CINTA SEBELUM PERJODOHAN.

CINTA SEBELUM PERJODOHAN.
Bertolak ke Jerman.


__ADS_3

Sore ini juga Bian berangkat ke Jerman untuk bertemu dengan Raheell adalah bis dan kakak bagi Mia selama ini dia sudah mengenal raheell sudah sekian lama semenjak kejadian itu terjadi pada Mia,sehingga mepertemuakannya dengan raheell.


Hari ini Bian tidak mau menunda lagi untuk bertemu dengan bos besar kekasihnya itu,karena Bian tahu semua ini pasti ikut campur tangan raheell dalam masalahnya dengan Mia.


Bian tidak mau kehilangan Mia saat ini wanita yang sangat dicintainya itu,seperti apa yang dulu dirasakan oleh sahabatnya yaitu dion dan Dita,lama mereka menahan rasa yang menyakiti diri dan hati Masing-masing.


Hari ini Bian juga tidak mau itu terjadi pada dirinya dan Mia,kerena Bian tahu Mia sagat mencintainya dan menyayanginya salama ini.


Didalam perjalanan Bian hanya duduk termenung dikursi penumpang pesawat itu tidak memperhatikan sekitarnya,Hatinya saat ini merasa kalut kerena Bian tidak tahu apa yang akan dilakukan saat ini.


Tidak terasa perjalanan yang dia tempuh cukup lama akhirnya pesawat yang membawa Bian sampai jiga dibandara terkenal di Jerman itu,dion keluar yang dijemput oleh orang kepercayaan Bian yang ada disana.


"Selamat pagi tuan Bian"ucap orang itu.


"Pagi"ucap Bian samabil berjalan masuk kedalam mobil jemputnya.


"Tuan Bian apa anda akan ke hotel dahulu,apa akan langsung menemuinya tuan Raheell tuan.???"


"Kita lannsung saja kerumahnya takutnya tuan raheell pagi ini akan berangkat kerja,aku harus menemuinya dirumahnya saja."jawab Bian tegas pada orang kepercayaannya itu.


"Baiklah tuan saya akan megantar anda kekediaman tuan raheell."


" Baiklah,kita jalan sekarang."ucap Bian.


Mobil yang akan membawanya ketempat raheell itu berjalan di jalan yang mulus itu pagi ini.Dalam perjalanan Bian masih saja memikirkan kekasihnya itu.


Tidak lama mereka sampai kediaman Raheell itu,Bian tampak bingung,apa yang akan diucapkan nantik pada bos kekasihnya itu,saat ini Bian sedikit ragu untuk masuk kedalam rumah itu.


"Mari tuan kita masuk,saya sudah menghubungi tuan raheell sebelum tuan senpai dinegara ini,jadi mungkin saja saat ini tuan raheell sudah menunggu anda didalam."


"Terimakasih Him"ucap Bian pada pemuda keturunan Jepang itu.


"Anda tidak usa berterimakasih padaku tuan kerena sudah menjadi tugas saya melayani anda saat ini."ucap Him apa adanya.

__ADS_1


"Mari kita masuk,apa raheell ada didalam Him?tanya Bian ragu.


"Apa anda ragu dengan saya?ucap Him melihat bos nya itu sedikit ragu.


"Tidak seperti itu Him aku tidak tahu nantik seperti apa reaksi raheell padaku jika dia tahu Mia pergi gara-gara mamaku Him."jelas Bian pada anak buahnya itu.


"Anda belum mencoba nama bisa anda meyompulkan seperti itu tuan."ucap Him. pada Bian.


"Ya sudah,benar juga kata kamu Him,aku belum mencoba mana bisa aku menyerah sebelum perang."


Bian masuk mengajak Him masuk bersamanya,sampai didalam rumah Bian dan Him ditantar oleh pelayan yang ada dirumah raheell kesalah satu ruangan pribadi Raheell jika ada tamu penting datang untuk menemuinya.


"Silakan masuk tuan,tuan raheell sudah menunggu anda dari sejam yang lalu."ucap pelayan itu.


"Baiklah,terimakasih telah megantar kami berdua kesini. "


Him megetuk pintu ruangan itu,lalu membuka setelah ada sahitan dari raheell untuk masuk.


"Selamat pagi tuan raheell,maaf jika kami berdua saat ini mengganggu kenyamanan pagi keluarga anda."ucap Him pada raheell


"Silakan duduk tuan Bian dan kamu Him.


"terimakasih tuan.ucap Bian sedikit terseyum paksa ada raheell.


"Ada apa tujuan anda datang menemuiku sejauh ini Bian,apa ada yang tidak aku tahu?" tanya Raheell pura-pura tidak tahu masalah ini.


"Aku kesini memintak tolong pada anda untuk memberitahu diamana Mia saat ini berada,saya tahu ini semua tidak lepas dari rencana anda untuk memisahkan Mia dariku."ucap Bian tutup poin pada raheell saat ini.


"Apa anda tidak salah menanyakan Mia padaku tuan Bian bukankah Mia selama ini berada di kota B bersama Dita dan Dion,jadi untuk apa anda bertanya padaku.?


"Apa selama ini hubungan kalian baik-baik saja?"ucap raheell lagi.


"Kemaren malam Mia pergi meningakan aku dan mengahiri hubungan kami dengan tiba-tiba saja kerena mamaku tidak meresatui hubungan kita berdua,jadi Mia memutuskan pergi dariku,tapi aku yakin anda tahu Mia dimana sekarang,tolong tuan bantu aku untuk menemuinya,aku sangat mencintainya dan menyayanginya,tanpa dia aku tidak bisa."ucap Bian tampak sedih dan meneteskan air mata.

__ADS_1


"Jika kamu bertemu dengannya apa yang akan kamu perbuat padanya tuan Bian?" tanya raheell pada Bian saat ini


"Aku akan menikah denganya tuan tampa restu mamaku,dan aku sudah memutuskan untuk meningalkan semua apa yang aku punya saat ini aku akan hidup bersama Mia di kota lain jauh dari keluargaku,dan aku berjanji tidak akan membuat dia kecewa dan menangis lagi tuan.


Izinkan aku untuk menemuinya agar kami bisa hidup bahagia tampa bayang-bayang kelauargaku." ucap Bian tegas pada Raheell.


"Apa kamu bisa hidup dengan sederhana bersama Mia, kerena kamu sudah terbiasa hidup mewah selama ini.?"


"Apapun aku lakukan untuk orang aku cintai tuan.ucap Bian sedikit sedih dan tidak bersemangat.


"Apa kamu mau jika bertemu dengan Mia mau menikahinya langsung??"ucap Raheell lagi.


"Apapun aku lakukan untuk bahagian kami berdua tuan,demi Mia, aku bersedia menigalkan orang tua ku hanya mementingkan dirinya saja,tidak tahu dengan hatiku."jelas Bian lagi.


"Maka jika itu keputusan kamu aku akan mempertemukan kamu dangannya,tapi kamu harus menunggu satu minggu lagi karena aku tidak mau salah dalam mengambil keputusan.tunggulah saya kembali dari Indonesia untuk menemui orang tua kamu,jika orang tua kamu masih keras dengan keputusannya maka aku akan membantu kamu untuk menikahi mia,dan kamu harus meningalkan semua yang kamu punya itu,agar mama kamu itu bisa menghargai seperti Mia."


"Baiklah aku akan menunggu itu,aku setuju semua apa anda ucapkan barusan."ucap Bian dengan hati legah mendegar kata-kata Raheell.


"Terimakasih tuan anda mau membatu masalah kami saat ini."ucap Bian pada raheell.


"Besok pagi saya akan menemui mama kamu, jadi bersabarlah,muda-mudahan saja mama kamu bisa mengerti dengan anda tuan Bian."


"Aku juga berharap begitu tuan raheell."ucap Bian pada raheell.


"Kalau begitu aku indur diri terlebih dahulu tuan kerena kami berdua sudah mengambil waktu anada."ucap Bian pada raheell.


"Tidak masalah dengan ini,karna mungkin sudah waktunya Mia menikah dan bahagia Tuan Bian bersama kamu,aku tahu gadis itu selalu sedih jika dianmegigat tentang dirinya yang menyediakan itu."


"Aku sudah tahu semua apa yang terjadi dalam hidup nya dulu,Mia sering menceritakan kehidupanya itu padaku."


Kami undur diri dulu tuan,ini sudah waktu anda berangkat kerja,maafkan jika menggu anda."ucap Bian.


Bian dan Him keluar dari dalam ruangan itu menuju mobilnya yang terletak di halaman rumah besar itu.

__ADS_1


Bian tampak senang mendegar apa yang diucapkan Raheell barusan,Bian tidak sabar ingin menemui Kekasihnya itu.


*********


__ADS_2