
4 Bulan kemudian ...
Hisyam menggandeng tangan Aina menaiki bukit jabal rahmah. Aina tersenyum manis menatap suaminya.
Aina dan Hisyam umrah sambil berbulan madu. Saat ini mereka sedang mengenang pertemuan pertama mereka dulu.
Hisyam dan Aina berjalan hingga puncaknya. Di puncak bukit berbatu ini, tertancap monumen yang menandakan tempat pertemuan Adam dan Hawa di bumi. Jabal Rahmah memang memiliki keindahan tersendiri. Begitu sampai puncak bukit, pemandangan di sekitarnya pun terlihat indah dan menarik untuk diabadikan.
Hisyam dan Aina saling berhadapan, Hisyam menggenggam tangan Aina dengan lembut.
"Untuk sejuta harapan dan impian Mas. Hanya satu yang Mas inginkan dari sejuta nya, yaitu hidup denganmu selamanya. Mas mencintaimu lebih dari yang kamu tau. Aina hati Mas ibarat rumah yang sekali pun tidak Mas biarkan orang lain untuk menjadi tuan atau penghuni di dalamnya, kecuali dirimu yang akan Mas sediakan di dalamnya fasilitas kenyamanan dan kebahagian yang tidak akan pernah kamu temui di mana pun serta kemewahan serta kekayaan yang tidak pernah dijamah oleh siapapun yaitu cinta. I love you Aina," ucap Mas Hisyam sambil menatap tajam manik mata istrinya.
Mata Aina berkaca-kaca mendengar ucapan cinta dari suaminya. Aina bersyukur setelah kejadian 4 bulan yang lalu, Mas Hisyam benar-benar berubah dan menunjukan betapa ia begitu mencintai Aina.
Hisyam juga sadar, setelah melakukan kesalahan, hal terpenting yang harus dilakukan ialah belajar dari kesalahan tersebut. Pastinya ada hikmah di balik setiap kesalahan.
Aina dan Mas Hisyam belajar untuk lebih dewasa lagi dalam menyikapi masalah rumah tangga yang sedang mereka jalani. Mencoba saling menerima kekurangan masing-masing dan bersyukur atas kelebihan pasangan.
Memiliki pasangan itu bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi, pasangan kita bisa menjadi orang yang paling kita cintai. Tapi tak menutup kemungkinan, dia bisa menjadi orang yang paling kita benci. Dia bisa menjadi orang yang paling menguatkan, namun bisa tiba-tiba berubah menjadi orang yang paling menginjak harga diri kita.
Tapi itulah yang namanya pasangan. Sesayang dan secinta apapun kita dengannya, kita harus menyediakan ruang kosong yang tersisa di hati. Karena kita juga masih perlu menghargai diri sendiri. Nantinya ketika dia memilih sementara menepi, setidaknya masih ada pegangan agar tak jatuh terjembab pada jurang penyesalan.
Sebaliknya saat sebenci apapun kita pada pasangan, tetap harus ada keikhlasan yang tersisa. Keikhlasan untuk menerima sifat dia yang sangat bertolak belakang dengan kita. Keikhlasan ini juga sebagai komitmen yang harus mati-matian kita pertahankan, mau tetap bertahan dan menerima kekurangan yang sudah mulai terlihat.
__ADS_1
Meski berdua terlihat sempurna, bukan berarti kita dan pasangan adalah dua orang yang selalu sejalan. Perdebatan yang tak jarang terjadi adalah bukti bahwa pasangan memang harus saling kompromi
Namun kesempurnaan itu sebenarnya tak pernah ada. Meski berdua terlihat sempurna, kita dan pasangan bukanlah dua pribadi yang selalu sejalan. Nyatanya hubungan ini tak jarang diisi dengan perdebatan yang melelahkan. Sesekali bersitegang mempertahankan argumen, masing-masing merasa paling benar, dan ujung-ujungnya saling menyalahkan. Harusnya dari sini membuat kita sadar, bahwa tak ada hubungan yang akan selamanya tenang. Gejolak justru menunjukkan bahwa hubungan ini memang nyata. Seiring argumen yang saling dipertahankan, membuat kita dan pasangan memang harus mau untuk berkompromi.
Legowo/sabar adalah satu kata yang tepat untuk menggambarkan rumitnya hubungan dua anak manusia. Tapi meski begitu, kita cuma butuh satu hal ini. Untuk bersama dengan orang yang memiliki latar belakang yang sangat berbeda dengan kita, perlu kelegaan dan keikhlasan hati yang luar biasa. Setiap harinya kita perlu makin melebarkan hati. Agar ada tempat tersisa untuk keikhlasan yang tak boleh berbatas.
Mempertahankan hubungan bukan soal mencari siapa yang paling benar dan yang paling salah. Namun bagaimana sikap kita untuk tak besar kepala meski dalam posisi yang benar dan tak merasa dipojokkan ketika memang melakukan kesalahan. Kita memang harus mulai pandai menempatkan diri. Bersama dia yang tersayang, harusnya rasa sabar semakin besar. Bukankah kesabaran seharusnya memang tak ada batasnya? Aina dan Hisyam berusaha untuk terus belajar sabar dan saling melengkapi satu sama lain.
Hisyam dan Aina kini tengah berbahagia, menikmati ibadah sekaligus bulan madu yang sebelumnya mereka tunda. Hisyam dan Aina memilih umrah sebagai sarana menenangkan diri dari hiruk pikuk masalah kasus korupsi yang akhirnya terselesaikan juga.
Sekarang pelaku sudah dijerat hukuman setimpal. Pelakunya tak lain adalah senior bagian akuntansi, Anggita, dan yang paling membuat Hisyam kecewa adalah ada campur tangan Bayu juga di sana.
Bayu sengaja menghadirkan Anggita untuk menjebak Hisyam, karena selama ini Bayu iri dengan kesuksesan Hisyam. Bayu juga yang sudah memperkenalkan ahli IT untuk memperlancar korupsi di perusahaan Hisyam.
Selesai menyelesaikan masalah perusahaan, Hisyam akhirnya memutuskan untuk berbulan madu sekaligus beribadah agar hatinya lebih tenang, karena masalah sebelumnya benar-benar menguras tenaga, pikiran dan emosinya.
Saat umrah ini Hisyam dan Aina berharap semoga rumah tangganya kedepannya bisa berjalan dengan baik. Semakin dewasa dalam berfikir dan mengambil keputusan.
Walaupun sejatinya rumah tangga sakinah bukanlah yang terbebas dari ujian. Rumah tangga sakinah adalah yang mampu menghadapi ujian bersama seraya berpegang teguh pada syariat-Nya Allah.
Sepanjang perjalanan pernikahan yang tak mengenal batas, selama itu pula akan ada ujian datang. “Tak ada rumah tangga yang tanpa ujian."
Adakalanya ujian adalah sarana peningkatan kualitas. Ujian juga harus dipandang sebagai rahmat dari Allah swt. Karena tak ada manusia yang lepas dari dosa, maka Allah menetapkan salah satu cara pembersihan dosa manusia dengan ujian-ujian yang diberikannya. Jika tak ada ujian, manusia akan sulit bersyukur dan jarang terbersihkan dosanya.
__ADS_1
Meski tak selalu, ujian dalam pernikahan juga hadir sebagai bentuk teguran Allah terhadap pelanggaran di masa terdahulu. Aina dan Hisyam sangat yakin bahwa kebahagiaan itu adanya di dalam jiwa masing-masing. Dan hanya Allah yang bisa memberikan rasa bahagia itu.
"I Love You too Mas," jawab Aina. Hisyam lalu mengecup punggung tangan Aina. Hisyam sangat bahagia, Allah menjodohkannya dengan wanita yang selama ini ia idamkan.
❤️TAMAT❤️
(Alhamdulillah, akhirnya novel cinta pertama dijabal rahmah tamat juga di episode 50, terimakasih banyak yang sudah membaca dari awal sampai akhir, semoga rejekinya dilimpahkan, berkah dan sehat selalu🥰🥰🥰)
Salam sayang,
Santy puji
IG: Santy isnawan
Fb : Santy isnawan
Noveltoon : Santy Puji
Wa : 089637723952
Next novel selanjutnya, judulnya Meet Again. Jangan lupa subscribe yah.
__ADS_1