
Hari ini Dion datang usilnya saat ini melihat istrinya lagi lagi nyenyak tidar siang ini,Dion mualai megusili Dita yang lagi tertidur nyaman dipelukannya saat ini.
Dion saat ini memecat-memecet hidungnya sehingga membuat Dita jadi susah untuk bernafas,Dita merasa terganggu dengan kerjaan suaminya yang suka usil saat ini.
"Pukk"Tangan Dita lepas kencang di lengan Dion saat ini.
"Kamu ini selalu saja membuat aku kesal mas ini sudah menganggu tidur aku mas, iss dasar usil kamu ini tidak bisa malihat aku senang sedikit saja mas."
"Maafkan aku ya semalam itu aku tidak berniat untuk melakukan itu semua pada kamu namun ide gila bosku itu bikin aku terpaksa mengikuti rencana gilanya itu."
"Bukan kamu juga senang Menikmatinya bersama wanita-wanita cantik itu,jangan munafik kamu ya."kesal Dita pada suaminya.
"Ya kayak mana terpaksa aku melakukan itu kerena aku ingin lihat kamu cemburu,agar aku tahu bagai mana kamu cinta nya sama aku.
"Dasar kamu,sekarang apa sudah puas kamu melakukan ini sama aku."rajuk Dita pada pada Dion saat ini
"Jangan marah gitu sayang,aku ingin lihat seyum kamu hari ini."
"Apaan si mas,aku mau tidur Jagan ganggu aku."
"Mau tidur apa lagi ini sudah sore sayang katanya mau temanin Naysha belanja kasihan Mereka gak ada pakaian ganti."
"Oh iya mas aku lupa,untungnya kamu ingatin,"ucap Duta gemas pada suaminya itu sambil mencubit hidung mancung Dion.
"Sakit sayang jangan dicubit,entar tambah panjang hidungnya kayak pino kio."
"Kalau kamu seperti itu pasti bertambah lucu." ucap Dita tersenyum pada Dion.
"Kamu ngejek aku atau apa sih??"
"Aku gak ngejek tapi kalau dibayangkan pasti kamu kelihatan lucu." tipal Dita lagi pada suaminya itu.
"Apa kamu bilang,Dasar istri gak ada sopan sama suami ya."canda Dion lagi pada istrinya itu.
__ADS_1
Dion kerena gemas pada istrinya itu,Dion langsung megeratkan pelukkan nya pada Dita saat ini Dion tidak sabar akan mencicipi bibir manis itu kerena mereka sudah satu minggu tidak bertemu,rasa rindu mereka selama ini.
Dion mencium bibir istrinya itu dengan kelembutan sehingga membuat Dita dapat untuk menolak apa yang diinginkan oleh suaminya itu.
Mereka berdua larut dalam permainan panas meteka di ranjang saat ini,yang sudah satu minggu ini Dion tidak merasakan sentuhan istrinya itu.
Sepasang suami istri itu berkeringat setelah selesai dengan permainan panas itu Dion tergelak rasa puas dan capek di samping istrinya itu.
"Terimakasih sayang hari ini kamu sangat pandai memuaskan aku."ucap Dion megecup kening istrinya itu.
"itu sudah tangung jawab aku mas sebagai istrinya mas." seyum Dita pada suaminya itu.
"Aku mandi dulu ya,sebentar lagi aku mau menemanin Naysha dulu cari keperluan untuk Alfa dan mas Givan,Dan aku sekalian untuk carikan kamu pakaian santai dirumah jadi kamu mau kesini gak usah bwak pakaian lagi."
"Ok,tidak masalah sayang,apapun yang kamu belikan untukku,pasti aku akan memakainya kerena itu pilihan istriku sendiri."
"Apa mas mau melanjutkan tidur kamu lagi.??"
"Tidak aku mau mandi bersama kamu." ucap Dion membuat Dita cepat-cepat turun dan masuk kekamar mandi dan mengucinya,kerena dia tidak mau Dion menganggunya saat mandi.
"Gak ada kamu nantik aja mandinya,aku tidak mau kamu mengangguku."ucap Dita berteriak didalam kerena dia tahu Dion akan memintak jatah lagi pas mandi.
"Ayoklah sayang bukak pintunya,aku janji tidak akan menggangu kamu."
"Tunggu sebentar lagi mas,aku hampir selesai."teriak Dita sambil mandi.
Dion hanya bisa pasra saja karena istrinya tidak mau mengikuti apa yang diinginkan saat ini,Dion kembali berbaring kembali diranjang karena istrinya cukup lama juga didalam kamar mandi.
"Dasar kamu istri penakut sayang,aku sungguh gemas melihat tingkah kamu itu,itu selama ini aku menyukai kamu dari pertama kita ketemu sampai saat ini,jadilah istri aku untuk selamanya dan jangan pernah lagi kamu meningalkan aku, kerena aku sangat takut kehilangan kamu untuk kedua kali istriku."ucap Dion bicara sendiri sambilk menunggu keluar istrinya itu dari kamar mandi.
Tak lama Dita keluar dengan balutan handuk ditubuhnya membuat Dion tidak dapat menelan ludahnya ketika melihat istrinya itu.
"kenapa kamu mas kok lihat aku kayak gitu,apa belum puas lagi denganku??"
__ADS_1
"Kalau soal itu gak perna kata puas itu sayang."ucap Givan pada istrinya itu dengan tatapannya yang tajam itu.
"Ahh kamu ini mas,ada-ada saja isi pemikiran kamu itu padaku."
"Ya pastilah sayang kita itu pasangan suami-istri pasti kearah sana tujuannya,semua orang yang sudah menikah itu pasti mencari keyanaman bersama istrinya dalam berhubungan ranjang sayang."
"Sudah mas buang pemikiran kotor kamu itu,sana mandi biar itu otak kamu bisa melihat yang jernih. "
"Baiklah sayang aku akan mandi sekarang,nantik malam aku ingin yang lebih dari kamu." ucapa Dion pada Dita saat ini sudah merasa kesal pada suami nya itu.
"iss kamu ini mas gak perna capeknya kamu kalau soal itu ya,heran aku lihat kamu ini,apa sih buat kamu kayak gitu?"
"Kamu ingin tahu apa yang buat aku seperti itu,karena goyangan kamu itu aku bikin tagih."ucap Dion santai tampa salah sedikitpun.
"Sana kamu masuk kamar mandi rendam tu kepala kamu itu mas biar otak kamu itu tidak selalu kotor lagi."
"Baiklah istri aku sayang dan aku cinta"ucap Dion masuk kekamar mandi.
Dita melihat tingkah suaminya itu hanya bisa tersenyum saja saat ini,kerena tingaka Dion selalu bikin Dita kesal dan ada rasa senang jika mereka sudah bersama ada saja ulah yang di bikin oleh suaminya itu.
Dita siap dengan ritualnya dengan dandanannya,setelah itu Dita tidak lupa menyiapkan pakaian untuk suaminya,setelah itu Dita keluar untuk menemui sahabatnya Naysha apa temannya itu sudah bangun dari tidurnya... Dita berjalan keruangan tengah untuk segara kekamar tamu yang ada disamping ruang tegah,namun Dita saat ini melihat alfa sedang menonton televisi sendiri saja.
"Hai tampan lagi apa sendiri disini."Sapa Dita pada alfa saat ini.
"Eeh tante Dita sudah bangun ya??"
"Sudah,emang bunda alfa belum bagun ya?? tanya Dita balik pada bocah tampan yang ada dihadapannya itu.
"Belum tante,mereka itu kalau sudah ada dikamar tidak akan keluar."jawab Alfa nyantai pada Dita saat ini.
"Begitu ya alfa,jadi tante mau apa sekarang ini ya ?"
"Tante harus nungguin mereka bagun dulu,entah apa kerjaan para orang dewasa dibuat dikamar seharian beteh dikamar." omel dan rasa kesal alfa pada kedua orang tuanya itu.
__ADS_1
Dita tidak menjawab lagi apa yang sudah terbayang dibenak dita saat ini,lebih baik dita tidak menganggu sahabatnya itu saat ini,ingat apa yang baru dibilang Alfa padanya barusan.
************