CINTA SEBELUM PERJODOHAN.

CINTA SEBELUM PERJODOHAN.
Kebersamaan Dengan Teman.


__ADS_3

"Mudah-mudahan mereka selalu bahagia mas."


"Aku juga berharap seperti itu."ucap Givan Sama-sama memperhatikan Dita dan Dion sat ini.


" Hai van lo lagi ngapain lihat gue kayak gitu apa ada yang aneh pada gue??"ucap Dion penasaran.


"Gak ada apa-apa Dion,perasaan kamu saja kali aku memperhatikan kamu." elak Givan pada sahabatnya itu.


"Terus ngapain lo senyum-senyum sama istrinya lo itu,kalau gak ada apa-apa."


"Nay Ayok kita Tingal mereka,kita sudah siap makan lebih baik kita tingal mereka kerena gue malas lihat mereka berdua kalau sudah adu mulut.",ucap Dita pada Naysha saat ini.


"Ayok" jawab Naysha singkat.


"Kita duduk di taman saja yok nay,aku lagi malas dekat mas Dion,Aku masih sedikit kesal padanya."


"Emangnya kenapa lagi sih ta bukankah dia sudah mintak maaf tadi pada kamu,jangan gitu dong ta ini bukan salah mas Dion."ucap Naysha pada Dita saat ini.


"Aku masih mengingatnya Nay yang semalam itu enak kali dia pelukan sama tu cewek,apa tampa aku disisinya selama ini dia sering kayak gitu ya??"


"Mana mungkin dia kayak gitu ta,mas Dion itu bukan tipe orang peyuka wanita,mas Givan sering bercerita padaku tentang dia,mas Dion itu paling susah dekat sama wanita."


"Aku melihatnya kayak gitu merasa kurang percaya pada dia Nay."


"Kamu gak bole prasangka seperti itu."


"Entahlah aku kesal aja bawaanya sama dia kalau ingat semalam itu."


"Ya jangan diingat lagi ta."


"eeeh Ya aku lupa tentang Zi,pasti dia nyari aku kemaren sepulang dia dari panti.


"Memangnya kamu ada janjian sama dia ta?? "Janjian sih gak,cuma Zi sangat merindukan aku,kami sudah janji akan megobrol."


"Palingan nantik dia akan ngamuk pas kami sampai rumah."


"Nantik jika aku kesana lagi aku akan meluangkan waktu bersama Zi."


"Terimakasih ya ta kamu juga meyayangi Zi seperti ku meyayanginya."


"Aku sudah mangagapnya adikku Nay."


"Aku tidak menyangka Zi cepat ini akan besar sebentar lagi dia akan dewasa ta,enta seperti apa dia jika dewasa nantik."


"Pasti sangat tampanlah sekarang saja dia sangat tampan,orang tidak akan pernah menyangka Zi adik angkat mas Givan.tutur Dita pada sahabatnya itu.

__ADS_1


"Pasti banyak nantik wanita yang mengejar dia Ta aku sudah membayangkan itu pasti seru lihat dia nantik dewasa."


Pas mereka lagi asik bercerita Givan dan Dion datang bergabung bersama mereka berdua.


"Mas mana alfa?tanya Naysha pada suaminya.


"Dia pergi sama Mia entah kemana,palingan pergi belanja atau jalan-jalan."


"Oooo ya sudah."


"Kamu lagi omongin apa sih kihatan seru kali pembicaraan kalian berdua."


"Kepo kamu mas,ingin tahu aja apa yang yang di bicara kaum wanita."


"Kepo sama istri sendiri ya gak apa-apa,lagian gak ada yang mara kok." ujar Givan santai.


" Benaran Kamu ingin tahu??


"Ya kalau dikasih tahu aku akan dengar. "


"Dasar kamu ini mas,aku hanya membicarakan pria tampan dirumahku saat ini."


"Siapa",dirumah itu aku rasa semuanya pada tampan,hanya satu yang cantik."


"Ya" Zi aku yang sangat tampan itu mas terus siapa lagi.


"Ahh lo kata siapa lo itu gagah,loh hanya gagah dimatanya Naysha aja. "sambung Dion pada sahabatnya itu.


"Diam kamu,gak usah ikit-ikut sama kita."


"Siapa yang mau ikut-ikutan sama lo,lebih baik gue peluk istri gue pada gangu lo."


"Nay kalau kamu capek hari ini kamu bisa istirahat dikamar tamu." Dita berkata pada sahabatnya itu.


"Ya ta"aku sangat capek hari aku mau istirahat dulu,nantik sore kita cari pakaian untuk alfa sama Mas Givan,kamu bisakan temani aku sebentar?"


"Baiklah kita istirahat dulu nantik kita sama-sama cari,aku juga cari keperluan dia juga."sambung Dita melihat suaminya itu.


"Aku antar kamu kekamar tamu yok nay."


"Ayok" mas apa kamu masih mau tigal disini?"


"Kamu duluan saja nantik aku akan nyusul kesana."ucap Givan pada istri nya itu.


"Baiklah aku ke dalam duluan ya."

__ADS_1


"Ya" senyuman Givan saat ini sangat bahagia kerena istrinya itu tidak marah lagi padanya saat ini.


Kedua wanita cantik itu masuk kedalam meningalkan mereka berdua di taman belakang rumah Dita saat ini.


"Dion apa kamu akan betah tingal dikota ini nantik? "


"Itu semua tergantung Van,gue harus bisa menyesuaikan diri disini karena gue gak mungkin meningalkan Dita sendirian disini."


"jika kamu selesai dengan proyek yang sedang kamu kerjakan sekarang dengan cepat,kamu sudah bisa langsung pinda ke perusahaan disini,tapi satu syarat kemarin itu jangan kamu lupakan,kerena aku tidak melepaskan kamu begitu saja.


Kamu harus pokus ke perusahaan pusat Dion,walau sini perusahaan juga besar yang akan kamu pegang,makanya saya tidak mau menarik Sigit kepusat kerena dia harus membatu kamu disini."


"Tidak masalah dengan itu semua van gue akan mengikuti apa mau lo.


"Saya rasa tidak terlalu susah jika tidak ada kamu karna Alex sudah bisa dipercaya saat ini."


"Muda-mudahan Alex bisa kita handalkan kedepannya Van."


"Karna itu saya menariknya ke perusahaan dari pada dia ditoko."


"Gue bisa melihat kemampuannya Alex saat ini,bidang ini dia sudah bisa kita percayakan saat ini."


"itu yang aku tungguin dari Alex saat ini."


"Yah sudah kita istirahat dulu Van gue juga capek hari ini,mari kita kekamar menyusul wanita cantik kita itu."


"Sudah ayok aku sudah lama tidak merasakan ciuman bibir istriku itu."


"Dasar lo van,sana lo susul istri cantik lo itu." kesal Dion pada Givan."


"Ya sudah aku mau nyusul Naysha kekamar dulu ya."


"Ok"aku juga mau kekamar,hari ini membuat gue sungguh melelahkan van."ucap Dion sambil masuk kedalam bersama sahabatnya itu.


"Ya sudah aku kekamar dulu ya,selamat istirahat ya."


"Semoga saja apa yang lo impikan saat ini bisa tercapai,berjuanglah boy."


Mereka berdua berpisah diruang tenggah untuk masuk kekamar masing-masing untuk menyusul istrinya mereka.


Dion masuk kekamar Dita saat ini ingin menemui istrinya itu sudah satu minggu ini mereka tidak bertemu.


Disaat bertemu mala ada saja masalah yang tidak diduga oleh Dita semalam sehingga membuat Dita kembali kota B.


Sampai di kamar Dion melihat istrinya saat ini lagi tidur,Dion tidak menganggu istrinya itu kerena Dion saat ini mau membersihkan badannya kedalam kamar mandi.

__ADS_1


Setelah siap dengan itu semua Dion memakai pakaian santainya saat ini,setelah itu Dion langsung merebahkan dirinya disamping Dita dan memeluk istrinya itu sambil memejamkan matanya.


BERSAMBUNG........


__ADS_2