CINTA SEBELUM PERJODOHAN.

CINTA SEBELUM PERJODOHAN.
Merasa Capek Dan Kurang Enak Badan.


__ADS_3

Pagi ini mereka semua beangkat kekota Givan menetap,Dita hanya bisa diam melihat kepergian sahabat dan suaminya pagi ini,kerena dia tidak dapat mengantarkan ke bandara karena Dita banyak pekerjaan yang dikerjakan hari ini.


Dikantor Dita hari ini hanya kurang semangat memeriksa dokumen yang diberikan oleh Mia pagi ini padanya.


Mia melihat atasannya itu kurang semagat seperti pagi ini.


"Nona Dita apa anda sakit?"


"Tidak Mia aku baik-baik saja,kamu boleh melajukan pekerjaan kembali."


"Tapi nona saya lihat nona tidak baik-baik saja,kalau rasanya nona tidak enak badan sebaiknya anda istirahat saja,biarkan saya yang mengerjakan pekerjaan ini."


"Tidak usah Mia aku cuma agak pusing sedikit,kamu kembali keruangan kamu lagi,aku akan melanjutkan kemabli pekerjaan ini."


"Baiklah,jika ada apa nona bisa hubungi saya."ucap Mia pergi meninggalkan ruangan atasannya itu.


Dita kembali melanjutkan kerjaannya pagi ini sampai siang Dita masih saja merasa badan nya tidak enak kepala agak pusing,namun tetap saja dia melakukan pekerjaannya.


Tak lama Mia datang menghampiri Dita untuk mengajak makan siang diluar siang ini.


"Nona dita jam makan siang sudah masuk apa hari ini nona akan makan siang diluar?"


"Mia aku merasa capek sekali hari ini Mia kerena badanku agak kurang enak jadi kamu bisa pesan kan aku makanan,aku lagi malas keluar Mia."


"Baiklah Nona saya akan memesan makanan siang untuk anda."


"Terimakasih ya Mia."


Mia bergegas keluar untuk memesankan makan siangnya dan atasannya itu,hari ini Mia juga tidak akan makan diluar sebaiknya dia menemani Dita dikantor saja siang ini kerena hari ini tidak ada agenda untuk bertemu dengan rekan bisnis.


Setelah makanan yang dipesan oleh Mia datang yang diantar oleh kurir, Mia langsung menuju ruangan bosnya itu saat ini, kerena Mia tidak mau Dita lama menunggu.


"Nona Dita bebaik nya anda makan terlebih dahulu setelah itu anda istirahat terlebih dahulu."


"Baiklah Mia Terimakasih bayak ya Mia atas bantuan kamu."


"Itu sudah tugas saya Nona membantu anda,jadi andak tidak usah berterimakasih seperti itu pada saya."


"Baiklah kita makan dulu Mia aku juga sangat lapar sekali hari ini."


"Ayok nona kita makan."Ajak Mia pada Dita saat ini kerena mereka berdua sama-sama lapar.


Mia melihat Dita makan dengan semangat dia hanya bisa tersenyum saja pada bosnya itu.

__ADS_1


"Kamu kenapa kok terseyum padaku seperti itu Mia,apa ada yang aneh?"


"Tidak Nona,aku hanya melihat anda makan dengan lahap begitu perut saya ini ingin seperti nona juga,namun gak bisa."


"Entah mengapa aku beberapa hari ini merasa selera makan aku sangat meningkat."


"Munkin saja anda lagi selera makan Nona."


"Mungkin saja Mia."


"Mia bagai mana hubungan kamu dengan mas bian saat ini apa ada perkembangan?"


"Untuk saat ini hanya seperti hari biasa Nona belum ada lebih dari itu."


"Mudah-mudahan saja kamu bisa memiliki orang yang kamu sukai dan kamu cinta Mia.


"Kalau ke inginan saya seperti itu Nona,Tapi saya tidak mungkin berharap lebih pada Bian,kerena aku tahu siapa dia dan saya juga sangat jauh berbeda."


"Muda-mudahan Bian menyukai kamu Mia."


" Semoga saja Nona."


Mereka makan dengan keheningan sampai makanan didepan mereka berdua habis,setelah itu Dita beristirahat sejenak untuk memulihkan tenaganya agak terkuaras kerena sehari ini bayak yang periksa berkas dari Mia pagi tadi.


"Tidak usah Mia,nantiik akan baik sendiri kalau aku istirahat sebentar saja."


"Baiklah saya akan kerungan saya Nona anda bisa istirahat terlebih dulu."


"Ya sudah" silakan mia kamu bisa keruangan kamu."


Mia meningalkan ruangan Dita saat ini juga kerena dia harus megasih waktu untuk bosnya itu untuk beristirahat sejenak.


Dita saat ini tertidur dengan nyenyak membuatnya tidak sadar hari sudah sore seluruh kariawan dikantornya sudah pulang hanya Mia dan Dita saja yang teringat saat ini.


Dita terbangun sudah ada Mia duduk disofa sebelahnya.


"Mia sudah jam berapa ini?ucap Dita megusap-gusap matanya.


"Sudah mau jam 6 Nona saya segaja tidak membangunkan dari tidur anda."


"Kok kamu gitu sih Mia setengah hari aku tidur." sungut Dita pada asistennya itu.


"Tapi Nona saya tidak tega membagukan Nona tidur, kayaknya semalam Nona kurang tidur, apa tuan Dion semalam mengempur Nona habis-habisan?"

__ADS_1


"Apaan sih kamu Mia." sambil melempar buku yang ada didekatnya saat ini."


"ha-ha-ha"ketawa Mia terdekat diruangan itu kerena melihat Dita Mara dan kesal padanya.


"Mia gak lucu,coba saja nantik kamu sudah nikah dan memiliki suami,baru kamu baru tau seperti apa yang aku rasakan. "


"saya tidak masalah nona namanya yang tangung jawab kita sebagai istri harus menuriti kata-kata suami dan menyenangkan suami,ya tudak masalah."


"Tahu kamu gitu ngapain harus menertawakan aku,Dasar kamu ini."kesal Dita pada Mia saat ini.


"Apa kita akan bermalam disini Nona?" 😁🤣


"Kalau kamu mau bermalam disini ya silakan, kalau aku ogak."ucap Dita pada Mia sambil berjalan kemeja kerjanya dan mengambil tasnya langsung meningalkan Mia yang masih duduk enak disofa.


"Nona tungguin dulu kok main tinggal saja."


"Siapa suruh kamu gak bangunin aku,dasar kamu ini."


"Itu sudah lewat nona bisa lupakan saja masalah Nona tidur tadi."


"Mari kita pulang"


Mia pulang bersama atasannya itu langsung pulang kerumah,kerena Dita akan menelpon suaminya seharian ini Dion belum megabarinya sampai saat ini.


sampai dirumah Dita langsung mandi dan sholat magrib kerena sudah masuk waktu sholat.


setelah itu Dita membaringkan tubuhnya kembali dikasur yang bikin dia nyaman itu,Dita memegang bendah pipi itu,namun masih saja ragu untuk menelpon Dion saat ini takutnya Dion masih sibuk di perusahaan nya saat ini.


Lama Dita berpikir sehingga membuatnya tertidur kembali,entah kenapa beberapa hari ini dirinya sering merasa mengantuk dan merasa capek,perbedaan ditubuhnya saat ini Dita sering merasa kepala pusing.


Mia berada di lantai bawah saat ini berada di meja makan lagi asik meyantap makan malamnya sendirian saja kerena Dita tertidur kembali,Mia tidak mau menggangu atasannya itu.


Mia saat ini memutuskan makan sendiri sambil berpikir kenapa Dita sering tidur dan selera makannya sangat meningkat,mudah merasa leleh.


"Apa Nona Dita sedang.... ahhh tidak mungkin itu,mereka baru satu bulan bersama apa mungkin.?"


"Ahhh mungkin juga itu bisa terjadi,isss kenapa ini otak malah mikir yang tidak-tidak sih."


"Dasar otak kamu mia,"ucap nia sambil berbicara srndiri di meja makan saat ini.


Mia hanya diam berpikir kemungkinan bosnya seperti yang ada dipikirannya saat ini.


****************

__ADS_1


__ADS_2