CINTA SEBELUM PERJODOHAN.

CINTA SEBELUM PERJODOHAN.
Kepergian Mia.


__ADS_3

Pagi ini mereka berempat kembali kekamar mereka Masing-masing yang sudah disiapkan untuk keluaga mereka.


Bian juga masuk kekamar dimana istrinya sekarang ini lagi tidur nyenyak dibawa selimut yang ada ditubuhnya saat ini.


Bian melihat Mia lagi seperti ini ada rasa kasihan pada istrinya itu saat ini dimana dipernikahanya ada mertua yang menerimanya dengan bahagia,namun tidak dengan Mia,mama Bian tidak dapat menerima Mia kerena dia adalah wanita miskin yang tidak memiliki apa-apa dibanding putranya,Mia tidak selepel dengan keluarga mereka,Mia akan bisa mebuat malu mertuanya saja,itu yang dianggap sekarang oleh mertuanya pada Mia.


Bian juga tidak mengyaka mamanya seperti ini selalu mementingkan dirinya dari dirinya,ada rasa kecewa pada mamanya itu namun Bian tidak bisa marah pada mamanya itu karena dialah yang selama ini membesarkan dan merawatnya sampai seperti ini dia sekarang.


Bian megusap rambut cantik istrinya itu dan dan menatap istrinya itu yang lagi nyaman dengan tidurnya itu.


"Maaf jika mamaku selama ini selalu menghina kamu,Tapi tidak lagi untuk kedepan nya aku akan membahagiakan dirimu.kita akn hidup bersama dengan memulai kehidupan baru dinegara orang untuk masa depan dan keluarga kecil kita kedepan.aku harap kamu bisa menerima ini tampa ada bayangan orang tuaku disekeliling kita,agar kamu kuat akan menjalankann ini bersama dan membangun mahligai rumah tangga yang bahagia bersama."ucap Bian sambil mencium kening istrinya itu.


Bian masuk kekamar mandi membersihkan dirinya dan pagi ini dia akan berangkat ke negara B untuk bulan madu bersama Mia selama seminggu ini,setelah itu mereka berdua akan lansung ke negara Dimana Bian akan menetap bersama Mia untuk masa depan dan kebaikannya bersama orang yang sangat disayanginya.


Setelah siap dengan mandi Bian memakai pakaiannya,setelah itu Bian mendekat lagi pada istrinya itu yang masih nyaman didalam. mimpi indahnya itu.


"Hai sayang bagun ini sudah pagi,apa kamu tidak mau membuatkan aku sarapan dan kopi ?"


"Mmmm"ucap Mia sedang megeliatkan tubuhnya dari urat yang kaku semalaman tidur diranjang itu.


"Sepertinya kamu nyaman tidur tampa aku semalaman?"ucap Bian pada istrinya itu.


"Mas kamu sudah kembali,apa sudah selesai kalian berbincang sampai semalaman kamu meningalkan aku?"


"Kamu marah padaku sayang?"


"Tidak,aku tidak bisa marah padamu mas,kerena aku sangat menyayangimu. "ucap mia memeluk suaminya itu.


"Benarkah itu kamu menyanyangi ku ?"ucap Bian bertanya lagi.

__ADS_1


"Kalau aku tidak menyanyangimu tidak mungkin aku mau menikah dengan kamu mas,sehingga aku sudah menjadi istri sah kamu saat ini." ujar Mia santai.


"Terimakasih kamu sudah mau menjadi istri aku."ucap Bian megecup kening istrinya itu dengan kasih sayang.


"Ya."ucap Mia terseyum bahagia saat ini sudah menjadi seorang istrinya Bian saat ini.


"Apa kamu kaget saat kita tiba-tiba saja sudah menikah saat ini.?"


"Ada sedikit tudak percaya saja mas,aku bisa menjadi istrinya sorang pengusaha berlian hebat seperti kamu mas."jawab Mia tersenyum.


"Tapi tidak lagi saat ini aku bukan pengusaha hebat itu lagi sayang aku hanya Bian biasa saja sekarang karena aku memilih meningalkan itu semua kerena memilih hidup dengan kamu sayang."


"Terimakasih bayak mas,kamu memilih ini semua untuk bersamaku,dan menigalkan bayak hal yang kamu sangat sayangi,kerena ulahku kamu berpisah dengan keluarga yang sangat kamu sayangi,aku sangat merasa bersalah telah masuk kedalam hidup kamu."rasa penyesalan sangat dalam dalam hati Mia saat ini.


"Sudahlah kamu tidak usah pikirkan ini semua,aku akan selalu bersama kamu sampai kapanpun,kita akan hidup bersama sampai menua nantik sepanjang hayat kita."


"Kamu mandi kita akan berangkat pagi ini kekota B untuk menghabiskan masa-masa terindah kita berdua dusana."ucap Bian pada istrinya itu.


"Ya"ucap Mia turun dari ranjang itu sambil berjalan masuk kedalam kamar mandi.


Bian Hanya melihat istrinya itu denga senyuman bahagia dihatinya saat ini Mia sudah menjadi miliknya sekarang,apa yang dilakukan ini semua hanya untuk Mia karena Mia adalah wanita yang bisa masuk dalam hatinya yang sudah lama dia tidak dekat dengan wanita manapun selain wanita-wanita yang mengejarnya selama ini hanya demi duitnya saja.


Satu jam mereka sudah selesai berkemas pagi ini,Bian bermaitan pada Raheell setelaah ini dia akan berangkat Swiss untuk menetap disana bersama Mia.


"Berbahagialah kalian aku tidak bisa menahan kamu membawa Mia saat ini kerena Mia sudah jadi istrinya kamu Bi,jagalah Mia jika kamu tidak bisa menjaganya lagi kembalikan dia pada kami."ucap Raheell penuh tekanan pada Bian.


"Baiklah tuan saya akan selalu menjaga dia dengan baik,aku tidak akan membiarkan terjadi apa-apa dengannya."


"Ya sudah Berangkatlah sekarang,waktunya kalian berdua untuk bahagia."

__ADS_1


"Terimakasih tuan,selama ini tuan tetap mejagaku dan membantuku." ucap Mia Sangat bersyukur adanya Raheell selama ini yang sudah membatu kehidupannya selama ini.


"Kamu tidak usah bepikir talalu berlebihan seperti itu Mia kamu sudah seperti adik bagiku,jadi lupakan semua itu."


"Baiklah tuan kami berangkat sekarang."sambung Bian pada Raheell.


"Ya" ucap Raheell pada Bian yang akan masuk kedalam mobil yang sudah siapegantar mereka berdua kebandara saat ini.


Semua orang disana tampak sedi melihat kepergian Mia dan Bian saat ini akan langsung berangkat Swiss siap mereka pulang dari Nagara B.


Saat ini Ditalah merasa kehilangan Mia karena Mia selalu bersamanya dalam beberapa tahun ini,mereka sudah seperti saudara selama mereka bersama.


Dita menagis melihat kepergian Mia yang sudah bayak membantunya selama menjadi asistennya selama ini.


"Hai sayang kamu kok menagis seperti ini, ada apa dengan kamu,biarkan Mia bahagia bersama Bian karena tidak mungkin dia akan bersama kamu terus dia harus melajutkan hidupnya dengan orang yang sangat dicintainya." ucap Dion megasih Pegertian.


"Aku merasa canggung mas tidak ada Mia bersamaku,dia yang cepat membatu dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik."ucap Dita.


"Sudah saatnya Mia berpisah dengan kita sayang,dia sudah memilih hidupnya bersama Bian yang bisa membahagiakan dia."


"Semoga saja dia bahagia sesama Bian mas."ucap dita megusap air matanya.


"Mari kita masuk putriku saat ini lagi menunggu kita.ucap Dion pada Istrinya itu.


"Ayok.ucap dita masuk duluan dari Dion.


Dion saat ini sangat senang melihat istrinya itu sudah mau melepaskan Mia dengan ikhlas bersama Bian,semoga saja apa yang sudah diinginkan oleh mereka saat ini akan selalu bahagia sepajang hayat mereka.


***********

__ADS_1


__ADS_2