Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh

Cinta Tulus Sang Gadis Bodoh
Bab 7. Makanan Sampah


__ADS_3

Makan malam pun berlangsung namun Aciel bilang dia tidak ikut karena dia harus menyelesaikan tugas sekolahnya dulu.


"Aciel dimana mah? " tanya papa Aldo.


"Katanya gak ikut makan malam pah, ada tugas penting katanya" ucap mama Tiara.


Lavanya nampak lesu, dia secara khusus menyiapkan soup ayam untuk Aciel tadi.


"Gak papa sayang, nanti kamu anterin makanan ke kamar Aciel" ucap mama Tiara mengerti arti raut wajah Lavanya.


Lavanya pun masuk ke kamar Aciel tanpa permisi, namun kamar itu kosong, Lavanya pun melihat di sekeliling kamar mencari keberadaan Aciel.


"El dimana ya? " ucapnya dan menaruh nampan yang berisi makanan itu di atas meja dekat sofa.


CEKLEK


Aciel pun keluar dari kamar mandi, ternyata Aciel baru saja selesai mandi. Aciel yang sekarang hanya menggunakan handuk yang terlilit di pinggangnya itu menampilkan dadanya yang putih dan roti sobek pada perutnya itu.


"El" ucap Lavanya melihat Aciel


Aciel pun kaget melihat keberadaan Lavanya di dalam kamarnya.


"Ngapain lo di kamar gue ahh!!?" bentak Aciel


"Ahhh ini Yaya bawain makanan buat El, kan El belom makan malam" ucap Lavanya.

__ADS_1


"Keluar lo dari kamar gue" ucap Aciel kini, namun Lavanya tak mau keluar sebelum dia melihat Aciel memakan makanan buatnya.


"Lo,, haiss" ucap Aciel kesal.


Aciel pun menuju ruang ganti, dia segera berpakaian.


"El ini Yaya udah buatin soup buat El" ucap Lavanya penuh semangat.


Aciel pun mendekati Lavanya yang duduk di sofa.


"Cuhh, makanan apa nih?!" ucap Aciel setelah mencicipi soup buatan Lavanya.


"Gak enak ya El?, maaf... " ucap Lavanya lirih.


"Lo bisa rasain sendiri" ucap Aciel, namun Lavanya nampak ragu untuk mencicipi soup itu.


"Bukan begitu El, tapi Yaya gak bisa makan soup itu" ucap Lavanya.


"Bilang aja lo gak mau makan!!!" ucap Aciel langsung mengabil soup itu dan melemparnya.


PRANGG


Soup yang malang itu kini berserakan di lantai, "sebaiknya lo keluar sekarang dari kamar gue!!!" ucap Aciel.


"El maaf... lain kali Yaya bakal buatin makanan yang enak buat El" ucap Lavanya menyentuh lengan Aciel namun segera dihempas oleh Aciel.

__ADS_1


"Jangan pernah lo nyentuh gue dengan tangan menjijikan lo itu" ucap Aciel.


"Ada apa ini? " tanya mama Tiara yang segera datang karena mendengar suara pecahan dari kamar Aciel.


"Aciel ada apa ini, kok berantakan gini? " tanya mama Tiara.


"Ahh itu mah,, tadi Yaya gak sengaja kepeleset jadinya semuanya jatuh" bohong Lavanya.


"Yaa tuhan sayang, kamu gak papa kan?" tanya mama Tiara mendekat langsung memeriksa tubuh Lavanya.


"Yaya gak papa kok mah" ucap Lavanya tersenyum hangat.


*Nih cewek udah gue bentak kayak tadi masih aja bisa senyum, apa ni cewek gila ya?* batin Aciel.


"Mina!!! " teriak mama Tiara


"Iya nyonya? " ucap Mina yang datang ke kamar Aciel.


"Tolong kamu bersihin pecahan itu" ucap mama Tiara.


"Baik nyonya" jawab bik Mina.


"Sayang ini udah malam, gimana kalo kamu nginep disini aja" tawar mama Tiara pada Lavanya.


"Gak ah mah, belom ijin juga sama mama sama papa" ucap Lavanya.

__ADS_1


"Pokoknya kamu nginep disini, nanti biar mama yang hubungin mama kamu" ucap mama Tiara tak mau dibantah, sedangkan Aciel hanya menatap malas.


NEXT


__ADS_2