
"Ayok lah sayang biarkan kami yang mengantar kalian harus ini"bujuk Dion pada Dita saat ini.
"Tadi gak mau sekarang orang mau berangkat kamu sibuk"kengkel Dita pada suaminya itu.
"Jangan begitu sayang biar kita berdua ikut ya dengan kalian."regek Dion pada istrinya saat ini.
"Ayoklah sayang"Givanpun ikut meregek pada istrinya itu saat ini,Naysha segaja cuek pada suaminya itu.
"Gak malam ini kamu gak bisa tidur dikamar,kamu tidur dikamar tamu ya karena keputusan kami berdua sudah bulat." Ucapan naysha membuat Givan kalang kabut dibuatnya.
"Masa tega padaku sayang tampa kamu mana bisa aku tidur,aku selalu peluk kamu sayang."
"Ya siapa suruh kamu tolak permintaan putraku,sekarang nikmati saja hukuman kalian berdua malam ini tampa kami ok." ucap kedua wanita cantik itu kompak.
"Ayok Ta kita berangkat taksinya sudah nunggu kita diluar."Ucap Naysha pada sahabatnya itu.
"Ayok alfa," Kamu gak usah lihat mereka berdua kita akan hepi hari ini sampai kita malam nantik."
"Daaah ayah nikmati ya malam tampa bunda malam ini." Ejek alfa pada Givan.
"Iss dasar kamu alfa,awas ya ayah tidak akan turutin lagi apa yang kamu mau."kesal Givan pada putranya itu.
"Terseh ayah saja yang penting kami hari ini tidak dirumah."
Mereka bertiga pergi meningalkan kedua pria tampan itu,yang sedang melihat kepergian istrinya saat ini.
"Dasar lo Van coba lo mau tadi megantar putra lo itu,jadi gue gak ikut-ikitan dong seperti ini,lo tahu bukan sikadal gue belum lihat sarangnya,tega lo Van sama gue."ucap Dion lemas,malam ini dia tidak akan dikasih jatah oleh istrinya itu sudah satu minggu ini puasa.
๐๐๐Kasihan mas Dion nya sudah kenak skak oleh Dita.
"Ah kamu bisanya nyalain aku saja coba tadi kamu juga mau megantar boca cempreng itu kita tidak akan bernasib seperti ini Dion." kesalahan Givan lagi pada Dion..
"Jangan lo nyalain gue aja lo,lojuga salah Van,yang punya anak siapa sih." Balas Dion juga tidak mau kalah.
"Ya anak akulah,terus anak siapa lafi" ucap Givan sedikit lemas.
"Gak usah mungka lo kayak tapai gitu loyo,sekarang kita nikmati saja Van."Ucap Dion sama tidak semangat dengan Givan Saat ini.
"Malang benar ni nasibnya ular gue sudah dua bulan ini belum lihat sarangnya malam ini bakal gak bisa tidur peluk istri." Ucap Givan saat ini tampangnya sudah kusut saat ini.
__ADS_1
"Sudah gak usah lo sesalkan semua,sekarang kita nikmati saja hasil dari kesalahan yang kita buat."ucap Dion tampak semangat.
"Dion kita cari angin diluar yok,atau kita ngopi di luar yok kamu hubungin Bian kita sudah lama gak ngopi bersama."ajak Givan pada Dion.
"Ya sudah boleh juga tu ide dari lo Van,baiklah gue chat Bian deh."
Tak lama Dion chat Bian saat ini juga tak lama ada balasan oleh Bian.
"Ayok kita berangkat sekarang Van Bian nungguin kita dicaffe biasa."
"Ayok "semangat Givan pada Dion.
Dion juga keluar dengan sahabatnya itu dengan satu mobil saja hari ini,mereka berdua akan menyusul dimana Bian saat ini menunggu mereka saat ini,tak butuh waktu lama mereka berdua sampai pada kaffe yang biasa mereka datangi saat ini.Bian sudah ada dikaffe lebih duluan dari mereka.
"Hai bro apa kabar lo berdua,kalian baik-baik saja,gue lihat kalian berdua lagi gak beres ni, kalian berdua kenapa sih?" tanya Bian pada kedua sahabatnya itu saat ini.
"Loh gak usah bayak tanya Bi gue lagi kesal sama istri gue."ucap Dion saat ini kurang semangat.
"Emang kenapa si dengan istri lo Dion?"
"Seperti ini lah kalau sudah punya istri,biasanya kita gak pernah takut sama siapa saja,tapi ancam istri saja kita berdua sudah takut. "
"Jangan ketawain kita lo coba saja nantik punya istri,pasti lo akan merasa nasib sama kayak kita ini,"ungkap Dion saat ini mulai kesal pada temanya itu.
"Emangnya apa kesalahan lo berdua kok bisa istrinya kalian ngacam lo berdua??."
"Tanya tu sama dia,gara boca dia itu gue jadi yang kenak,harap-harap sikadal gue bisa masuk sarang jadi batal jadinya gara-gara ulah dia tu."ucap Dion santai.
"Kok jadi aku yang disalahin si Dion kamu juga salah,sudah tahu alfa juga meregek sama kamu juga,tapi kamu sendiri yang nolak keinginan anak tengil itu."
"Seharusnya lo yang bawak anak lo bukan gue." kesal Dion lagi.
"Sudah lo berdua gak Usah ribut ulah istrinya kalian itu,sebaiknya kita bahas yang lain saja,gue juga gak mau dengar lagi ocehan kalian berdua."
"Ahh lo Bi coba aja lo posisi jadi kita saat ini,pasti kalang kabut lo kayak kita berdua. "
"Eeh Bi,kayak mana kabar hubungan lo sama asisten bini gue,apa ada perkembangan nya??"
"Ya pastilah Dion,gue ingin dia jadi bini gue,tenang saja hubungan gue sama dia baik-baik saja saat ini,untuk nembak dia gue bekum berani kayaknya,gue masih ragu apa dia akan nerima gue."
__ADS_1
"Ya kamu harus mencoba dulu Bi,mana saja ada nasib beruntung kamu."ujar Givan pada temannya itu.
"Sekarang gue sering merindukannya semenjak kita kembali dari Malaysia kemaren."
"Ya lo samperin sekali-sekali dia ke kota B,lo jangan cemen,kalau lo diam aja mana dia tahu,seperti kisa gue dulu,saat Dita dijodohkan gue malah kalang kabut sendiri.
"Benaran juga Dion apa yang lo katakan,nantik gue coba janjian sama Mia apa dia mau ketemu sama gue."
"Gitu dong biar lo gak Lama-lama melajang entar pisa putih tu rambut dikepala lo."
"Ya gak segitunya lah Dion,Masa gue mau menjadi bujang lapuk,rugilah."
"Makanya lo gasak tu cewek agar dia mau jadi istrinya lo."
"Kamu kok semangat kali aku perhatikan dari tadi Dion,Biar saja Bian yang megurus kisa cintanya itu,sekarang ini kita pikirkan nasib kita nanti malam,aku tidak mau tidur dikamar tamu,tampa memeluk istriku.
"Dasar bucin lo Van,sekali gak apalah tidur lo dikamar tamu."jawab Bian dengan santainya.
"Aku gak bisa tidur tampa naysha Bi."ucap givan lemas."
"Mereka lagi apa sekarang ya Van?"
"Ya mana aku tahu Dion,kamu tanya sama orang yang sudah aku suruh ngikuti mereka saja Dion."ucap Guvan pada Dion saat ini.
"Lo kok gak bilang dari tadi si van."
Dion langsung menghubungi anak buah alex yang dipercaya oleh mereka berdua.
"Ya bos,ada yang perlu saya sampaikan sama bos?.
"Lagi apa sekarang istriku dan istrinya bos besar?. " ucap Dion tegas.
"Mereka saat ini lagi menuju ketempat penginapan bos."ucap salah satu orang suruhan Givan.
"Cepat kalau kirim vidio mereka saat ini,aku ingin melihatnya sekarang."
"Baik bos.
Tak lama vidio sang isrinya itu bersama sahabatnya itu baru masuk dikirim oleh anak buahnya alex.
__ADS_1
*****