Cinta Yang Tak Di Restui

Cinta Yang Tak Di Restui
Berangkat ke pesantren


__ADS_3

Setelah beberapa menit di perjalanan menuju PONDOK PESANTREN, Safina sampai juga di depan Gapura Pondok.


Tak lupa juga untuk memberikan kabar ke Bapak, bahwa ia sudah tiba di PESANTREN.


"Assalamualaikum Pak Safina udah sampai, Dari beberapa jam yang lalu. Maaf tadi waktu Bapak telepon Safina lagi di kamar mandi."


Lagi lagi Safina berbohong, untuk menutupi hubungannya.


Sebelum ke Asrama putri Safina menemui Aa dan teteh terlebih dahulu, selesai itu Safina langsung ke kobong asrama putri, Ternyata ada hana juga yang sudah sampai lebih dahulu.


"Hay Fin kamu baru datang ?


"Eh kamu Han, iyah nih aku baru sampai pisan."


"Berangkat jam berapa emang, sampai udah sore begini." tanya Hana.


Lagi lagi Safina berbohong


"Eem Aku berangkat dari rumah habis Johor, soalnya aku kan ngeteng naik angkot biar ga terlalu panas di perjalanan, aku pilih berangkat sekitar jam 2 an."


"Oh jadi gitu" sahut Hana.


Karena lelah Safina berbaring di lantai, dalam lamunan Fina teringat momen momen tadi waktu bersama Zaed. dan sedikit menyesali karena sudah berbohong.


Ya allah aku sudah berbohong sama kedua orang tua. Maafkan aku ya Allah.


"Bagaimana Bang Safina udah sampai di PESANTREN tanya Emak ?"


"Iya tadi dia bilang udah sampai dari jam 4 sore" sahut Bapak.


Saat menjelang magrib Zaed pun tiba di PONDOK PESANTREN. Lalu ia langsung ke Kobong asrama putra karena Lelah dan ingin segera beristirahat, Zaed ke kamar mandi dulu untuk bersih bersih.


Shalat magrib


Selesai shalat magrib, para santriawati berkumpul di majlis haqiqi untuk taklim, Safina keluar seraya memperhatikan jajaran motor yang berjajar di Lapangan depan Masjid pusaka.


Dia udah di sini belum yah, tapi aku belum lihat motornya.


Para santriawan dan santriawati sudah berkumpul di majlis haqiqi, tak lama A Hikam datang untuk memberikan materi pelajaran kepada santri. Selesai mengajar A Hikam menyampaikan sedikit info, Bahwa seluruh santri yang membawa ponsel harap di kumpulkan ke kantor. seperti biasa seluruh para santri hanya di perbolehkan mengambil ponselnya saat Libur Taklim saja.


Sebelum ponsel nya di kumpulkan ke kantor, Safina mencoba kirim pesan WA terlebih dahulu ke Zaed.


"Assalamualaikum A malam ini terahir Aku Wa yah besok udah ga bisa lagi sampai ke hari jumat, soalnya Malam ini juga seluruh Santri di suruh mengumpulkan ponselnya ke kantor. "


" Makasih juga untuk hari ini"

__ADS_1


"Aku sayang kamu" !!!


Kemudian Safina ke kantor untuk mengantarkan ponselnya. Saat itu Safina tidak sendiri, ia di temani dengan Hana.


Tanpa di duga Safina bertemu Zaed di kantor, yang sedang bersama A Fakih. Zaed pun sedikit terkejut karena bertemunya di kantor.


A Fakih meresponnya seraya berkata, " masuk aja Fin terus simpan di meja, ga usah malu malu biasa aja". sambil senyum senyum .


Wajah Safina sedikit di tutupi dengan kerudung, karena menahan malu, Fina pun gugup saat mengantarkan ponselnya dan punya Hana.


Setelah itu mereka bergegas keluar kantor.


Duh ko A Fakih gitu banget kata katanya, kayak nyinggung gitu. apa jangan jangan?? ah masa sih, tapi bisa jadi, mereka kan dekat.


"Hello....Ko bengong sih kamu Fin" ? tegur Hana.


"Oh Eemm itu, aku agak gugup tadi Han pas masuk ke kantor, Malu banget " geregetan Safina.


"Hah kamu Fin !!! biasa aja kali, Oh iya aku tau, apa karena ada alumni kamu jadi malu ?" Ucap hana.


"Hehehe...termasuk itu juga Han".


"Ampun deh kamu mah Fin" . Hana seraya menepuk kening.


Zaed tampak biasa saja saat melihat Safina tadi waktu ke kantor, hanya saja agak terkejut, ia pun tidak terpengaruh dengan sindiran Fakih. malah mengalihkan ke pembicaraan yang lain.


"Jadi tapi ga berlangsung lama, anaknya jutek", ucap Zaed.


"Hah..Haha.. kasian Ente. " sahut Fakih.


Zaed belum bisa mengatakan yang sebenarnya tetang hubungannya dengan Safina, ia akan mengatakannya saat waktunya sudah tiba.


Tak lama Zaed mendapatkan pesan WA dari Safina, Ia membacanya sambil senyam-senyum sendiri.


Hmm Safina safina, Aa juga sayang sama kamu Neng!!!


Safina dan Hana kembali ke Kobong Asrama putri.


"Duh Ko kayak lapar yah", ucap Fina.


"Iya nih aku juga sama, pesan makanan di luar enak kayak nya, di kantin bosen menunya itu itu terus" sahut Hana.


"Siapa yang belinya Han kalo beli di luar ?"


"Hehe...Iya sih, ga ada yang belinya doang".

__ADS_1


Zaed pergi keluar sebentar karena ingin membeli Roko, Lalu ia teringat Safina. Zaed melihat ada tukang Nasi goreng sama chicken, Zaed bergegas menghampiri dan membelikannya 4 bungkus nasi goreng, sama 5 chicken dan Air minum botol aqua.


Safina sedang bercengkrama dengan teman teman kobong nya, ketika itu ada santriawati bernama Putri mengetuk pintu kobong Safina.


"Assalamualaikum"? ucap santriawati


"Waalaikum salam" Iyah ada apa? Jawab Safina.


"Teteh ini ada titipan buat teteh Safina", Kata Putri.


"Dari siapa ?" sahut Fina campur rasa penasaran.


"Katanya Dari Zaed "


"Oh Eemm...makasih yah"


"Iyah teh sama sama."


Serba kebetulan, kebetulan aku lagi lapar dari tadi, aaahh asyiiikk...


Gaes aku bawa sesuatu nih yuk kita makan bareng. " Waaah pas banget aku lagi lapar, kayak nya ada yang ngirimin nih," Kata Hana.


"Alhamdulillah Rizki anak solehah" ucap Fina.


"Hmm..ngomong ngomong kiriman dari siapa, kepo dikit boleh kaaan..hee " tanya Hana dengan nada sedikit rendah.


"Makan aja dulu nanti baru aku ceritain," kata Fina. "Hmm..yaudah deh, dari pada ga jadi makan geratis nya" sahut Hana.


Akhirnya Safina beserta kawan kawannya, memakan nasi goreng kiriman dari Zaed.


Alhamdulillah makasih banyak yah A udah perhatian, kirim makanan segala buat Neng. Mudah mudahan Allah selalu memudahkan, segala urusan Aa. Amiiin...


"Eh untung kita main ke kobong Safina, coba kalo lagi ga di sini ga makan Nasgor geratis kita. hehehe..."Canda teman yang lainya.


"Halah emangnya aja, pada ngarep makan geratis, wkwkwkw..." sahut Hana


Udah udah Ini namanya Rizki kita semua, malam malam ada yang kirim makanan. dan kita harus mengucapkan syukur Alhamdulillah.


"Alhamdulillaaaaahh" ucap mereka dengan serentak.


Zaed dan sekelompok alumni, bersiap siap untuk melaksanakan Riyadhoh di kobong lelaki. Ini di laksanakan setiap seminggu sekali, khusus untuk para Alumni alumni termasuk Zaed.


Riyadhoh artinya melakukan amalan untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. suatu cara untuk melatih jiwa dan nafsu, agar dapat melawan kecenderungan kecenderungan yang buruk .


"SMP..SMP.. sesudah makan pulang ke kobong nya masing masing.. Haha..

__ADS_1


jangan lupa tidur yang nyenyak habis ini yee. ucap hana dengan nyindir.


__ADS_2