
Hari ini dion akan bertolak kekota B untuk melihat perkembangan perusahaan cabang disana.
Dion berangkat kekota itu bersama bian juga akan melihat cabang usaha nya sedang ditekuni nya dalam beberapa tahun ini, bian sekalian libur sambil cek toko berliannya yang ada dikota itu.
Hari ini mereka baru sampai di kota B,bian dan dion sampai dipeginapan untuk beristirahat sejenak,siang ini dion akan ke perusahaan cabang untuk melakukan pengecekan data-data ulang diperusahaan boss nya itu.
Dikamar dion hotel dion dan bian beristirahat sejenak karena mereka berdua baru sampai dikota itu.
"Yon lo harus hari ini ke perusahaan cabang untuk mengecek data-data itu hari ini jaga ya?" tanya bian pada dion.
"Siang nantik gue kesana,gue butuh istirahat sebentar bi,"jawab dion santai.
" Apa gak sebaiknya lo besoakbpafi saja kesana nya,apa harus ini kamu siapkan pekerjaan kamu itu."ujar bian pada dion
"Sebetulnya ya engak bi,karena hari ini gue ada miting dari perusahaan yang ikut bekerja sama dengan perusahaan pratama grup." jelas dion pada sahabat nya itu.
"Oooooh gitu ya"Ucap bian tak ada sahutan lagi.
"Elo ngapain nanya gue kayak gitu,ada apa?" tanya dion pada bian saat ini hanya diam menatap nya.
"Gak gue ingin ngajak lo malam nantik kita Kebar yok udah lama kita gak Hepi-hepi,"ajak bian.
"Liat entar malam nantiklah bi kalau gue cepat pulang,nantik sore gue kabarin lo deh." jawab dion singkat.
"Ok gue tunggu kabar dari lo entar malam ya,"ucap bian pergi kekamar nya yang ada di sebelah kamar dion.
Dion hanya cuek melihat bian meningalkan kamar nya,dion mulai memejamkan mata nya sebentar untuk meles penat nya dalam perjalanan pagi ini.
jam menunjukan jam makan siang saat ini dion baru terbangun dari tidur nya,kerena alarm pada hp nya berbunyi, dion bangun dari ranjang menuju kamar mandi nya untuk membersihkan dirinya,tak butuh lama dion suda selesai dengan semua yang bersakautan dengan diri nya itu, abis bersiap dion langsung berangkat ke perusahaan untuk miting sehabis makan siang ini.
Dalam perjalanan kesana dion sudah mendapatkan jemputan dari mobil kantor hari ini.
Sampai di gedung tinggi itu dion masuk kelobi perusahaan,dion yang sudah ditunggu oleh orang kepercayaan givan diperusahaan itu.
"Selamat siang tuan dion," ucap salah satu karyawan yang ada lobi itu kerena karyawan itu sudah tau siapa dion,orang kepercayaan boss besar mereka.
Dion hanya sebatas seyum saja kepada karyawan itu karna sifat dingin nya itu tidak pernah berubah.
Dion hendak masuk kedalam life yang akan membawa nya keruangan yang selalu ditempati nya jika dion sedang ada di perusahan cabang dikita B. Tiba-tiba saja pak Sigit datang menghampiri dion karena pak Sigit baru datang juga dilobi itu.
"Selamat datang tuan dion,anda sudah datang secepat ini tuan?" ucap Sigit yang akan menemani dion selam dia dikota itu.
Sigit adalah orang dipercayakan oleh dion untuk perusahaan sahabat nya itu.
"Ya git,aku harus cepat datang kerena waktuku tidak bayak beberapa hari lagi aku harus kembali ke perusahaan pusat, "jawab dion pendek.
__ADS_1
"hari ini kita ada pertemuan dengan pimpinan baru perusahaan tuan raheell tuan."jelas Sigit pada dion.
"Bukankah kita besok akan bertemu dengan mereka,kok bisa dipercepat pertemuan nya," ucap doon mintak penjelasan Sigit.
"Kerena mereka memintak dipercepat waktu nya karena nona dita bisa hari besok tuan, nona dita ada pergi keluar kota untuk melihat pekerjaan nya ada diluar kota."
"Baiklah aku akan mengikuti pertemuan ini natik,"ucap dion santai.
Dion masuk kedalam ruangan nya dengan Sigit yang berada dibelakang nya.
" Git kamu bisa kirim data-data penting perusahaan keimelku sekarang,dan bawak berkas yang aku butuhkan itu,aku mau melihat nya."jelas dion.
"Baik lah tuan,aku pamit dulu tuan keruangan saya."
"Baiklah kamu bole pergi."
Dion tingal sendirian diruangan nya saat ini, dion mulai memeriksa imel yang baru masuk ke tiptop nya itu, dion mulai pokus dengan kerjaan nya hari ini sampai waktu untuk pertemuan itu tiba.
"tok"
"tok"
Pintu ruangan dion diketuk dari luar, dion menyuruh Sigit masuk.
"Masuk"ucap dion melihat kearah pintu.
" Mmm,suruh dia masuk git,suruh dion.
" Baiklah tuan,saya akan menagih nona dita lebih dahulu.
Dion berdiri untuk menyambut dita datang di perusahan saat ini pas dia yang lagi ada dikantor ini.
Dita masuk dengan Mia asisten nya,mereka berdua berjalan masuk kedalam dengan angin dan cantik, dion melihat dita hanya bisa menahan gejolak didada nya saat ini.
"Semalam sore tuan dion, ucap dita pada dion dengan senyuman.
"Selamat datang nona dita hari ini diperusahaan pratama grup,
"Silakan duduk,"ucap dion masih saja memperlihatkan sikap cuek nya pada dita tampa ada masalah diantar mereka saat ini.
Dita duduk disofa yang ada di di ruangan itu dengan hati sedikit agak cemas,dan rasa tidak nyaman saat ini bertemu kembali dengan dion.
"Baik tuan dion kita bisa mulai saja tentang pembicaraan kerja kita yang sudah disepakati bulan lalu oleh perusahaan anda.jelas dita.
"Kita langsung saja ke pokok masalah nya,disini mungkin Sigit yang lebih tahu mengenai kerja sama dengan perusahan ini den perusahaan anda.
__ADS_1
Sigit kamu bisa jelas dengan detil dengan nona dita sekarang,"pertahanan dion pada Sigit pada Sigit.
"Baiklah tuan saya akan menjelaskan lebih detail lagi kepada nona dita."
Sigit menjelaskan apa-apa saja yang harus dijelaskan dalam kerja sama, givan hanya mendengarkan Sigit dalam menerangikan itu panjang lebar,sehinga membuat dion hanya terpaku matanya satu titik saja saat ini,dion memandang dita dengan tatapan nya tajamnya.
Dita hanya bisa membalas tatapan itu dengan sikap diam dan santai nya,saran tidak nyaman sudah ada dari pertama dita masuk kedalam ruangan itu.
Tak lama Sigit selesai membicarakan akan kerja sama itu,Sigit melihat dion hanya menatap dita tampa berkelip sedikit pun.
"Tuan kita sudah selesai menerangkan pada nona dita sebaiknya kita langsung untuk penandatangan berkas nya tuan."jelas Sigit pada dion.
" Mmmm baik lah"ucap dion.
"Silakan nona dita anda bisa tanda tangan diaini, ucap Sigit pada dita.
Anda juga tuan tanda tangan disini,ucap sigit pada dion setelah dita menadahkan tangan berkas perjanjian itu.
" Baiklah tuan dion kami harus undur diri karena masih mabayak harus saya kerjaakan setelah ini."ujar dita santai.
"Baiklah,terimakasih atas waktu anda sudah meluangkan datang kesini".balas dion lagi.
"Baiklah kami pamit tuan, " pamit dita.
"Kalian berdua keluarlah, saya ada sedikit yang aku bicarakan dengan nona dita.
Mia dan Sigit mengikuti kata permintaan dion saat ini, mereka keluar meningalkan dion dan dita didalam ruangan itu.
"Ada apa mas kamu menahanku disini,ucap dita agak penasaran.
"Bagai mana ta keputusan kamu tentang hubungan kita ini?tanya dion.
"Maafkan aku mas, aku belum bisa jawab sekarang mas,tunggu lah mas, aku belum bisa berpikir dengan baik."
"ini sudah satu bulan ta aku kamu gak bisa nunggu lebih lama lagi."
"jangan memaksaku mas."balas dita dengan air mata nya.
Givan melihat dita menagis langsung memeluk dita dalam dekapan nya dan menghapus air mata itu dengan jarinya dipipi dita.
"Maafkan aku membuatmu menangis,"ucap dion mencium kening dita,tampa sadar dita merasa nyaman dengan perlakuan lembut dion.
Mereka berdua hanyut dalam pelukan itu,dita juga membalas pelukan itu, kerena dita sagat merindukan pelukan itu,sehinga mereka tak sadar dengan apa yang telah terjadi.
Dion mengkat dagu dita dan dion mencumbu bibir manis itu,dita juga tidak masalah dengan apa yang dilakukan dion pada nya.
__ADS_1
Dion dan dita menikmati ciuman itu sampai dita lupa akan kembali ke perusahan nya lagi,akhirnya dion melepaskan dekapan nya pada dita, dion membiarkan dita pergi tampa satu kata dari mulut mereka.
BERSAMBUNG.......