CINTA SEBELUM PERJODOHAN.

CINTA SEBELUM PERJODOHAN.
Kebahagian Diakhir Cerita.


__ADS_3

Hari berganti dengan bulan,bulan berganti dengan tahun, sudah tidak terasa waktu sudah berlalu,hari ini adalah ulang tahun ke-4 putra Bian dan Mia,Hari ini semua orang yang terdekat dengan mereka hari ini berada bersamanya saat ini,para sahabat dan juga Raheell dan keluarga besarnya tidak lupa datang menghadiri ulang tahun putranya saat walau hanya sederhana saja tampak ada kalangan orang penting didalam acara itu.Bian hanya khusus untuk orang terdekat saja merayakan ulang tahun putranya itu.


"Hai bro."sapa Dion


"Apaan sih lo Dion. "


"Hai kenapa lo tidak mengadakan acara besar-besar untuk putra pertama lo?"


"Gue tidak mau hanya kita saja untuk memperkuat persahabatan kita saja gue mengundang teman terdekat saja."


"Tapi kasihan putra lo dia pasti ingin lebih Bi."


"Aku tidak mau dia mengikuti gaya orang,aku megigikan dia jadi dirinya sendri."jawab Bian.


"Bagus itu Bi,aku sependapat dengan lo lihat putra gue itu juga baru berumur satu tahun itu."ucap Dion menujuk Dita yang lagi mengedong putra mereka anak kedua Dita dan dion.


"Gue akan mengajarkan apa yang lo ajarkan pada putra lo, jadilah diri sendiri tampa melihat orang lain."ucap dion lagi.


"Ayok Kita bergabung dengan mereka semua,ini saatnya kita bahagia Dion karena awal dari percintaan kita tidak semulus apa yang kita inginkan selama ini untuk mendapatkan wanita yang kita cintai."


"Butuh perjalanan panjang bisa sampai keakhir titik perjalanan itu."sambung Dion dan Bian bersamaan dengan senyuman sama-sama terpancar diwajah tampan itu.


Mereka berdua ikut bergabung bersama Raheell dan givan dan keluaganya.mereka semua kehabisan waktu kersamaan ini selama di tempat Bian,kerena jarang bagi mereka bisa berkumpul seperti ini,mereka sudah disibukan dengan pekerjaan dan urusan keluarga masing-masing.


Keempat wanita itu saat ini sangat bahagia bisa berkumpul kembali dengan orang-orang tekasih mereka saat ini.


"Mia apa kamu sudah merasa legah saat ini sudah bersama Bian selama lima tahun ini?" ucap Dita pada Mia.


"Aku selalu bajagia betsamanya,namun sampai saat ini aku tidak bisa tenang jika mama mas Bian tidak bisa menerima aku sebagai menatunya,aku selalu dibayangi rasa bersalah pada keluarganya."ucap Mia sedikit sendi sampai saat ini dia belum juga bisa mendapatkan maaf dari mertuanya itu.

__ADS_1


"Sudahlah mia,kamu tidak usah merasa sedih seperti itu,bukankah ini sudah pilihan Bian, memilih hidup bersama kamu."timpal Ranti lagi.


"Benar mia,jika semua itu kamu jadikan pikiran makan kamu tidak bisa merasakan hidup bahagia bersama Bian,cobalah untuk menerima ini dengan hati iklas mia."ucap Naysha meyangbung apa yang sudah dimulai oleh kedua sahabatnya itu.


"Tapi aku tidak bisa melihat Mas Bian selalu sedih melihat mamanya,aku tahu hatinya sampai saat ini dia juga merasa bersalah pada papa dan adiknya,kerena kesalahan kami berdua papa dan juga ica ikut bersedih kerena hancurnya keluaga mereka."ucap mia.


"Ini bukan salah kalian berdua nak."sambung suara wanita yang tidak pernah dilupakan oleh mia sampai sekarang.


Mia melihat kearah suara itu,Mia berdiri hanya melihat mertuanya itu tidak disangka akan datang untuk menemuinya kerumahnya.


" Mama. "ucap Bian berdiri dan berjalan kearah mamanya yang berdiri di pintu masuk.


"Apa kalian akan membiarkan mama berdiri disini saja? ucap mama mira.


"Masuk ma"ucap Bian pada mamanya itu.


Mama Mira berjalan kearah Mia saat ini yang memantung berdiri melihat mertuanya itu.


Bian mama mitak maaf kesalahan mama padamu selama ini dan juga pada papa kamu dan ica,kalian semua sangat berakti untuk mama,mama tidak bisa hidup tampa kalian.maaafkan mama nak sudah melukai hati bayak orang."isak tagis mama Mira terdegar di seluruh ruangan itu.


"Jika mama diberi kesempatan lagi mama akan memperbaiki ini semuanya,mama ingin kembali pada papamu nak dan adikmu,mama sudah meyesali semua ini tampa kalian disisi mama tidak ada artinya kekayaan yang melimpah nak,mama tidak bisa hidup tenang rasa bersalah mama selama ini sangat menggangu pikiran mama selama kalian semua meningalkan mama nak."ucap mama Mira lagi.


"Selama ini aku selalu memaafkan mama,aku tidak pernah marah pada mama,aku tidak pernah lagi menemui mama karena aku takut mama bertambah marah padaku."ucap Bian pada mamanya itu.


"Mia maafkan mama selama ini sikap mama selalu merendahkan kamu dan tidak mau menerima kamu sebagai menatu dikeluagaku waktu itu."


"Sudahlah ma aku tidak pernah merasa marah mama sudah merendahkan diriku,tapi memang seperti itu kenyataan diriku ma,aku tidak memiliki apa-apa."ucap Mia dengan senang mertuanya sudah menyadari kesalahanya.


"Aku mintak maaf kepada tuan Raheell waktu itu tuan sudah baik datang kepadaku untuk mia,tapi apa yang sudah aku lakukan saat itu,maafkan aku tuan Raheell."ucap mama Bian pada raheell.

__ADS_1


"Nyonya tidak usah memintak maaf padaku jika bukan kerena adikku aku tidak akan pernah memaafkan kesalahan yang nyoya buat padaku."Ucap Raheell pada Mama Bian.


"Bersikapklah yang baik kepada siapa saja tante,kerena bukan kita saja yang kaya memilki apa yang kita punya,masih bayak lagi orang yang lebih dari kita,jadi jangan pernah sombong apa yang kita miliki,karena hanya sesaat saja bersama kita ini semua bukan milik kita jika tuhan berkehedak dengan satu detik saja dia bisa mengambil apapun dari kita,jadi jangan pernah sombong apa yang kita miliki, hargailah orang lain."Naysha memotong ucapan semua orang yang ada diruangan itu.


"Terimakasih nak kamu sudah megajari aku seperti apa kehidupan,aku tidak bayak tahu dari dirimu nak,tapi tante akan mencoba ikut dengan apa yang kamu lakukan pada siapa saja yang megikuti apa yang sudah kamu buat pada orang lain dan memberi bantuan pada mereka yang membutuhkan.


"Aku tidak megajari tante seperti itu tante belajarlah dari karsalahan ini semua bayak yang tersakiti oleh sikap tante yang egois itu."ucap Naysha terseyum pada mama dari sahabat suaminya itu.


"Aku memintak maaf pada kalian semua yang ada disini aku tidak akan buat kesalahan lagi setelah ini nak,maafkan mama,Bian,mia,mama mintak maaf."ucap mama Mira tertunduk sedih menahan tagisnya yang tidak bisa ditahan lagi.


"Aku maafkan mama,aku juga mitak maaf ma." ucap Bian memeluk mama nya itu.


"Aku juga mintak maaf ma,kesalahanku selama ini."ucap mia pada mertuanya itu sambil megikuti suaminya saat ini juga memeluk mama Mira.


Mereka bertiga berpelukan karena seharusnya sudah lama saat ini ditunggu Bian dan mia seperti ini,mamanya menerima mia sebagai menantu di keluarga mereka.


Mia sangat bahagia akhirnya mama suaminya itu sudah menerimahnya sebagai menantu istri dari putranya mama Mira.


Seluruh yang menyaksikan momen-momen bahagia seperti ini,tidak dapat menahan air matanya kerena Mia dan mertuanya sudah baikan.


Dita dan Dion juga sangat bahagia melihat Mia terseyum tampa ada beban disenyuman itu lagi.


Begitu juga Raheell saat ini sambil merangkul pingang isrinya itu terseyum melihat kebahagian Mia yang sudah diangap adiknya sama seperti Dita sama-sama adik angkat yang sangat disayanginya.


Givan juga tidak bisa menahan kehagiannya saat ini karena sahabatnya itu sudah mendapat restu dari mamanya dan sudah menerima Mia sebagai menantu di keluarga mereka.


Apa yang diinginkan mia selama ini sudah tercapai hidupnya bahagia bersama Bian dan putranya begitu juga saat ini Dita juga sudah hidup bahagia bersama Dion dan sudah memiliki dua anak.


Semua yang ada diruangan itu tampak bahagia kerena mereka semua sudah bahagia dengan pasangan dan keluarga mereka masing-masing sampai menua natik.

__ADS_1


TAMAT.


__ADS_2