
Sampai diNengara B Biannlansung disambit oleh orang suruhan Raheell yang sudah stebay di bandara menunggu kedatangan mereka untuk mengantarkan mereka berdua saat ini kevilla milik Raheell.
Sampai divilla itu Mia sangata tabjut melihat apa yang disuguhkan oleh pemandangan villa yang ada ditepi laut itu,sesuai dengan suasana saat ini mereka lagi berbulan madu.
Bian membawa Mia masuk kedalam kamar itu,Mia tampak gaget kerena melihat isi kamar yang ada didepan nya saat ini sungguh-sungguh membuatnya sangat terharu yang sudah disiapkan oleh Raheell untuk mereka berdua saat ini.
"Mas apa ini semua dari tuan Raheell,aku sungguh tidak enak hati pada mereka yang sudah megasih kenyamanan untuk kita selama disini,lihatlah kamar ini seperti kamar pengantin malah lebih bagus dari kamar kita dihotel."celetuk Mia tidak bisa berenti berbicara.
"Ini semua untuk kita nikmati hari ini betdua agar kita nyaman disini sepanjang hari."ucap Bian.
"Benarkah itu?"ucap Mia tampak ragu itu.
" Ya kenapa tidak karena Hari ini kamu akan melayani seperti apa suami-istri seperti pasangan lainnya."ucap Bian pada Mia.
"Itu pasti mas,aku sudah jadi istrinya kamu sekarang apapun yang kamu mitak dariku aku akan siap melayani kamu sepanjang hidupku untuk kamu."senyum Mia terpancar dibibir manis itu.
"Banarkah itu sayang,jika aku memintaknya sekang apa aku boleh melakukannya.?"
"Mengapa tidak mas,aku sudah sah untuk kamu tidak ada lagi dosa jika kamu menyentuhku."jawab Mia tulus.
"Apa kamu tidak merasa berat jika aku melakukan sekarang sayang? "
"Tidak mas aku siap kapan saja kamu akan memintak hak kamu padaku,karna aku sudah milikmu sekarang." bisik Mia manja pada suaminya itu.
"Kamu merayuku sayang?"
"Tidak hanya saja bikin kamu akan teransang mendengar kata manja dariku."ucap Mia santai.
"Begitu ya. "ucap Dion pada istrinya itu langsung mendedong istrinya itu keranjang dan membaringkan mia,tampa aba-aba Bian langsung ******* bibir manis itu dengan cintanya,dengan ciuman lembutnya Mia juga ikut memainkan dan membalas apa yang sedang dilakukan suaminya itu saat ini.
Tidak diam disana saja tangan Bian mulai merayap keseluruh tubu istrinya itu,sehinga tampa mereka sadari mereka tampa tertutup oleh busana ditubuh mereka saat ini.
__ADS_1
Bian tetap melajutkan perjuangannya itu dan memutuskan permainan yang sedang mereka lakukan sekarang ini,******* demi ******* yang keluar di mulut keduanya saat ini yang disaksikan ruangan itu atas bersatunya cinta mereka saat ini.
Setelah siap dengan itu semua Bian turun dari tubuh istrinya itu dan berbanring disamping istrinya itu saat ini keduanya sama-sama merasa lelah setelah kegiatan yang baru terjadi.
"Apa kamu merasa sakit saat aku melakukan padamu tadi sayang?"
"Pasti mas sakit lihatlah bahumu bekas gigit kuku tadi membuat kamu luka."ucap Mia pada suaminya.
"Aku dengar dari orang mama kamu perna bekerja selama ini ditempat hiburan kenapa sampai sekarang kamu masih menjaga untukku sayang? tanya Bian pada Mia.
"Maaf mas jika sampai hari ini aku tidak mau bercerita tentang masala itu padamu itu sangat menyakitiku saat itu,jadi jangan pernah mas bertanya lagi soal ini."ucap Mia tegas pada Bian.
"Maaf jika aku megigakan kamu kemasa yang pahit itu."
" Yang penting sekarang aku masih perawan mas,aku tidak pernah disentuh selama aku dipaksa untuk melayani orang tidak memorial itu."ucap Mia memeluk Bian.
"Aku percaya padamu,aku sudah tahu semua ini dari Raheell."
"Aku tidak akan meningalkan kamu sayang tetaplah menjadi wanita spesial dalam hatiku untuk selamanya."
"Terimakasih mas kamu menjadikan aku istrinya kamu,semoga kita bisa menjalankan hubungan kita ini selamanya."
"Terimakasih juga kamu telah menjaga tubuh kamu ini untukku."ucap Bian senang sat ini Mia masih perawan dan susah menjaga hanya untuknya selama ini.
"Ya"Mia terseyum.
"Tiduarlah kita butuh tenaga lagi untuk megulangnya kembali karena aku belum bisa puas sekali saja menikmati masa-masa terindah saat ini baru kita lakukan."
"Mmmm."ucap Mia dengan angukan saja.
Setelah Mia tertidur bian berdiri dibalkon Villa itu dengan melihat laut yang indah saat sore ini,siapa saja melihat senja yang akan hilang ditelan malam sangat senang,Bian melihat mata hari yang akan terbenam sebentar lagi.
__ADS_1
Tidak terasa bian sudah satu jam memperhatikan langit merah jingah itu,dikemudian malam membuatnya terseyum saat ini baru sadar saat ini dia sudah berubah status menjadi menjadi seorang suami yang akan memimpin keluarganya natik kelak sudah memiliki anak bersama Mia.
"Mas kamu tidak tidur kata Mia yang masih berdiri dipintu mau masuk kamarnya, mia menahan sedikit sakit di daerah v nya.
"Kamu sudah bangun sayang. "
"Aku tidak bisa tidur lama mas Aku merasa tidak nyaman kerena selakangku merasa sedikit nyeri."ucapnya jujur pada Bian sambil berdiri di pintu itu dengan memakai handuk ditubunnya.
"Maaf jika aku membuat kamu merasa sakit seprti itu saat ini,tapi kalau kira sudah sering tidak lagi terasa sayanng,kerena itu terjadi kerena kamu masih perawan sayang." jelas Dion pad istrinya itu.
"Mari kita masuk angin senja sudah sangat kuat disini jika kamu lama-lam disini akan membuat kamu sakit nantik."
"Kamu gedong ya aku tidak kuat untuk berjalan mas,ini semua ulah kamu."
"Baiklah jika itu kamu inginkan".ucap Bian sambil mengendong istrinya itu masuk.
"Apa V nya kamu itu sangat sakit sekali sayang?"
"Tidak mas, hanya sedikit nyeri saja."
"Apa aku bisa megulangnya lagi,untuk mepelebar v kamu itu agar kamu tidak kesakitan lagi."ucap Bian dengan akalnya bodoh itu.
"Tapi kamu jangan terlalu main terlalu keras mas aku takut gak bisa jalan ulah kamu."ucap Mia mengingatkan kembali.
"Baiklah aku akan bermain lembut sayang aku tidak akan menyakitimu."ucap Bian dengan senyumannya.
Bian lasung mengepung dan megulangnya itu kembali dengan istrinya itu, msehinga malam ini mereka megulangi permainan itu sampai tengah malam sampai Mia sudah tidak sanggup lagi melayani suaminya itu,tubuhnya dudah tampak lelah saat ini,Bian memang gila malam ini sudah beberapa kali melakukan tapi tidak puas-Puas dengan tubuh indah istrinya itu.
"Tidurlah kita sudah melewati ini sudah beberapa kali saatnya kita istirahat sayang aku juga sudah merasa lelah.ucap Bian melihat Mia sudah memejamkan matanya saat ini.
Tidak lama Bian juga ikut dalam tidaurnya kerena sudah bekerja beras sampai tengah malam saat ini,membuat tubuhnya tidak kuat lagi akibat terlalu lama menikmati permainan panasnya besama istrinya itu.
__ADS_1
***********