Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh

Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh
Bab 53. Aciel Marah Besar


__ADS_3

"LAVANYA!!!! " Teriak Aciel menggelegar di setiap ruangan itu.


Lavanya yang berdiri di tangga tergelak, dia menatap mata Aciel yang sedang marah, dia takut tapi apa yang salah. Evelyn dia jatuh sendiri dari tangga bahkan tadi Evelyn berusaha mau mendorongnya tapi sialnya Lavanya malah menghindar dan Evelyn lah yang terjatuh. Namun semua menatap horor pada Lavanya seakan dia yang sengaja mendorong Evelyn.


"Ciel sakit banget Ciel hiks hiks, aku gak tau kenapa Lavanya bisa marah sama aku, padahal aku cuma mau bicara baik-baik sama dia" ucap Evelyn di buat sesedih mungkin, Aciel hanya menatap datar.


"Mark lo bantuin Evelyn, bawa dia ke rumah sakit" ucap Aciel.


Evelyn yang mendengar itu merasa kesal, dia kira Aciel akan datang dan menggendongnya namun harapannya pupus, namun dia tak tinggal diam, dia berekting pingsan.


Aciel malah menghampiri Lavanya, dia menarik tangan gadis itu menjauh dari sana, "kenapa semakin hari lo semakin kekanankan hahh? " bentak Aciel.


Lavanya tubuhnya bergetar, "jadi El juga percaya sama Evelyn kalo Yaya yang dorong dia? " ucap Lavanya.


"Ikut aku Yaya!" ucap Aciel menggandeng tangan Lavanya menjauhi keramaian.


"El Yaya gak lakuin itu, percaya sama Yaya" ucap Lavanya yang tertarik okeh Aciel.

__ADS_1


"El... " ucap Lavanya lirih namun Aciel hanya membuang muka.


"Kamu tau tatapan semua orang sama kamu tadi?lebih baik sekarang kamu pulang!” ucap Aciel langsung berlalu.


Aciel berkata seperti itu dia ingin Lavanya mengintropeksi diri dan menjadi lebih dewasa lagi namun Lavanya tidak mengerti maksud dari Aciel yang dia pikirkan sekarang adalah Aciel membencinya bahkan tidak mau bertemu dengannya lagi, hati gadis itu hancur.


"El.... " panggil Lavanya namun Aciel tetap pergi.


Lavanya luruh ke lantai, dia memegangi dadanya yang terasa sakit, yaa dia sedang patah hati.


"Nona mari saya antar" ucap seoarang pria dengan pakain bodygurt datang, iya dia adalah suruhan Aciel yang ditugaskan untuk mengatar Lavanya pulang.


"Nonaa" teriak sang bodygurt namun tak dihiraukan Lavanya dia tetap mengejar Aciel.


Saat sampai di depan hotel Lavanya melihat mobil Aciel telah berlalu meninggalkan dirinya, dia berlari dengan kakinya sampai high heels yang dia pakai patah, dia segara membuka high heels dan membuangnya asal, dia terus berlari mengejar mobil Aciel.


"El.... " teriak Lavanya.

__ADS_1


Lavanya terus belari sampai dia pun tak tau dimana dia berada sekarang, para bodigat Aciel pun kehilangan jejak Lavanya.


Sementara Aciel yang sudah berada di rumah sakit, "apa dia baik-baik saja? " tanya Aciel pada Mark dan Leon.


"Kata dokter dia gak papa cuma luka goresan doang di jidatnya" ucap Leon.


"Dimana Lavanya? " tanya Leon.


"Lo gak marahin dia kan? soalnya kita belom tau kejadiannya" ucap Leon pada Aciel.


Aciel hanya diam, pikirannya kalang kabut tadi dia sangat marah bukan karena Lavanya mendorong Evelyn melainkan tatapan orang-orang yang berada di acara itu seakan memandang rendah Lavanya dan itu membuat Aciel kesal.


"Ciel lo gak ngelakuin kesalahan kan?" tanya Leon lagi.


Aciel, Mark dan Leon balik ke Hotel XXX Lagi mereka menuju ke ruang keamana hotel, mereka melihat rekaman cctv dan sangat terlihat disana Lavanya tidak melakukan apapun pada Evelyn malah sebaliknya Evelyn yang ingin mendorong Lavanya namun dia yang kena getahnya. Aciel mengepalkan tanganya saat mengetahui semuanya.


"Bren***k" umpat Aciel

__ADS_1


NEXT


__ADS_2