
Terjadi keributan antara para siswa, masalahnya adalah Veri Alpandito seorang CEO dari LIP Group sedang berkunjung ke sekolah meraka, entah apa yang akan terjadi.
Veri nampak marah-marah di depan para guru, "apa yang kalian lakukan ahhh!!?" ucapnya.
"Maaf tuan Veri, sudah menjadi peraturan sekolah menghukum siswa yang berbuat salah" ucap Buk Fani yang membuat Veri semakin kesal, karena hukuman itu kini putrinya koma.
"Putriku tak bersalah,, tapi kalian malah menghukumnya" ucap Veri.
"Tuan..." ucap buk Fani terpotong oleh kepala sekolah.
“Maaf tuan ini murni kesalahan kami" ucap kepala sekolah meminta maaf.
"Maaf? apa maaf kalian berguna saat ini, saya ingin anak yang menyakiti putri saya itu dihukum" ucapnya langsung berlalu.
Nampak semua siswa sedang melihat di depan office, dia melihat semua guru sedang dimarahi oleh Veri.
"Jadi itu papanya si upik abu" ucap Melisa
"Papanya tampan sekalia, tapi kenapa anaknya jelek begitu ya? " ucap yang lain menimpali.
Veri pun keluar dari office, dia melihat tajam semua para siswa yang membuat mereka tertunduk takut.
Dan tak jauh nampak Aciel dan temennya sedang menyaksikan kejadian itu.
__ADS_1
“Wahh jadi tunangan lo ngadu ceritanya sama bokapnya hahaha" ucap Mark.
"Keturunan anak manja ya begitu" timpal Leon.
Aciel hanya diam tak menanggapi, dia berpikir apa yang membuat papa Lavanya semarah itu, apa karena hanya diskors saja kan tidak mungkin, tapi apa pedulinya toh juga bagus setidaknya dalam tiga hari ini dia tidak akan diganggu oleh Lavanya lagi.
......................
-DI KANTIN-
"Gue heran selain pembuat masalah tunangan lo itu tukang ngadu ya" ucap Mark.
"Pantesan lo gak suka sama tu cewek, kalo gue sihh udah ogah banget" lanjutnya.
"Okay okay,, gimana persiapan mendaki kita? weekend ini kan kita bakal mendaki tuh sama anak-anak OSIS" ucap Mark.
Iya weekend ini Aciel dan semua teman OSIS akan melakukan pendakian, ya itung-itung buat perayaan karena telah menyelesaikan MOS dengan berjalan lancar.
"Kita pergi sama anak OSIS aja?, gak ngajak peserta MOS?" tanya Leon.
"Ajak aja yang mau ikut kalo yang gak ikut gak usah dipaksa" ucap Aciel.
"Hai Aciel" sapa si primadona sekolah yang tak lain adalah Angel.
__ADS_1
Siapa yang tidak tau bahwa Angel sangat menyukai Aciel semenjak mereka masih kelas 7. Angel yang merupakan primadona di sekolah dan Aciel yang merupakan ketua OSIS yang tampan sekaligus sangat jenius, bukankah akan sangat cocok menjadi pasangan.
"Kita boleh gabung gak? " tanya Angel.
"Terserah" ucap Aciel dingin.
Angel dan temannya Nandira akhirnya ikut bergabung dengan Aciel and the gank. Angel yang berusaha mendekati Aciel dan Nandira yang berusaha mendekati Leon.
"Wahh gue jadi nyamuk nih" ucap Mark menyindir.
"Makanya Mark cari juga dong" ucap Angel manja, membuat Aciel ingin muntah. Sementara Mark dia berubah menjadi dingin.
"Leon mau makan apa? biar Nandira yang pesenin" ucap Nandira namun tak mendapat jawaban dari sang empu.
"Kalian gak usak sok deket dengan kami!! " ucap Leon akhirnya.
"Kok Leon ngomong gitu sih" ucap Angel terlihat sedih tapi cuma pura-pura.
"Ya karena kami gak mau deket sama cabe-cabean, ups keceplosan" ucap Mark tanpa disaring.
Angel yang mendengar itu geram namun tak bisa berbuat apa karena dia harus menjaga imagenya di depan Aciel.
NEXT
__ADS_1