Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh

Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh
Bab 33. Berkunjung


__ADS_3

Setalah seminggu Lavanya sadar kini dia sudah diizinkan pulang namun atas desakan dari Lavanya sendiri dengan petuah-petuah yang diberikan Risma padanya.


"Mah beberapa hari Lavanya gak sadarkan diri, terus El tau gak mah? " ucap Lavanya yang duduk di bangku penumpang bersama mamanya dan papanya menyetir mobil.


Nesha agak ragu menjawab pertanyaan Lavanya, "kamu gak sadar selama 6 bulan sayang dan El dia tidak tau, kami sepakat tak memberi tau dia karena dia ada ujian akhir" ucap Nesha menjelaskan.


"ohhh, baguslaha kalo gak tau, Yaya gak mau sampai El khawatir sama Yaya" Ucap Lavanya.


Mereka pun sampai di rumah dengan selamat, "selamat datang non" ucap pak Anton dan bik Lena menyambut Lavanya.


"Hai bik Lena pak Anton" sapa Lavanya balik.


Mereka pun merayakan atas kepulangan Lavanya ke rumah, mereka berdoa Lavanya cepat sembuh. Namun Dokter Risma mengatakan jika ini sampai terjadi lagi kemungkinan besar Lavanya tidak akan bisa bertahan lagi, itu membuat Nesha dan Veri sangat sedih.


"Ya udah Yaya istirahat dulu yaa, nanti mama panggil kalo udah jam makan malam" ucap Nesha.


"Yaya mau bantu mama sama bik Lena masak aja" ucap Lavanya.


"Big no sayang, Yaya gak denger kata mama Risma. Yaya harus banya istirahat dan gak boleh kecapean" ucap Nesha tegas.

__ADS_1


"Ya udah deh,, Yaya ke kamar dulu ya mah" ucap Lavanya.


Lavanya membaringkan tubuhnya, namun sebelum itu dia telah mengambil handphone mencari kontak seseorang yang tak lain adalah Aciel.


Dia tidak menelpon Aciel karena dia tau Aciel sedang dalam ujian minggu ini jadi dia hanya mengirim pesan saja, "semangat El ujiannya, semoga berhasil. Hehehe El kan gak pernah gagal karena El jenius sekali lagi SEMANGAT! " Guman Lavanya sambil mengetik yang dia ucapkan.


"Send" pesan pun terkirim, Lavanya terus menatap handphone.


"El membaca pesannya yeeee" ucapnya gembira walaupun tak mendapat balasan dia masih terlihat sangat bahagia setidaknya Aciel tau Lavanya memberikan semangat padanya.


"El Yaya kangen" gumannya lirih.


Lavanya dalam satu minggu ini pun tak pernah mengganggu Aciel dia hanya mengirimi Aciel pesan saja melalui handphone hingga dimana hari ini merupakan hari terakhir Aciel ujian.


"Sabar Sayang nanti juga kita sampai di rumah calon suami kamu" ucap Veri.


"Yaya udah lama gak ketemu El pah" ucap Lavanya cemberut.


"Ya udahh ayo kita berangkat" ucap Nesha.

__ADS_1


Mereka pun pergi ke rumah Aciel menggunakan mobil mereka, tidak membutuhkan waktu lama mereka telah sampai di rumah Aciel.


"Hai sayang" ucap Tiara yang melihat Lavanya dan kedua orang tuanya.


"Mama" ucap Lavanya berlari kecil dan memeluk Tiara manja.


"Wahh anak mama udah dateng" ucap Tiara.


"Sayang jangan terlalu erat memeluk mama Tiara nanti mamanya sesak nafas" ucap Nesha.


"Gak papa kok Nes" ucap Tiara.


"Ayo silahkan duduk dulu" ucap Tiara mempersilahkan mereka duduk di sofa ruang tamu.


"Aciel belum pulang? " tanya Veri.


"Sebentar lagi sepertinya dia pulang" ucap Tiara.


Dan benar saja Aciel pun menampakkan hidungnya bersama kedua sahabatnya itu dan hal yang paling tak terduga adalah Evelyn juga ikut datang.

__ADS_1


"El.... " teriak Lavanya mengabaikan semua orang dan belari kecil menghampiri Aciel.


NEXT


__ADS_2