Lepasin Ga..Bunda bisa marah hiks...hiks..." Vio terus berusaha untuk lepas dari semuanya.


Dengan kondisi yang setengah sadar, Arga tidak mendengar semua ucapan dari Aruni. Dia justru semakin mengeratkan peluka nnya dan wajahnya semakin maju.


Cup...


Arga meng*cup bibir itu. "Manis, ternyata bi*ir kamu manis Vi..." Arga tersenyum saat baru saja m*n*i*m bibir yang ia pikir itu adalah milik Vio.

__ADS_1


Aruni memegangi bibirnya tak percaya dengan apa yang Arga lakukan padanya. Ciu*an pertama nya telah direnggut oleh Arga. "Arga! Keterlaluan!" Teriak Aruni yang kini memukul da*a milik Arga tanpa ampun. "Lepasin aku!! Bunda benar-benar marah Ga...!!!" Teriak Aruni lagi didekat telinga Arga.


"Shhttt!" Arga menempelkan jari telunjuknya dibib*r Aruni agar diam. "Vio, yuk kita lakuin hal yang pastinya enak. Walaupun kamu udah punya suami, tapi enggak papa" Ucap Arga dengan keterlaluan.


Aruni yang mendengarnya tentu saja ketakutan setengah mati. Dia tau betul ucapan Arga barusan yang mengajaknya untuk berhubungan, dengan nekat Aruni harus menyadarkan Arga bahwa dirinya bukanlah Vio melainkan Aruni.


Aruni menampar wajah Arga berkali-kali.


Plak!


"Argh! Kenapa menampar aku sayang?"


"Aku bukan Vio! Aku Aruni Gaa!!" Teriak Aruni yang kembali menampar wajah Arga.


Plak!


Aruni menangis. Ia tidak bisa bergerak untuk menghentikannya, tubuhnya dikunci dengan tangan panjang dan besar milik Arga yang melingkar.


"Kita pindah ke kasur aja ya sayang...disini kurang enak" Ucap Arga yang kemudian segera duduk tanpa melepas pelukannya. Lalu segera berdiri sembari menggendong Aruni didepan seperti seorang kanguru.


Aruni terus memberontak. Kalo dan tangannya terus menendang Arga agar menurunkannya "ARGA PLISE!!!!" Teriak Aruni dengan ketakutan.

__ADS_1


Dengan perlahan Arga menidurkan Aruni dikasur dengan ukuran sedang itu. Arga tersenyum lebar, ia masih belum sadar sama sekali "Kamu masih cantik Vi..." Ucap Arga yang masih belum menyadari bahwa itu adalah Aruni, karena dibayangkannya Aruni adalah Vio.


Aruni menggeleng saat tangan Arga mulai menelusuri wajahnya "Aku Aruni, bukan Vio" Jelas Aruni lagi untuk yang kesekian kalinya. Ia yang berniat untuk kembali mendorong tubuh Arga pun terhenti saat tiba-tiba kedua tangannya dipegang.


Arga melepas jaketnya dengan satu tangan, kemudian segera melepas kaos putih oblongnya dan merobeknya. Ia akan menali tangan Aruni agar tidak berani mengganggu aktivitasnya nanti "Vio maaf, tapi aku harus melakukan ini. Aku enggak bisa kehilangan kamu, aku akan rebut kamu dari suami kamu Vi..." Sambung Arga yang kemudian menali tangan Aruni dengan ikatan yang lumayan kencang dan kemudian Arga sambungkan ke punggung kasur.


Aruni yang dibuat seperti itu tentu saja semakin takut. Ia berusaha untuk lepas, namun ikatan itu sangat kuat hingga ia hanya bisa menangis sekencang-kencangnya. "Bundaa....!!!!!!!" Teriak Aruni saat tubuhnya sudah berhasil dijel*jahi oleh Arga.


Sakit, sangat sakit, apalagi didalam permainan ini Arga selalu memanggil nama Vio. Bahkan dalam des*hannya Arga selalu menyebutkan nama Vio tanpa hentinya.


"Jahat kamu Ga" Ucap Aruni dengan dada yang bergemuruh menahan amarah melihat Arga yang sudah pulas tertidur disampingnya. Arga melakukan itu lebih dari satu ronde, dan setiap kali melakukannya selalu menyebutkan nama Vio. Ikatan ditangannya juga sudah dilepas oleh Arga, namun Aruni yang tenaganya sudah terkuras habis karena melakukan itu jadi tidak bisa melakukan apapun, hingga Aruni menutup matanya karena lelah.


*


*


Arga mengerjapkan matanya saat dirinya merasakan rasa tidak nyaman serta dingin ditubuhnya. Hal yang pertama kali ia lihat adalah wajah seorang wanita yang ia sangat benci karena telah menyukainya itu.


Arga terkejut hingga matanya melotot. Apalagi saat melihat bagian tub uh Aruni yang tidak mengenakan apapun. Ia kemudian melihat tubu hnya sendiri yang tanpa menggunakan bus ana apapun "Aku enggak mungkin melakukan itu" batin Arga yang tak percaya dengan semuanya.


Ia kemudian kembali mengingat apa yang terjadi semalam. Ya, Arga mengingatkannya, saat dimana ia memaksa Aruni untuk memasuki club' ini dan memintanya untuk menemani minum, tapi yang lainnya Arga benar-benar tidak ingat dengan semuanya. Dia benar-benar tidak sadar sama sekali, mungkin itu adalah efek terlalu banyak minum. Ah..iya, dia ingat bahwa semalam Arga melihat ada Vio disini, tapi? Apakah yang ia lihat Vio adalah Aruni?

__ADS_1


Arga memijat pelipisnya untuk mengurangi rasa pusing dikepalanya. Ia kemudian bangun dan berniat untuk membangunkan Aruni dan meminta maaf dengan apa yang terjadi.


Tapi, tiba-tiba niatnya terurung saat ia melihat ada noda merah di sprei putih itu. Arga berfikir apakah itu adalah darah per*wan milik Aruni? Arga menelan ludahnya, ia sekarang kepikiran, bagaimana jika bunda tau? Bagaimana jika ayah Aruni juga tau bahwa dirinya adalah laki-laki yang telah merenggut kepe*rawanan anaknya, bisa-bisa di smekdown oleh ayah Aruni yang notabenenya ahli dalam bela diri.


__ADS_2