CINTA SEBELUM PERJODOHAN.

CINTA SEBELUM PERJODOHAN.
Marasa Kasihan.


__ADS_3

Samapai Di kediaman Raheell mereka semua sudah sangat pagi,mereka semua beristirahat terlebih dahulu setelah mereka sampai saat subuh tadi.


Hari ini sungguh melelahkan buat mereka semua kerena masalah Bian dan Mia aaat ini,tidak ada yang bagun pagi ini dirumah besar itu,hanya asisten rumah tangga dan Ranti yang bagun cepat hari ini.


Rantu tudak tahu Dita dan naysha datang pagi sibuh tadi kerumahnya,Ranti tetap melakukan kegiatannya pagi ini dengan memasak untuk raheell sebelum dia bangun pagi ini.


Jam sudah menujukan pukul Sembilan pagi raheell baru terbangun dari tidurnya kerena hari ini dia tidak masuk kerja sampai acara malam natik siap dia lakukan.


"Sayang kamu siapkan air mandiku,aku mau mandi."ucap Raheell pada istrinya itu saat ini lagi memakaikan pakaian putranya itu yang hampir berumur tiga tahun itu.


"Kamu disini dulu sama papa,mama siapkan air mandi untuknya dulu ya."ucap Ranti pada sikecil itu.


"Baiklah ma."


Tidak lama Ranti sudah siap menyiapkan air mandi untuk suaminya itu.


"Sayang kamu sudah bisa mandi sekarang aku sudah menyiapkan semuanya."ucap Ranti pada Raheell.


"Terimakasih sayangku,kamu salalu jadi istri baikku."ucap Raheell pada istrinya itu dan memeluk istrinya sambil mencium pipi cantik


Ranti.


" Hai ada anak kamu disitu,apa kamu tidak malu dulihatnya."ucap Ranti pada suaminya itu agar mereka tidak berbuat macam-macam.


"Kamu siapkan pakaian santaiku saja hari ini karena aku tidak keperusahaan hari ini."


"Kenapa begitu sayang?" tanya Ranti pada Raheell.


"Kerena kita lagi bayak tamu hari ini dirumah jadi aku tidak masuk saja hari ini."


"Tamu? "ada tanda tanya dikepala Ranti saat ini.


"Mana ada seprti itu sayang hanya kita dan anak-anak saja dirumah,lagian ini tidak ada siapa- siapa diruamah kita? ucap Ranti masih ada tanya dihatinya itu.


"Jadi mereka semua belum bangun." ucap Raheell sambil masuk kedalam kamar mandinya itu.


"Sayang mama kamu main sama mbak mumum dulu ya,mama mau siapkan pakaian papa dulu."ucap Ranti megantar putra ketiganya itu kekuar untuk bermain bersama pegasuhnya.


Setelah itu Ranti masuk kelamarnya kembali untuk meyiakan pakaian yang akan dipakai oleh suaminya itu.

__ADS_1


Ranti menyiapkan pakaian santai untk Raheell hari ini karena hari ini suaminya itu tidak akan berangkat ke kantor untuk bekerja.


tidak lama Raheell keluar dari kamar mandi dan berjalan kearahnya,Raheell kembali memeluk istrinya itu kembali.


"Kamu kenapa sayang kok lihat aku seperti itu?" ucap Raheell pada Ranti.


"Kamu bilang ada tamu,siapa yang datang dengan kamu pagi ini ?"ucap Ranti agak curiga kerena dia tidak tahu Raheell datang karena masih tidur dikamar.


"Ya kamu tunggu saja mereka bagun. "jawab Raheell singkat.


"Iss kamu ini kalau tidak mau bilang jangan balang samaku tadi, jadinya aku penasaran siapa yang datang."ucap Ranti sedikit marah pada Raheell.


"Jagan seperti ini sayang,sedikit saja sudah marahan padaku."ucap Raheel mencium pipi istrinya.


"Sudah aku mau keluar untuk lihat putra kamu dulu."ucap ranti.


"Eeeeh tungguin jangan main pergi dulu sayang masih ada satu yang kamu lupa untukku."ucap Raheell pada Ranti yang hendak meningalkannya.


" Apaaan sih mas,aku mau keluar jangan bilang kamu....."ucapan Ranti terputus kerena Raheell menariknya kembali kepelukannya.


"Apa kami tidak merindukan aku yang sudah satu hari tidak bertemu ?"ucap raheell oada istrinya itu.


"Jangan begitu sayang mana jatahku pagi ini,aku megiginkannya,ayolah sayang." manja Raheell pada istrinya itu.


"Tidak untuk hari ini tapi kalau kamu mau tunggulah malam nantik kerena aku harus memasak banyak,soalnya ada tamu dirumah kita hari ini, jadi aku akan membantu asisten rumah tangga untuk memasak."jawab Ranti masih tidak mau memberikan jatah untuk suaminya itu.


"Baiklah tidak masalah aku akan tahan sampai waktu itu datang tapi kamu malam ini dadan yang cantik karna kita ada acara yang akan kita hadiri.ucap Raheell tidak mau memaksa istrinya itu jika sudah marah.


"Ok." sahut Ranti cepat.


"Pergilah aku akan memakai pakaianku dulu, abis itu aku aku akan menyusul kamu.


"Baiklah tuan Raheell,apa anda tidak ada yang anda perlukan lagi??"


"Akukan cari sendiri saja nyonya Raheell Nicholas."Balas Raheell pada istrinya itu yang masih berdiri di hadapan nya itu,tidak tunggu lama Raheell menarik kembali istrinya itu dan mencium bibir manis itu.


Lama juga mereka berdua berciuman sehingga Ranti mengakhiri ciuman itu.


"Sudah mas,kita turun ya aku ingin masak pagi ini."ucap Ranti .

__ADS_1


"Ya."ucap Raheell santai sabil melajukan memakai pakaian kembali.


"Ayok kita turun sayang."ajak Raheell.


Sampai dibawah Ranti melihat Dita sudah bangun dan sedang memasak didapur untuk sarapan mereka semua hari ini.


"Ta kamu ikut kesini sama Raheell ?" tanya Ranti pada Dita.


"Iya kami mendadak kesini kemaren karna ada satu hal yang akan kami lakukan disini Ran." terang Dita pada sahabatnya itu namu Naysha datang tiba-tiba saja didapur.


"Hai kalian lagi apa sih?"tanya Naysha pada kedua sahabatnya itu.


"Hai Nay,benaran ini kamu Nay aku tidak sangka kamu bisa kerumahku Nay,apa kabar kamu Nay? ucap Ranti sangat senang bertemu kembali dengan sahabatnya itu.


"Seperti ini Ran aku saat ini,seperti kamu lihat sekarang." jawab Naysha apa adanya.


"Sebenarnya aku bingung urusan apa yang ingin kalian akan selesaikan hari ini?" bingung Ranti pada kedua sahabatnya itu.


"Jadi suaminya kamu belum bilang kami datang kesini kerena apa?"


"Belum,mas Raheell tidak bilang apa-apa padaku,sebenarnya ada apa sih? masih saja bigung.


"Sebenarnya kami kesini nantik malam Mia akan menikah disini bersama Bian,karena mama tidak mau merestui mereka jadi Bian akan tetap menikahi Mia tampa orang tuanya,tapi tidak tahu dengan om Hamit nanti datang apa tidak." Jelas Dita pada Ranti hanya diam saja mendegar apa yang sudah dijelaskan oleh sahabatnya itu.


"Sebenarnya aku sangat kasihan pada Mia hidupnya tidak pernah bahagia apa yang dia impikan seperti gadis lain,Dia mendapat pria yang bisa menerima kehidupannya namun orang tua dari pasangan tidak menerimanya.Nasibnya tidak seberuntung kita saat ini."ucap Ranti sedikit sedih pada Mia saat ini.


"Terus dimana mereka dimana sekarang Ta?"tanya Ranti lagi.


"Aku juga tidak tahu Mia sekarang karena kak Raheell yang membawanya ke negara yang akan aman untuknya,Hari ini Mia sudah berangkat kesini bersama orang kepercayaan kak raheell.


Mas Bian sudah ada disini dua hari yang lalu,kerena itu adalah permintaan dari dirinya sendiri ingin menikahi Mia tampa restu mamanya,Dan setelah ini dia akan meninggalkan keluarganya dan hidup jauh tampa keluarganya lagi,Bian akan menigalkan semua apa yang dia punya saat ini untuk hidup bahagia bersama Mia."


"Gila Bian sampai megorbankan itu semua untuk Mia,dengan apa dia akan menhidupkan Mia nantik Ta?"


"Mungkin saja Bian ada usahanya yang lain tampa tahu orang tuanya,kereana setahuku yang Ran Aku pernah dengar dari mas givan Bian merintis usaha baru di satu tempat saat ini sedang berkembang itu dari hasil uang nya sediri tampa ada batuan dari papanya lagi."Sambung Naysha pada Kedua sahabatnya itu.


"Syukur kalau begitu,aku juga senang mendengar itu, tidaknya Mia tidak susah setelah dia menikah nantik."ucap Ranti terseyum senang.


**************

__ADS_1


__ADS_2