
Lain tempat Kini Bian sedang membicarakan sesuatu dengan orang kepercayaan yang berada di suatu tempat saat ini.
Bian lagi sibuk membahas lewat tlpon dengan orang itu,namun Him datang dengan berdiri diam saja melihat Bian sedang berbicara dengan orang itu.
"Ya sudah nantik saya menghubungi kamu kembali,kamu tahu apa yang sudah saya tugaskan untuk kamu,sampai saya sampai disana semua sudah ada semuanya,baiklah aku tutup dulu telpon ini."ucap Bian saat ini,dan melihat kembali pada Him.
"Ada apa Him,kamu kesini apa ada sesuatu yang kamu ingin sampaikan padaku?"tanya Bian pada Him.
"Maafkan saya tuan Bian,aku Baru dikabarkan oleh tuan Raheell pagi ini, bahwa batik malam tuan harus menikahi nona Mia,kerena saat ini apa yang tuan pikiran kemarin tejadi juga,benar mama anda tidak setuju dengan ini semua,jadi malam nantik pernikahan akan dilangsungkan dan mungkin papa anda yang akan datang nantik,saat ini Tuan Hamit sudah berangkat dari tanak air menuju kesini." jelas Him pada Bian.
"Baiklah kalau itu yang diinginkan oleh mamaku Him aku akan senang hati menjalankan ini tampa keluargaku."ucap Bian tampak kecewa dengan keputusan mamanya itu.
"Apa papaku menghubungimu Him?
"Sebelum dia berangakat subuh tadi tuan Hamit menghubungi aku tuan,tuan akan berangkat dengan adikmu nona ica juga akan ikut juga bersama tuan besar."
"Apa yang terjadi Saat ini dengan keluargaku Him aku sangat meyesali ini,tapi aku tidak bisa Mia pergi dari hidupku,aku Sangat mencintainya."
"Apa yang tuan lakukan saat ini sudah benar tuan,jangan meyesali ini semua ini semua sudah jalan hidup tuan seperti ini, jalankanlah dengan iklas tuan,jika aku jadi tuan aku akan melakukan yang sama untuk orang yang aku cintai."jelas Him pada Bian saat ini.
"Terimakasih Him kamu sudah menemani aku sampai saat ini."
"Tuan Bian siang nanti akan ada orang dari butik dari tuan Raheell akan megantar seragam anda yang akan dipakai di acara nantik malam,kerena malam ini tuan akan ada pesta untuk acara tuan dan Nona Mia."
"Apa itu tidak terlalu berlebihi yang dilakukan tuan Raheell untuk kami Him?"
"Tidak tuan,karena ini untuk Nona Mia selama ini dia sudah membatu tuan Raheell dan juga Nona Mia sudah diangap adik dan sahabat oleh istrinya Tuan Raheell.
"Sungguh Beruntung Mia memiliki mereka yang mengerti keadaannya,sedangakan aku tidak Him,mamaku hanya ingin aku menikah dengan orang yang sama-sama selevel dengan mama,sungguh meyedikan aku memiliki mama."ucap Bian sangat kecewa pada mamanya itu.
__ADS_1
"Sudahlah tuan jangan seperti ini,walau mama tuan seperti saat ini tapi dia masih mama tuan,tidak mungkin tuan marah pada mama tuan yang sudah merawat dan membesarkan tuan selama ini."
"Aku tidak pernah marah pada mama Him,aku sungguh kecewa saja kerena sifat mama padaaku selalu ingin aku mengikuti semua yang dia mau tampa mengerti apa yang aku inginkan."
"Saat ini tuan harus pokus dengan pernikahan tuan nantik malam dan kedepannya, setelah ini semua siap Tuan Raheell sudah menyiapkan tempat untuk kalian berdua menghabiskan waktu di negara B."
"Baiklah aku akan menikmati kebaikan yang sudah diberikan tuan Raheell untuk kami,setelah itu aku akan langsung membawa Mia pergi kesatu kota mungkin saja kamu sudah tahu maksudku Him,aku akan menetap disana dengan Mia,keluarga baruku nantik."ucap Bian bahagia.
"Semoga saja usaha itu terus berjaya tuan,kerena itu semua dari hasil keringat tuan sendiri bukan dari orang tua tuan."
"Kamu tahu bukan kamu harus merahasiakan ini semua dari orang tuaku,setelah ini kamu yang selalu ada bersamaku setiap hari."
"Baik tuan,aku akan menjaga semua ini dari keluarga tuan."
"Bagus asistenku."ucap Bian senang adanya Him selama ini yang membantu meja makan usaha barunya yang sudah tiga tahun ini digelutinya Diam-diam tampa tahu orang tuanya.
"Bersabarlah tuan natik waktunya tiba anda akan melihatnya bahkan sudah sah menjadi istrinya tuan."
"Aku sudah tidak sabar menunggu waktu itu datang Him."ada raut bahagia diwajah tampan Bian.
*
*
Lain saat ini Yang dirasakan Mia yang ada diperjalanan menuju jerman,kerena Mia sangat takut akan bertemu dengan mama bian,kerena Mia tidak tahu apa yang terjadi setelah Dia pergi dari kota B yang dibantu Oleh Dita.
"Ada apa Nana Mia,kelihatannya anda saat ini sangat gelisa?"tanya Breden asisten Raheell pada Mia.
"Tuan Breden aku sangat gelisa sekali bagaimana cara aku nantik bisa menyapa mama Bian jika aku menikah dengan putranya.
__ADS_1
"'Nona Mia tenang saja tidak ada perempuan itu malam nantik disana karna dia tidak pernah setuju Nona menikah dengan tuan Bian,makanya Tuan Bian mau meningalkan semuanya demi Nona saat ini,jadi jangan pernah Nona akan takut dengan semua ini,kami akan menjaga Nona apa yang ditugaskan oleh tuan besar pada kami."
"Aku Bersalah Terhadap Keluarga Mas bian,aku penyebab ini samuanya."ucap Mia sedih.
"Sekarang ini kebahagian Nona yang lebih penting,karena Nona harus menghargai bagai mana tuan Bian sudah meningalkan semua demi Nona."
Rasa bersalah Mia saat ini sangat besar pada keluarga Bian saat ini yang sudah menghacurkan ketenangan keluarga mereka,masuknya dia dikehidupan Bian.
Mia tidak bisa berbuat apa-apa lagi saat ini dia juga harus menghargai Bian saat ini mau meningalkan keluarganya saat ini demi memili dia.
Lama Mia terdiam apa yang sudah dibilang oleh asisten pribadi bos besarnya itu barusan,Mia hanya dapat mengeluarkan nafas panjangnya saat ini yang tersandar di bangku penumpang pesawat saat ini.
"Nona Mia tidak usah pikiran itu lagi,mungkin ini sudah jalannya untuk Nona bisa bersatu dengan Tuan Bian."
"Mungkin saja ini jalan yang baik untuk kami bisa hidup bersama."balas Mia masih diam saja.
"Kalau aku menjadi tuan Bian aku juga kan melakukannya hal yang sama dengannya karna aku akan memilih orang yang akan menghabiskan hidupku dengan orang yang sangat aku sayang dan aku cintai.
"Apa tidak salah melakukan pernikahan ini Tuan Braden ?
"Nona tidak salah dalam ini samua karena mama tuan Bian saja terlalu egois hanya mementingkan dirinya sendiri tidak pernah memikirkan apa keinginan putranya.
"Jangan perna rangu dengan hati Nona,aku yakin setelah ini Nona akan bahagia bersama orang Nona cintai selama ini."
"Tuan Bian akan membawa Nona pergi jauh disatu kota dinegara lain nantik setelah Nona menikah." Terang Breden pada Mia.
Mia tidak bisa berbuat apa-apa saat ini krena ini keinginan Raheell dan Bian.semoga saja dengan keputusan ini kehidupan Mia biaa bahagia dan hidup tenang dengan orang yang sangat dicintainya itu.
*************
__ADS_1