Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh

Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh
Bab 63. Melamar


__ADS_3

Setelah kesembuhan Lavanya saat itu, dia segera melanjutkan studinya, dan untuk hal belajar Aciel yang selalu mebantu, sehingga sekarang dia bisa lulus menjadi lulusan terbaik. Dan untuk Evelyn, Aciel telah memberi pelajaran pada gadis itu dan sekarang dia bukanlah penghalang terhadap cintanya pada Lavanya.


“Selamat ya sayang” ucap Aciel datang ke acara kelulusan Lavanya berserta Leon dan Mark.


Mama Tiara tidak bisa datang karena dia ada kerja di luar kota, padahal dia sangat ingin menghadiri acara kelulusan tuan putrinya itu.


“Makasi El” ucap Lavanya.


Acara kelulusan Lavanya berjalan dengan lancar, Lavanya juga diundang untuk berpidato di atas panggung, menceritakan bagaimana dia bisa lulus dengan nilai yang tinggi. Lavanya pun berpidato, disetiap pidatonya selalu terselip nama Aciel di dalamnya.


Aciel pun selalu menatap gadisnya itu dengan senyumannya yang tak pernah memudar, “untuk tuan Aciel kami undang untuk naik ke atas panggung” ucap Pembawa acara.


Aciel pun bangkit, “semangat bro!” Ucap Mark dan Leon.


Aciel tepat berdiri di samping Lavanya, dia mengambil mic dan berbicara panjang lebar dan Lavanya selalu terselip dalam pidatonya.


“Dan oleh karena itu, Lavanya Indira Permata maukah kamu menikah denganku?” Ucap Aciel tiba- tiba yang membuat Lavanya terkejut dan para penonton pun menyuarakan atas keberanian Aciel melamar Lavanya di hari kelulusannya. Aciel berlutut di depan Lavanya, dia juga mengeluarkan sebuah cicin berlian yang sangat cantik.

__ADS_1


“Terima! Terima!” Ucap para penonton.


“Aku berjanji akan menjadi suami sekaligus ayah yang baik bagi anak- anak kita nanti” ucap Aciel yang membuat Lavanya menitikkan air mata haru.


“Apakah kamu mau sayang?” Tanya Aciel lagi.


“Aku mau, aku sangat mau” ucap Lavanya dan langsung memeluk Aciel.


Mereka saling berpelukan, setelah itu Aciel memasangkan cicin di jari manis Lavanya, semua penonton pun bersorak gembira.


“Kamu milikku sayang” bisak Aciel yang kembali memeluk Lavanya.


Dia merasa sangat hancur, tidak bisa dia pungkiri dia sangat ingin memiliki Lavanya namun saat melihat Lavanya yang begitu bahagia dengan Aciel membuat dia tidak ingin merampas kebahagian itu.


#FLASHBACK ON#


“Yaya aku ingin mengatakan sesuatu” ucap Farel pada Lavanya, karena menurutnya ini adalah waktu yang tepat.

__ADS_1


“Kak Farel mau bilang apa sama Yaya?” Tanya gadis itu.


Farel nampak ragu- ragu namun dia tidak ingin menyesal suatu saat jika dia tidak mengatakannya sekarang.


“Aku menyukaimu Lavanya Indira Permata! Aku menyukaimu sejak pertama kita bertemu” ucap Farel dalam sekali tarikan nafas.


Lavanya sangat terkejut atas pengakuan cinta Farel untuknya, dia merasa sangat beruntung bisa dicintai oleh lelaki sebaik Farel namun apa boleh buat hatinya sudah tertulis nama Aciel.


“Maaf kak... aku” ucap Lavanya terpotong.


“Tidak usah dijawab!, setidaknya biarkan aku berjuang sebelum kamu mengatakan tidak” ucap Farel.


Lavanya merasa bingung, dia tidak ingin memberikan harapan palsu untuk Farel, “kak... kak Farel baik, tampan pasti kak Farel bisa dapetin wanita yang lebih baik dan lebih cantik dari Yaya” ucap Lavanya.


“Yaya gak mau kak Farel sakit hati jadi Yaya gak mau memberikan harapan palsu buat kak Farel karena Yaya cuma mencintai Aciel kak” ucap Lavanya pelan.


Farel hanya bisa tersenyum kecut, dia sudah tau jawabannya akan seperti itu.

__ADS_1


#FLASHBACK OFF#


NEXT


__ADS_2