
"El tungguin Yaya" ucap Lavanya sambil berlari mengejar langkah Aciel yang lebar.
Aciel pun berhenti secara mendadak mebuat hidung Lavanya terbentur ke punggung Aciel.
Aciel berbalik menghadap Lavanya, dia menatap tajam gadis itu. "Gue gak pengen denger lagi lo nyebut-nyebut kalo lo tunangan gue, dan mulai hari ini lo bukan tunangan gue lagi, apa lo paham? " ucap Aciel.
"El gak boleh gitu dong, kita kan udah dijodohin dari kecil" ucap Lavanya.
"Perjodohan itu gak ada hubungannya dengan gue! dan udah berapa kali gue bilang gue gak suka sama lo dan gak akan pernah!!!" ucap Aciel.
"Tapi Yaya suka sama El dari kecil, Yaya sayang banget sama El, Yaya cinta sama El" ucap Lavanya.
Aciel yang mendengar itu hanya membuang muka, "kalo lo suka dan cinta sama gue, tolong jauhin gue" ucap Aciel.
"Yaya gak bisa lakuin itu, Yaya gak bisa jauh dari El, El adalah semangat hidup Yaya karena El Yaya masih bisa bertahan untuk hidup" ucap Lavanya yang membuat kening Aciel berkerut.
"Gue bukan tuhan lo, dan asal lo tau semejak lo masuk ke kehidupan gue semuanya jadi sial!!!" ucap Aciel.
"Pokoknya Yaya gak akan nyerah, El adalah harapan Yaya" ucap Lavanya.
"Terserah lo!!!, gue gak peduli, tapi jangan pernah berharap gue bakal suka sama lo" ucap Aciel langsung berlalu. Sementara Lavanya dia menahan air matanya agar tak keluar, dadanya mulai sesak dan kepalanya mulai sakit.
El...
__ADS_1
*Sakit* banget, Yaya sakit El...
Yaya gak tau *harus*** apa biar buat El suka sama Yaya**...
*Hari semakin* *hari Yaya cuma* bisa liat El semakin membenci Yaya...
El Yaya ada salah apa? *Kalo*** Yaya punya *salah** sama* El **Yaya minta maaf....
Evelyn ternyata melihat saat Aciel memarahi Lavanya, dia pun menghampiri Lavanya.
"Sabar ya... " ucapnya menepuk pundak Lavanya. Lavanya sontak melihat orang yang menyentuhnya.
"Kamu seneng kan El marah sama Yaya! ini semua salah kamu, Yaya gak suka sama Evelyn" ucap Lavanya langsung mendorong Evelyn.
"Weh apa-apaan lo, jangan kasar dong jadi cewek" ucap Mark yang datang menghampiri mereka.
"Gue tau kenapa Aciel gak suka sama lo, karena lo itu cuma cewek manja, kasar, dan bodoh" ucap Leon tajam.
Mark pun membantu Evelyn berdiri, "lo gak papa? " tanya Mark.
"Aku gak papa kok" jawab Evelyn.
Ucapan Leon membuat Yaya down, namun jika itu memang benar dia akan berubah menjadi cewek yang Aciel suka.
__ADS_1
"Kok Leon sama Mark belaan dia sih? kan dia mau rebut El dari Yaya" ucap Lavanya.
"Aciel itu bukan barang yang bisa lo klaim, dia punya perasaan, ngerti lo" ucap Leon mulai kesal.
"Tapi.... " ucap Lavanya.
"Intinya kalo lo suka sama Aciel lo gak boleh maksa dia, lo mau dia bahagiakan? " ucap Mark kini.
"Kalian jangan menyudutkan dia seperti itu" bela Evelyn.
"Yaya gak perlu kasihan dari Evelyn" ucap Lavanya tajam ke arah Evelyn.
"Lo gak usah belain dia, dia itu emang gak patut dibela" ucap Mark.
"Ayo kita pergi" ajak Leon, mereka bertiga pun pergi meninggalkan Lavanya sendirian.
NEXT
......................
HAPPY JEON JUNGKOOK DAY ARMY ❤❤❤
WISH YOU ALL THE BEST KOOKIE,, WE LOVE YOU MUCH.
__ADS_1