Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh

Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh
Bab 23. Kecelakaan Pesawat


__ADS_3

Lavanya pun ikut pulang bersama Aciel dan mamanya. Lavanya tidak langsung pulang ke rumah karena mama Tiara memintanya untuk berkunjung dulu ke rumah.


"Mah Aciel mau kemar dulu" ucap Aciel yang langsung menuju ke kamarnya.


"Yaudah sana istirahat dulu" ucap mama.


Lavanya dan mamanya kini sedang membuat sesuatu, yaa mereka sedang membuat kue. Kue pengganti yang jatuh tadi karena ulah ulet keket. Tapi sebelum itu Lavanya dan mama sudah berganti baju, Lavanya meminjam baju mama Tiara.


"Akhirnya jadi juga" ucap Mama Tiara.


"Iya mah, makasi yaaa mah" ucap Lavanya sambil memeluk mama Tiara.


"Iya sayang" ucap mama Tiara.


Sedangkan Aciel dia sedang terlelap dalam mimpinya, hari ini dia meresa sangat lelah entah apa yang membuatnya sampai selelah itu.


Akhirnya hari berganti malam, Lavanya masih berada di rumah Aciel, mama Tiara sudah meminta izin meminjam Lavanya sebentar pada orang tuanya.


"Malam mah" ucap Aciel yang turun dari tangga.


"Malam sayang" balas mama.


"Malam El" ucap Lavanya yang ikut membantu Tiara menyiapakan makanan di meja makan.


"Dia masih disini" guman Aciel yang melihat keberadaan Lavanya.


Aciel pun duduk di meja makan, "mah... papa belom pulang? " tanya Aciel.

__ADS_1


"Belum sayang" ucap mama yang masih sibuk menata makanan.


"Bentar kalian tunggu disini" ucap mama, Tiara pun balik ke dapur mengambil kue yang dibuatnya tadi bersama Lavanya di dalam kulkas.


"El... " panggil Lavanya.


"Hemm" jawaban dari Aciel.


Lavanya terdiam kembali karena dia tidak tau harus bicara apa.


"Taraaaa... " ucap Mama Tiara datang dengan kue di tangannya.


Aciel dan Lavanya pun bersamaan menatap mama Tiara. "Ini kue yang mama buat dan Lavanya" ucap Tiara pada Aciel.


"Makasi mahh" ucap Aciel tersenyum tulus pada mamanya.


DRETTT DRETT


Suara telepon rumah berbunyi, "bentar ya sayang mama angkat telepon dulu" ucap Mama Tiara yang dibalas anggukan oleh Lavanya dan Aciel.


"Halo dengan siapa ini? " Tanya Tiara.


BRAKK


Telepon itu lepas dari genggaman Tiara, air matanya jatuh seketika, Aciel yang melihat itu segera menghampiri mamanya begitupun juga dengan Lavanya.


"Ada apa mah?" tanya Aciel.

__ADS_1


"Iya mah ada apa? " tanya Lavanya juga.


"Papa kamu papa kamu sayang.... " ucap Tiara yang kini tangisannya mulai pecah.


"Papa kenapa mah? " tanya Aciel panik.


"Pesawat yang papa kamu tumpangi kecelakaan, dan sekarang papa kamu masih belum ditemukan... hiks" ucap Tiara.


DUARRR


Aciel yang mendengar itu shock, "gak mungkin mah!! " ucap Aciel tak percaya.


"Iya.. sayang hiks" ucap Tiara yang kini badannya mulai luruh ke lantai, melihat itu Lavanya segera memeluk Tiara.


"Hiks hiks mas Aldo" tangis Tiara dalam pelukan Lavanya, sementara Aciel dia segera pergi dengan motor sportnya mencari tau sebenarnya.


"Mama yang sabar... " ucap Lavanya lirih, dia benar-benar tak tau harus berbuat apa untuk menghibur Tiara.


Sedangkan Aciel di segera menuju ke lokasi kecelakaan, saat sampai sana sudah ada banyak orang disana.


Aciel mendekati salah satu petugas, "apakah benar pak pesawat xxx mengalami kecelakaan? " tanya Aciel.


"Benar dik,, apa keluarga kamu ada di dalam pesawat? kami masih melakukan pencarian karena terdapat beberapa jenazah yang belum ditemukan" ucap petugas.


Mendengar itu air mata Aciel pun keluar tanpa permisi, "gak mungkin" gumannya terus.


NEXT

__ADS_1


__ADS_2