
Setelah kepergian Raheell dan Dion pak Hamit sagat marah pada istrinya itu,dengan sikap istrinya itu tidak sopan pada tamu yang datang baik ke rumahnya.
"Papa sagat menyesal memiliki istri sepertimu ma,mengapa mama sekarang bersifat tidak pernah menghargai orang lain,apa selama mama sudah lupa dari mana asal kamu dulu,kamu sudah dibutakan dengan harta yang sudah kita miliki sehinga hati kamu itu tidak menghargai orang lain lagi,papa sangat kecewa atas pelaku kamu."
"Mama tidak mau Bian menikah dengan gadis miskin itu,kerena akan bikin keluarga kita malu jika gadis itu menikah dengan putraku,aku ingin putraku menikah dengan wanita baik-baik bukan wanita seperti dia."ucap buk Mira masih saja masih keras tidak menyadari kesalahan yang dibuatnya.
"Kamu salah menilai gadis itu ma,gadis itu adalah adik dari tuan raheell,kamu tahu siapa raheell, apa yang kita punya sekarang, kekayaan yang kita punya tidak sebanding apa dia miliki dengan kita ma,jika itu yang mama persoalkan,dalam sekejap Saja dia bisa menghancurkan kita sedetik saja,berpikir lebih luas lagi ma agar mama bisa menghormati orang lain."ucap pak Hamit pada istrinya itu sangat kecewa.
"Saya tidak akan pernah menerima wanita itu jadi menantuku,aku akan menikahkan Bian dengan anak temanku."keras buk Mira lagi tidak mau kalah dari suaminya itu.
"Baiklah jika kamu tidak mau mengalah untuk ini semua tapi jangan pernah menyesal nantik jika Bian memili Gadis itu dari kita,papa tidak pernah mau kembali kerumah ini jika kamu seperti ini."ancam pak Hamit dan kesal pada istrinya itu,rasa dan kecewanya dengan sifat istrinya itu pak Hamit tidak bisa lagi harus berbuat apa.
"Itu terserah kamu saja aku tidak masalah kamu kamu meningalkan aku pa."tantang buk Mira pada suaminya itu.
"Benar-benar kamu ini sudah dibutakan dengan kekayaan yang sekarang kau miliki,sehingga tidak bisa kau melihat kebahagiaan Bian yang selama ini selalu menurut apa ucapan kita selama ini, sehingga dia bisa membawa perusahaan kita menjadi maju seperti ini karena putraku itu,ibu seperti apa kau ini aku benar-benar tidak percaya istri yang seharusnya mengerti apa keinginan anaknya,tapi sekarang kau hanya mentingkan dirimu saja,tidak memikirkan hati dan perasaan putraku.
"Mulai saat ini kita akan hidup masing-masing tampa aku dan ica disamping kamu,aku akan membawa anakku Singapore,kamu bisa berbuat sesuka hati kamu sekarang." ucap pak Hamit dihakhir katanya.
Pak Hamit pergi meningalkan istrinya itu berdiri mematung sendiri diruang tamu itu. Buk Mira sangat marah saat ini kerena suaminya juga marah padanya kerena Mia.
"Awas saja kau wanita sialan sudah membuat keluagaku hancur,gara-gara kamu suami dan anak-anak ku meningalkan aku sendiri."
"Aku tidak pernah membiarkan kamu bahagia bersama putraku,aku akan megusik hidup kamu wanita sialan."ucap Buk Mira dengan hati yang sangat marah pada Mia saat ini.
*
*
__ADS_1
Ditempat lain saat ini Dion dan Dita sudah berangkat kejerman hari ini juga begitu juga dengan Givan dan keluarganya sudah berangkat juga kejerman.
Dita berada didalam pesawat saat ini hanya termenung saja akibat kejadian siang ini yang terjadi di kediaman orang tua Bian.
Sedangkan Raheell saat ini sedang memikirkan Kata-kata mamanya Bian sunguh tidak ada sopan santun dan kesombongan yang mama Bian saat tadi terlihat jelas pada dirinya tidak pernah menghargai orang lain.
Raheell tidak habis pikir dengan sifat buruk mama bian,dengan terang-terangan sudah menghina Mia,sehingga Raheell naik dara saat hinaan yang dilontarkan pada mia.
Tidak terasa waktu mereka sudah sampai dibandara terkenal di kota jerman itu,Raheell turun dengan hati yang tidak baik,Dita juga melihat masih ada kekesalan dimata kakaknya itu.
"Kak bisakah malam ini kakak melupakan kejadian tadi siang,kerena Ranti pasti akan curig nantik."ucap Dita baik-baik.
"Ya,aku akan mencoba bersikap biasa saja dirumah kerena Ranti akan sedih nantik jika Mia dihina seperti ini oleh orang tua Bian."ucap Raheell swdikit tenang.
"Kita tunggu Givan sampai dulu baru kita kembali bersamaan."ucap Raheell pada Dion dan Dita saat ini.
"Aku takut mas,mama Bian tidak akan senang pada Mia saat ini,aku takut tante Mira akan melakukan sesuatu yang tidak kita inginkan pada Mia."ucap Dita sangat kawatir.
"Kamu tidak usah kawatir tentang ini semua Raheell bukan orang yang mudah dikecoh sayang,pasti dia akan menjaga Mia."ucap Dion memenangkan istrinya itu.
Lain saat ini yang sedang dibicarakan Raheell pada seseorang yang ada sambungan tlpon nya itu.
"Kamu awasi wanita itu,aku tidak mau terjadi apa-apa pada Mia,ikuti wanita sialan itu." ucap Raheell saat ini berbicara dengan orang suruhannya.
(...........)
"Saya ingin Mia berangkat besok kejerman dengan aman,kerena aku yakin Wanita itu tidak akan diam saja."ucap Raheell lagi.
__ADS_1
(............)
"Hubungan orang kepercayaan kita di negara B saat ini untuk menyediakan tempat nyaman untuk Mia nantik jika Mia sudah menikah dengan Bian."suriah Raheel pada orang itu.
(..............)
"Baiklah aku serahkan ini pada kamu semua setelah ini aman semua,Bian akan membawa Mia pergi jauh dari keluarganya,namun saya tidak mau melepaskan dia begitu saja walau ada Bian yang akan menjaganya,aku mau kamu mengikuti Mia Bian,memantau mereka nantik.
"(..............)
"Bagus itu,aku senang,kerja kalian hari ini,jaga Mia dengan baik,kamu harus menjamin Mia baik-baik saja sampai kesini besok."ucap Raheell memutuskan sabungan itu dengan hati sedikit legah.
Tidak lama jeni menelpon Rahell,jeni adalah teman Dita selama jerman,jeni adalah sekretaris Rahell yang sudah lama berkerja padanya.
"Baggai mana jen,apa kamu sudah mendapat semua untuk acara besok malam,malam ini Aku ingin semuanya kelar." ucap Raheell.
(......... )
"Bagus,terimakasih banyak atas batuan kalian semua,aku ingin acara ini tampak mewah,untuk Mia dan Bian.
(..........)
"Ya sudah besok aku tidak mau ada kesalahan lagi dalam acara,kamu harus pastikan semuanya berjalan lancar tidak ada halangan,aku sudah mengundang penghulu untuk menikahan mereka dari Indonesia dan mereka akan terdaftar sah menikah secara agama dan negara mereka,ya sudah terimakasih banyak jen,saya tutup dulu karena kami kami akan kembali kerumah sebentar lagi."ucap Raheell pada jeni.
Tidak lama Givan keluar dengan Dion dan seliruah keluarga Givan sudah sampai di Jerman.
Malam ini mereka semua kembali kerumah raheell yang dijemput oleh mobil jemputan raheell.
__ADS_1
***********