CINTA SEBELUM PERJODOHAN.

CINTA SEBELUM PERJODOHAN.
Tak Kuasa Melihat Sahabat Terpuruk.


__ADS_3

Tak terasa sudah satu minggu Dion meningalkan Dita saat ini,Hari ini Dita akan berangkat ketempat Dion untuk melihat Sahabatnya saat ini kerena Naysha adalah teman yang selalu dekat dengannya dari dulu.


Dita sangat sabar ingin bertemu dengan Naysha saat ini,entah bagai mana keadaan sahabatnya itu saat ini.


Dua jam Dita melakukan perjalanan udara akhirnya sampai juga dia dikota penuh kenangan ini bagi Dita saat ini, Dion sudah menunggunya dari 15 menit yang lalu.


Dita keluar dari bandara dengan angun membuat Dion saat ini tidak sabar ingin memeluk istrinya itu karena sudah satu minggu ini tidak bersamanya.


"Mas,aku sangat merindukanmu." Ucap Dita saat ini memeluk suaminya itu.


"Aku juga sangat merindukan kamu sayang." Jawab Dion sambil menciuam kening istrinya itu dengan kasih sayang.


"Uda ahh,mari kita ketempat Naysha dulu mas,aku sudah tidak sabar lagi ingin menemuinya hari ini."


"Nantik saja kamu baru sampai sayang,pasti kamu merasa capek saat ini."


"Aku tidak kecapean mas,pokoknya kita ketempat Naysha dulu,kalau gak kamu bakal gak dapat jatah nantik."


"Gilah kalau istriku kalau sudah ngacam gak tangung-tangung ancamannya padaku." ucap Dion agak ngeri mendegar ancaman istrinya itu.


"Ayok mas jalan."


"Baiklah"Ayok kita berangkat sekarang agar kamu bisa puan dengan sahabat kamu itu."


Dion mengantarkan Dita kerumah Givan untuk bertemu dangan istri sahabatnya itu.


Sampai disana Dita melihat Zi sedang duduk didepan teras.


"Hai Zi"sapa Dita melihat Zi lagi menunggu seseorang.


"Kak Dita kok ada disini kapan datanya ya?" Tanya Zi pada Dita.


"Kakak baru sampai Zi,kamu mau kemana hari ini?"


"Zi mau ke panti sebentar kak mau mengajar anak-anak panti sebentar,Zi akan cepat pulang kak hari ini,kakak Dita tungguin Zi pulang dilu jangan kemana-mana ya, Zi masi kangen kakak."


"Baiklah Zi aku akan tungguin kamu pulang hari ini,lagian kakak mau lama disini."


"Baiklah kak Zi berangkat dulu itu pak ujang sudah datang,daaa kak."ucap Zi meningalkan Dita di teras itu bersama Dion saat ini.


"Ayok sayang kita masuk,mungkin Naysha ada didalam."

__ADS_1


"Ayok mas kita masuk."


Dita masuk kedalam rumah itu tampa ada orang satupun diruangan itu,Dita mencari bik ina kedapur,Bik Ina kaget melihat Dita datang bersama Dion saat ini.


"Non Dita,benaran Non Dita ini?" ucap bik Ina.


"Iya bik,apa kabarnya bibik sekarang apa bibik sehat?"


"Alhamdulillah Non bibik masih diberi kesehatan sampai saat ini."


"Syukurlah bik masi sehat saja."seyum Dita pada bik Ina saat ini.


"Bik orang rumah ini pada kemana ya ??"


"Nona Naysha lagi duduk di taman belakang bersama dengan Givan non,non Dita bisa langsung kebelakang saja."


"Baiklah bik aku susul kebelakang saja ya."


"Sukan nona,bibik mau lanjutkan lagi pekerjaan bibi dulu."


Dita dan Dion menyusul Naysha dan Givan ke taman belakang,karena Dita tidak sabar ingin bertemu dengan sahabatnya itu.


Sampai disana Dita melihat Naysha tampak murung saja walau ada alfa dan Givan di sampingnya saat ini.


"Dita kamu datang" Senyum Naysha tampak dibibir manis itu.


Dita dan Naysha berpelukan dengan mencurahkan kerinduan mereka dan rasa sedih Naysha saat ini.


"Kamu harus kuat Naysha dengan apa yang terjadi pada kamu saat ini,maaf jika aku baru bisa datang menjeguk kamu sekarang."


"Ya Ta" Terimakasih kamu telah datang menemuiku saat ini,aku sangat kehilangan ta memenjak kamu pergi,hanya aku sendiri disini,aku sangat sedi Ta apa yang sedang menipaku saat ini."


"Kamu harus kuat menjalankan semua itu Nay,aku yakin kamu bisa karena masih ada Alfa dan Zi saat ini yang kamu miliki,jangan seperti ini,ini akan membuat kamu bertambah terpuruk dan hancur nay kasihan mereka Nay."


"Terimakasih bayak ya atas supor kamu,aku akan mencobanya Ta."


"Hai jangan menagis lagi kita akan bercerita bayak hari ini karena aku tidak akan lama bersama kamu hari ini Nay."


"Mmm"Agukan Naysha saja yang dilihat oleh Dita dan sedikit senyuman Naysha terpacar dibibirnya saat ini.


"Gitu dong" Ucap Dita senang melihat sahabatnya itu bisa terseyum lagi.

__ADS_1


"Sudah Nay kita duduk disana saja yok karena sudah lama aku tidak merasakan pantatku ini duduk dibangku penuh kenangan itu."


"Ayok"


Ajak Naysha saat ini melangkakan kakinya ketempat duduk yang ada di baselah kolam renang.


Mereka berdua tampak senang ada rasa senang saat ini pada diri Givan melihat istrinya bisa tersenyum kembali setelah kedatangan Dita saat ini.


"Lihatlah Naysha saat ini,aku senang lihat dia bisa tersenyum lagi seperti itu Dion,terimakasih kamu telah membawa Dita kesini."


"Itu keinginan istri gue Van ingin melihat keadaan Naysha saat ini karena gue baru mengasih tahunya seminggu lalu padanya."


"Jadi selama ini dia tidak pernah tahu ?"Dasar kamu tega sama Dita." Ucap Givan sedikit kesal pada Dion saat ini.


"Lo tahu bukan, gue sama dia kayak mana hubungan kami pas kejadian itu,mana mungkin gue memberi tahunya,melihat gue saja dia tidak mau apa lagi untuk berbicara."


"Terus sekarang bagai mana hubungan kamu sama Dita,Apa sikadal kamu itu sudah punya sarang sekarang Dion?"canda Givan pada Dion saat ini.


"Dasar lo ya Van,emang gue mau kalah sama lo,ular kamu ada sarangnya begitu juga dengan sekadalku sekarang Van." ucap Dion tidak mau kalah sama Givan.


"Terus bagaimana perkembangan proyek yang sedang ditangani alex saat ini Dion,apa ada perkembangan alex bisa untuk menggantikan kamu?"


"Kalau perkembangan alex dalam pekerjaan dan kesunguhan nya saat ini sangat baik,untuk dua bulan ini sudah bisa gue lepas sediri Van."


"Baguslah kalau begitu,itu yang aku inginkan kerena kamu tidak mungkin lama-lama meningalkan istri kamu dikota B."


Tapi aku memitak kamu setelah ini kamu tidak bisa lepas begitu saja karena aku tidak mau kamu lebih pokus disana,kerena perusahaan disini pusat jadi kamu 2 bulan sekali harus berada di kota ini selama satu Minggu untuk mendata ulang perkerjaan disini Dion."


"Bagi gue itu tidak masalah Van aku akan ke sini setiap 2 bulan sekali dan pokus satu minggu itu disini."


"Ok " itu jawaban yang saya tunggu dari kamu Dion."


"Kapan kamu akan pindah kekota B?"tanya Givan kembali pada Dion.


"Mungkin saja akhir bulan ini gue sudah bisa meningalkan perkerjaan pada alex,gue akan menetap bersama istri gue dikota B Van."


"Aku tidak masalah kamu akan menetap dimana Dion asal kamu jangan melupaka kita disini."


"Kalau soal itu mana mungkin gue bisa melupakan kalian disini Van.


Ucap Dion pada sahabatnya itu,kerena saat ini masih memperhatikan istrinya itu lagi serius berbicara pada sahabatnya itu.

__ADS_1


********


__ADS_2