
"Bian apa lo mau ikut dengan kami berdua hari ini.
"ngapain gue harus ikut dengan lo,mau jadi nyamuk nemanin orang yang lagi bucin,gak ah malas gue dion,gue gak mau jadi kambing togek lihat lo mesraan sama bini lo."
"ya kan gue cuma nawarin aja sama lo,kalau gak mau ikut ya sudah,lo bisa kembali keapertemen lo bi,ngapain harus kesal gitu."
ucap dion pada sahabatnya itu,saat ini masih saja kesal padanya.
"Sapa bilang gue mau balek keapertemen bagusnya aku ajak tu asisten bini lo keluar temanan gue hari ini cari hiburan,dia juga sendirian disini.
Ta boleh gak gue bawak tu asiste lo?ucap bian pada dita.
"Bole saja tapi mas bian harus jaga dia ya,harus tanggung jawab bawak anak gadis orang,kerena dia adalah orang yang sangat saya butuhkan, jangan macam-macam sama dia mas.
"Ingat tu apa yang dibilang istri gue pada lo,jangan lupa jaga mia,Jagan macam-macam sama dia bi,lo tahu berurusan dengan siapa,lo akan kapok dibikin raheell pada lo,bisa habis lo bi,peringatan yang diberi oleh dion pada bian.
"Iya,gue janji gak bakal macam-macam sama dia dodol,gue gerti siapa yang megawasi mereka berdua."
" Ya sudah bi gue berangkat dulu bro,Hati-hati lo bawak anak gadis orang."
"Ok"
Dion meningalkan bian sendirian di lobi hotel diamana dita dan Mia meginap dalam satu minggu ini.
Bian menyusul Mia kekamar yang sudah ditanya sama dita sebelum mereka meningalkan hotel itu.
sapai dilantai lima hotel itu bian mencari no kamar yang diberitahu dita padanya.
"tok.. tok...bian megetuk pintu kamar Mia.
Tak lama pintu kamar yang diketuk bian terbuka ada Mia dibalik pintu itu,Mia hanya bingung melihat bian ada didepan pintu nya..
"Tuan bian kok ada disini,ada perlu apa ya?" Mia bingung melihat bian sudah berdiri didepan pintu kamarnya.
"Mmmmm maaf kalau aku menggangu istirahat siang kamu hari ini."
"Gak masalah tuan,lagian saya lagi ngerjakan perkerjaan saya yang sedikit tertunda kemaren belum sempat saya kerjakan,kalau saya boleh tahu ada apa tuan datang kesini ya?tanya mia agak penasaran.
"Maaf ya aku membuang waktu kamu,aku kesini ingin mengajak kamu untuk ikut denganku keluar jalan siang ini bersamaku,apa kamu mau menemani ku pergi?"
"Aku tak masalah tuan tapi apa tidak ada yang marah pada tuan pergi denganku??
__ADS_1
"Soal itu kamu aman saja,tidak ada orang yang akan marah padamu."
"Baiklah tuan masuk lah dahulu aku harus menganti pakaianku sebesar tuan."
"Baik lah aku akan menunggu kamu disini saja,tak enak kalau aku masuk kedalam."
"Baiklah tunggu sebentar aku akan kembali."
Mia masuk kedalam untuk menganti pakaiannya sebentar,setelah siap mia mengambil tas da hpnya,Mia keluar dengan dandanan yang sederhana saja,tapi tetap terlihat cantik.
Bian yang melihat Mia dengan dandan yang sedikit sederhana itu, bian terlihat suka dengan gaya mia tidak terlalu berlebihan penilaian bian pada Mia.
"Mari tuan bian kita berangkat, ucap Mia pada bian yang sedang melihatnya.
"Ayok ucap bian tersadar dari lamunannya.
Bian lansung turun kelobi hotel kerena mobilnya masih ada didepan hotel yang sedang terpakir.
"Ayok masuk mia,ucap bian membukakan pintu mobilnya untuk Mia.
"Terimakasih tuan,ucap Mia merasa tidak enak hati pada bian.
"Kita ketempat wisata dekat sini aja ya,Mudah-mudahan kamu suka.
"Pasti kamu cukup handal juga dalam bidang bisnis dan urusan perusahaan ya mia,aku yakin kamu orangnya pintar,sehinga kamu bisa dipilih oleh tuan raheel untuk menjadi asisten dita."
"Tidak seperti itu juga tuan bian,saya hanya bertangung jawab saja pada pekerjaan saya yang sudah dipercaya oleh atasan saya saat ini,kerena tidak mudah bagi saya untuk mendapatkan kepercayaan itu dari tuan raheell."
"Bagus itu mia,aku suka dengan cara kamu bekerja."
"Terimakasih tuan bian atas pujiannya."
Sampai ditempat wisata di kota itu Mia dan bian turun,mereka berdua masuk kedalam wahana yang cukup terkenal yang ada di kota itu.
mereka berdua ikut bermain salah satu wahana yang cukup menacu mental mereka hari ini,setelah puas mereka dengan permainan itu,Mia sudah tidak sanggup lagi kerena terasa capek.
"Bagaimana kamu mau lagi gak kita naik tali gantung itu...tunjuk bian pada Mia."
"Gak- gak saya gak lagi tuan bisa copot jantungku."
"Baiklah kita cari tempat istirahat dulu yok,kayaknya kamu sudah sangat lelah hari ini."
__ADS_1
"Ayo tuan aku juga sudah haus,ucap Mia agak kurang semagat.
"kita kecaffe dekat sana aja,kita bisa minum kopi disana,tunjuk bian kesebuah caffe disebelah kiri mereka.
Bian beranjak duduknya dan berjalan kearah caffe yang ada didekat lokasih wisata itu.
"kamu duduk dulu ya aku akan pesan minum dulu untukmu,kamu mau minum apa ?"
"Aku mau minum jus lemon dan segelas kopi tuan.
"Baiklah kanu tunggu saja disini ya,aku cuma sebentar saja."
"ya,ucap Mia saat ini hatinya ada sedikit senang bisa jalan bersama bian,dia tidak meyangka bian akan mengajaknya jalan hari ini.
"Hai kamu lagi mikir apa kok melamun ?
"Gak ada tuan,ucap Mia sedikit kaget bian tiba-tiba membuatnya kaget.
"ini kopi dan jus lemon yang kamu mintak,lagian kamu aneh Mia kok bisa minum lemon sama kopi,emangnya kamu gak masalah dengan pencernaan kamu nantik itu.
"Gak tuan ini cuma cuma melepas haus ditengorokan saya saja,kopipun palingan cuma sedikit saja saya akan meminum nya.
"Apa kamu gak bisa pagil aku dengan kata yang lain mia?
"Aku harus pagil apa tuan.
"Terserah kamu mau pangil aku apa,yang penting bukan dengan sebutan tuan itu,kamu seperti pembatuku saja Mia.
"Mas saja ya,lebih enak didegar."
"Ok,itu lebih baik dari sebutan dari tuan..
"Baiklah mas bian,mulai saat ini saya akan pangil anda mas."
Bian hanya terseyum saja mendegar kata Mia membuatnya agak sedikit terhibur oleh sifat Mia yang muda akrap dengan siapa saja.
bian senang dengan mia,gadis cantik, pintar mandiri seperti Mia.
Bian meminum kopinya yang agak panas itu ke mulutnya dengan hati-hati,sambil memperhatikan Mia yang sedang asik dengan hpnya saat ini.
Mia lagi cetingan sama dita saat ini,entah dimana atasan nya itu berada saat ini bersama suaminya.
__ADS_1
Mia tampa sadar ada sepasang mata selalu mekihatnya saat ini dengan tatapan yang penuh arti,bian tak bisa mengalihkan pandangan itu kearah lain,entah mengapa hari ini bian merasa nyaman bersama Mia.
BERSAMBUNG............