CINTA SEBELUM PERJODOHAN.

CINTA SEBELUM PERJODOHAN.
Bian Sangat Sedih Mia Pergi.


__ADS_3

Paginya Dita mendegar keributan dilantai bawah kerena Dita tidak melihat Dion sudah tidak ada di sampingnya.


Dita bangkit dari tempat tidurnya,dan berjalan turun menyusul Dion,sampai dibawah Dita sudah melihat Bian sudah berada sana denga mukan kusamnya.


"Ada apa mas kamu sudah ribut pagi-pagi,ini mas Bian sudah disini ada apa sebenarnya sih?tanya Dita pura-pura tidak terjadi apa-apa.


"Mia tidak ada dikamarnya sayang,apa kamu tahu ini semua??."


"Maksudnya mas apa sih aku kurang gerti."ucap Dita sedikit bingung.


"Mia menigalkan aku ta,dia mehakhiri hubungan kami dengan tiba-tiba,semalam dia sempat menelpon aku."ucap Bian diam terpaku di tepat duduknya itu.


"Apa mas sudah melihat cctv kita mana tahu ada yang bisa kita tahu dari sana."


"Sudah" cctv segaja dimatikan Mia,dia melakukan ini agar dia tidak ketahuan degan siapa dia pergi."


"Mulailah mencarinya mas jangan kalian Diam saja aku yakin dia masih sekitar kota ini mas."ucap Dita pura-pura panik.


"Aku sudah meyuruh orangku untuk mencari Mia."


Sandiwara Dita pagi ini tampak berhasil karena kedua pria yang lagi bingung itu percaya saja apa yang sudah ucapkan Dita,sungguh lihai Dita memain sandiwara itu saat ini,membuat Bian tidak bisa berkutik pagi ini,Dita melihat Bian sangat terpukul kerena kehilanga Mia wanita yang sangat dicintainya itu.


Dita juga sedih melihat Bian hancur seperti ini,sama waktu dirinya dulu saat dia meninggalkan Dion,Dita hanya bisa diam saja kerena untuk kebaikan mereka berdua juga.


"Bi lo harus bisa menerima ini semua ini bukan kemauan Mia,ini semua Dari tekanan mama lo Bian,sehingga Mia mengalah,aku yakin Mia masih sangat mencintai lo. " ucap Dion menenangkan Bian saat ini.


"Gue takut Raheell akan murkaah pada gue kerena gue sudah melukai hati Mia,Pasti Dia tidak akan pernah diam saja melihat ini semua ini."ucap Bian tudak semagat.


"Sudahlah Bi lo cari Mia sampai ketemu dulu,baru bisa lo menyimpulkan ini semua."ucap Dion menenangkan hati sahabatnya saat ini.


"Kak raheell tidak seperti itu mas Bian,mintaklah bantuan padanya agar kamu bisa bersatu kembali sama Mia saat ini.ucap Dita saat ini.


"Gue juga tidak bisa membicarakan ini sama Raheell Bi,gue tidak bisa membantu lo, lo harus menemuinya secepatnya."gesak Dion pada Dion.


"Gue ragu untuk menemuiinya dalam keadaan seperti ini,raheell pasti marah pada gue kerena sudah membuat Mia kecewa."ucap Bian sunggu menyesal saat ini.

__ADS_1


"Sudahlah lo gak usah merasa begitu,ini bukan salah dari lo tapi Mia megimangi kata-kata mama lo,mungkin saja dia ingin lo tidak marah sama orang tua lo Bi."ucap Dion lagi saat ini.


"Aku juga gak tahu Dion,mama gue selalu melarang aku berhubungan dari kalangan rendah seperti Mia."ucap Bian sedikit sedih terhadap Orang tuanya.


"Tapi apa lo sudah omongin ini sama papa lo Bi?ucap Dion pada sahabatnya itu.


"Belum aku belum sempat omongin ini sama papa kerena papa jarang dirumah,papa lagi diluar negeri saat ini."ucap Bian lagi


" Lo harus bilang masalah ini janganlah sampai kehilang Mia Bian kalau dia tidak mau jauh dari lo,temui papa lo bilang sama semua apa yang terjadi."


"Gue juga gak tahu juga sekarang ini mama melarang keras hubungan kami ini entah apa yang dipikirkan mama gue saat ini,apa mama gue ingin menjodokan gue kemabli dengan anak teman searisanya." ucap Bian mulai berpikir kembali.


"Mungkin saja seoerti itu Bi kerena mama lo orangnya bayak kenalan dari kalangan orang kaya,jadi bisa saja lo akan dijodohkan."ucap dion menerka apa yang diinginkan saat ini sama mama Bian.


"Kalau memang ini terjadi lagi gue gak bisa lagi menerima perlakuan mama pada gue,gue tidak bisa mencintai siapa lagi gue hanya ingin Mia jadi pendamping hidup gue sampai kapanpun,aku akan mencari Mia dimana saat dia bersembunyi,dan juga tidak ada jalan lain lagi gue akan memaksa Mia akan menikah dengan gue,walau dia berat menerima ini tampa restu orang-tua gue Dion."


"Itu tergantung lo saja,kalau mama lo tidak juga mau merestui hubungan kalian bardua,aku dan givan akan membatu mencari Mia."ucap Dion ingin membantu sahabatnya itu saat ini yang lagi bimbang.


"Dion pesankan gue satu tiket untuk meyusulku papa singapur saat ini. "ucap Bian saat ini igin bereangkat meyusul papanya.


"Baiklah,Setelah menemui papa gue akan ke Jerman untuk menemuinya."ucap Bian sedikit tidak semagat.


"Bagus itu,Lebih cepat lebih bagus."ucap ucap Dion menepuk pundak sahabatnya itu dengan lembut.


"Terimakasih ya klian masih mau bantu gue." ucap Bian sedikit seyum pada Dion dan Dita saat ini.


"Berangkatlah aku sudah memesankan tiket untuk penerbangan pagi ini ke Singapore."ucap Dion.


"Baiklah aku berangakat sekarang,ucap Bian sambil keluar dari rumah Dion dan Dita saat ini menuju mobil Dion yang akan diantar supir Dita.


"Bersemagatlah Bi,jangan lemah seperti ini, kami akan membantu mencari jalannya secepatnya."ucap Dion megasih semagat ada sahabatnya itu.


"Ya Terimakasih,ucap Bian pada dion.


"Jalan pak kita langsung ke bandara saja pak kerena pesawatnya akan berangkat lagi setengah jam lagi."ucap Bian pada pak supir Dita.

__ADS_1


"Baik tuan" jawab supir Dita itu.


Didalam perjalanan ke bandara Bian hanya termenung memikirkan Mia saat ini entah dimana keberadaannya saat ini.


Bian tampak prustasi apa yang didapat saat ini mengejar Mia kesini malah tidak bisa bertemu lagi dengan kekasih hati nya itu kerena Mia betul-betul meningalkan dia.


Sedikit tagis Bian saat ini betul-betul terlihat diwajah tampan itu, tetesan air mata Bian saat ini tidak dapat ditahan lagi,semua kegundahan hatinya saat ini tidak bisa ditahannya lagi.


"Maafkan aku Mia,aku hanya menambah beban pada diri kamu saat ini,membuat kamu kecewa padaku akibat mamaku tidak pernah mengangap kamu wanita baik dimatanya,mengapa kita dulu dipertemukan pada akhirnya kita sama-sama tersakiti.


Aku sangat mencintaimu dan menyayangi kamu sampai kapanpun hanya kamu wanita yang bisa menyetuh hati aku selama ini,sebanyak ini aku berhubungan dengan wanita hanya kamu yang tulus mencintaiku dengan tidak Mengigikan apapun dari harta yang aku punya.


Kembalilah padaku sayang aku tidak mampu menepis rasa ini sendiri, jangan menigalkan aku seperti ini.ucap Bian dalam tagisnya saat ini yang saksikan oleh supir Dita itu.


"Tuan baik-baik saja,kita sudah sampai tuan."ucap pak supir itu pada Bian yang masih terisak dengan tagisnya itu.


"Iya pak,sebentar lagi aku akan turun" Ucap Bian sambil menghapus air matanya dengan tisu yang ada disampingnya.


"Anda benar-benar baik-baik saja tuan?


"Aku sudah agak baikkan pak,terimakasih bapak sudah mengantarkan aku."ucap Bian lansung turun dari mobil itu,dan masuk kedalam bandara untuk berangkat ke Singapore pagi ini menemui papanya untuk membicarakan hubungan dan masalah ini sama papanya.


*********


Hai gaiiisy kita akan pokus, kecerita Mia dan Bian lagi ya kerena Kisa Dita saat ini sudah bahagia hidup dengan pasangannya,jadi kita lanjutkan dengan Mia dan Bian ya sang asisten Dita yang mencintai Pengusaha berlian yang tidak direstui oleh mama Bian kerena Mia dari kalangan orang bawah yang tidak memiliki apa-apa.


Yok kita lanjut ya kisah mereka berdua saat ini.


Author akan mencoba semagat menyabung cerita Mia dengan baik.


Jangan lupa dukungan bagi yang menyukai cerita ini.


🙏💕Terimakasih atas dukungan yang telah mendukung cerita ini sampai kesini.


author akan lebih semagat lagi. 🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2