CINTA SEBELUM PERJODOHAN.

CINTA SEBELUM PERJODOHAN.
Panas Dingin.


__ADS_3

"Ya bos,ada yang perlu saya sampaikan sama bos?.


"Lagi apa sekarang istriku dan istrinya bos besar?. " ucap Dion tegas.


"Mereka saat ini lagi menuju ketempat penginapan bos."ucap salah satu orang suruhan Givan.


"Cepat kalau kirim vidio mereka saat ini,aku ingin melihatnya sekarang."


"Baik bos.


Tak lama vidio sang isrinya itu bersama sahabatnya itu baru masuk dikirim oleh anak buahnya alex.


Dion melihat vidio baru masuk dari orang suruhan mereka berdua,Dion sangat kaget melihat tingkah kedua wanita itu.


"Van lo pengen lihat tingkah para istri kita, lihat lah ini."ucap Dion memberikan bendah pipih itu pada sahabatnya itu.


Givan mengambil benda pipi itu ditangan Dion saat ini,tampak kadmgetnya saat ini Givan melihat ulah isrinya itu bersama anaknya.


"Gilak mereka ya hari ini,seperti mereka berdua segaja saat ini melakukannya sama kita Dion."


"Baiklah istri cantik ku,kita bermain cantik saat ini,pasti kamu akan gelabakan apa yang akan kami buat nantik pada kalian berdua saat ini."


"Van lo ada rencana untuk membalas mereka saat ini."ucap Givan tersenyum licik saat ini.


"Sini aku bisikkan sesuatu pada kamu."ucap Givan membisikan rencananya yang akan membuat kedua wanita itu pasti jingrang-jingrang menahan panas melihat suami nya natik.


" Apa itu akan berhasil Van,gue ragu rencana lo itu,gue takut bertambah masalah."


"Kamu tenang aja Dion rencana aku ini akan ampuh."


"Baklah gue coba cari orang yang cocok dulu,"


ucap Dion agak ragu.


"Hai lo berdua lagi ngapain sih kayaknya lo melupakan gue disini,dasar teman gak ada aklak lo."


"Bi lo punya dua orang yang akan melancarkan rencana buat kapok istri kami gak? "

__ADS_1


"Ada" lo tenang saja diman kalian akan menunggunya saat ini. "


"Ni lo bisa lihat sendiri di sini Jagan bayak tanya lagi betar lagi sudah mau magrib pasti mereka berdua akan makan malam keretoran gedung itu."


"Aku akan meyuruh mereka datang kesana sekarang juga." ucap Bian santai.


"Ayok Van kita berangkat sekarang takutnya keburuan mereka turun duluan."


"Ayok"lo mau ikut dengan kami gak Bi?ucap Givan pada sahabatnya itu.


" Gak gue malas ikut campur urusan kalian bardua,kalian aja yang pergi." balas Bian singkat.


"Ya sudah kami berangkat dulu ya Bi." ucap Givan pada Bian.


"Gue juga mau pulang,bayak kerjaannya ngeluh mau gue kerjakan."


"Ok"ucap Dion pergi bersama Givan meningalkan Bian yang masih duduk enak di kursi kaffe.


Dion dan Givan menuju tempat dimana istrinya sekarang berada,mereka berdua sekarang akan menjalankan rencana bodoh Givan saat ini.


"Van lo yakin rencana ini bakal berhasil gue takut mereka berdua akan bertambah marah dan akan megamuk,lo tahu bukan gue baru baikan sama bini gue Van.


"Ya sudah mari kita masuk,dimana orang yang dikirim oleh Bian tadi untuk misi kita malam ini."ujar Dion pada Givan.


"Ayok" kita tunggu disana saja sebentar lo suruh orang kita untuk mengawasi mereka berdua saat ini biar kita bisa tahu pergerakan mereka berdua."


"Ok" ujar Dion saat ini mecari tahu mana istrinya sekarang.


Tak lama orang yang disuruh Bian datang menghampiri mereka berdua saat ini,Givan melihat kedua wanita cantik itu dengan senyum licik malam ini para istrinya akan kalang kabut melihat mereka berdua bersama wanita lain dihotel yang sama dengan mereka.


Seperti apa reaksi wanita kesayangan mereka berdua jika nantik melihat suaminya bersama wanita lain.


Givan membayar kedua wanita itu untuk memanaskan istrinya mereka malam ini,Givan sudah memberi tahu pada kedua wanita itu apa yang harus dikerjakan malam ini.


Tak lama orang suruhannya Givan sudah memberi tahu kedua istrinya itu akan turun ke lantai bawah hotel untuk makan malam direstoran hotel itu.


Dita dan Naysha dengan santai keluar dengan senyuman yang terpancar wajah mereka berdua malam ini kerena mereka berdua akan mejerjain para suaminya malam ini, dengan mereka tidak pulang dan meginap dihotel.

__ADS_1


"Ta seperti apa ya mereka berdua saat ini,aku membayangkan mas Givan saat ini seperti cacing kepanasan tampa aku disampingnya."


"Kita jahat sebagai istri ya Nay." ucap Dita sedikit iba pada kedua pria itu.


"Tak masalah Ta sekali-sekali mereka harus digituin,kalau gak pasti mereka tidak akan mau menurutin kata kita."


"Ya sudah kita ayok keluar Nay. "Ajak Dita saat lif sudah berenti pas didepan restoran hotel.


"Aku langsung pesan ya apa yang kita makan malam ini,sekalian aku akan pesan makanan untuk alfa Ta."ucap Naysha pada sahabatnya itu.


"Ya sudah kita aku tunggu disana saja ya Nay."


Naysha saat ini pergi memesan makanan yang akan mereka makan dan pesanan untuk Alfa yang tidak mau turun makan dia memutuskan dikamar saja malam ini.


Setelah siap Naysha menuju dimana Dita duduk,sampai disana naysha duduk dengan santai sambil menunggu makanan datang.


Tidak berselang lama pesanan mereka datang.Dita dan Naysha memakan pesanan mereka berdua malam ini sambil bercerita.


"Ta apa kamu senang dengan pekerjaan kamu saat ini yang sedang kamu gekutin sekarang.


"Aku senang Nay,dengan susah payah aku meraih impian aku selama empat tahun ini agar aku bisa sukses walau aku menahan rasa sakit saat itu."


"Jika nantik Dion menyuruh kamu untuk risen dari pekerjaan itu apa kamu akan menurutinya?"


"Tentu tidak Nay,sebelum aku kembali padanya aku sudah bilang padanya agar dia bersedia menerima aku yang sekarang,kerena aku bukan Dita yang dulu dia kenal lagi,aku sudah megbil tanggung jawab besar yang sudah diberikan kekuasaan oleh kak Raheel dari suami sahabat ku kita Nay."


"Berakti kamu akan megeluti semua ini sampai nantik kamu tak sanggup lagi Ta?"


"Ya"ucap Dita pada sahabatnya itu,kerena Dita tidak mau mengecewakan Raheel yang selama ini membantunya,dan sudah mempercayainya.


"Aku salut dengan kamu Ta selama ini kamu juga kuat sampai saat ini kamu masih sama tidak mau melihatkan sisi lemah kamu pada suami kamu lagi."


"Ya ta aku tidak bisa dia akan selalu memandang aku seperti dulu aku selalu lemah baginya,tapi tidak sekarang Nay,jika dia mau hidup bersamaku maka dia harus bisa Terima semua yang ada pada diriku dan seperti apa aku sekarang."jelas Dita pada sahabatnya itu.


Naysha tidak sengaja melihak kesebelah kirinya,betapa kagetnya dia saat ini siapa yang ada duduk bersama wanita lain sangat merah saat ini,hati Naysha sunguh panas tidak dapat ditahannya,rasa marah dan sakit hati lannsung meyusup kesarafnya sehingga membuat wajah cantik itu memerah menahan kemarahannya saat ini.


"Nay kamu kenapa kok wajah ka...... mu"

__ADS_1


ucap Dita terputus Duta mengikuti arah mata Naysha,betapa terkejutnya Dita saat ini kerena kedua pria itu sedang enak-enak bersama wanita lain di hadapan nya saat ini.


*********


__ADS_2