Cinta Yang Tak Di Restui

Cinta Yang Tak Di Restui
mengundurkan kerja


__ADS_3

Diam diam Bibi Aminah Adik dari Bapak Safina memberitahukan kalau Safina sedang ada di rumahnya.


SATU JAM KEMUDIAN.


Bapak dan Emak ke rumah Bibi Aminah, Bibi memanggil Safina Memberitahukan kalau ada Bapak sama Emak di luar.


" Alhamdulillah Fin, elu pulang juga akhirnya," ucap Emak dengan rasa senang.


Bapak juga minta maaf kepada Safina atas sikapnya, sambil mengusap dada seperti ada rasa penyesalan.


Safina terlihat diam saja, tanpa ada kata sepatah pun ia masih kesal teringat kejadian kemarin, namun Safina juga merasa kasihan melihat kedua orang tuanya sehari semalam mencarinya.


"Sekarang pulang ya ? Bapak janji ga marah marah lagi, juga kaga bahas bahas itu lagi," ucapnya.


Akhirnya Safina mau untuk di ajak pulang,


Bapak dan Emak terlihat sangat bahagia


namun tampak masih ada kegelisahan dalam hati Safina.


"Lain kali jangan kayak gitu Bang sama Anak, kasihan takut keganggu mentalnya", kata Bibi Aminah adiknya Bapak dengan nada rendah.


Lalu Bapak, Emak dan Safina, berpamitan untuk pulang. Sampai di rumah Safina langsung ke kamar sambil menarik nafas lega, namun ia masih merasa gelisah.


Emak bertanya soal kejadian kemarin Safina sembunyi di mana, safina memberitahukannya bahwa kemarin ia bersembunyi di kontrakan, bersama seorang ibu dan ke dua Anaknya.


Emak menceritakan kekhawatirannya kemarin, sampai membawa foto Safina sebagai identitas, Dan mengakui sempat menuduh Zaed yang membawa Safina pergi.


Safina memberi kabar kepada Zaed, kalau ia sudah kembali ke rumah. Zaed pun senang setelah mengetahuinya.


"Bagaimana Safina udah kembali ke rumah?" tanya Aang.


"Alhamdulillah udah Ang, barusan Safina kasih kabar, kalo dia sekarang udah di rumah."


Lalu Zaed pamit pulang karena udah cuti 4 hari ga masuk kerja, Aang pun megizinkannya.


Bibi Aminah berencana ingin ke rumah Dukun, untuk mensyarea't Safina, agar Safina mau menuruti orang tua agar mau bertunangan dengan Haris. Tiba di rumah Dukun Bibi di tanya soal nama kedua belah pihak dan kemudian di beri minyak wangi guna untuk mengobati Safina.

__ADS_1


"Nanti minyak ini olesi di bagian badannya yang mana saja" ucap Dukun tersebut.


"Terus saya pengen tau Tentang pacarnya Safina, kenapa Safina sampai segitunya sama dia, sampai-sampai membangkang sama orang tua ?" Kata Bibi Aminah dengan penasaran.


Lalu Dukun itu berkomat kamit !! Setelah menunggu beberapa menit, Dukun memberitahukan soal hubungan Safina dengan Zaed.


" Setelah saya pantau, sepertinya pacarnya ini lulusan PESANTREN, dia punya Amalan amalan, entah apa saya kurang begitu jelas, intinya dia punya amalan untuk memikat wanita, Jelasnya.


" Oh jadi gitu" jawab bibi agak sensitif.


Kemudian Bibi Aminah pamit pulang, Bibi lantas ke rumah Safina membawakan obat untuknya, Sampai di rumah Bibi Aminah mengatakan kepada Bapak dan Emak tentang obat tersebut, dan berusaha meyakinkan Bapak dan Emak untuk memberikannya secara diam diam kepada Safina, Lalu Bapak menyetujuinya.


Tanpa di sengaja Safina mendengar percakapan mereka, Safina kembali bergegas pura pura tidur, Emak menghampiri Safina yang sedang tidur di kamar lalu perlahan lahan mendekatinya dan mengoleskannya ke bagian tangan, Safina kaget dan menghindar.


Safina sontak kaget dan mengangkat tangannya seraya berkata " Emak lagi ngapain bikin Safina kaget aja ?"


Emak menjawabnya agak sedikit gugup, karena takut ketahuan, "Oh ini bukan apa apa Emak cuma mao ngetes, elu suka kaga sama minyak ini ?" kata emak dengan beralasan.


Minyak wangi?? kok bau nya gitu kayak bau minyak nyong nyong.


"Ngga ah wangi nya kurang suka" sahut Safina tampak malas.


Kemudian Emak keluar dari kamar Safina, Bibi Aminah sudah ga sabar ingin menanyakan, berhasil apa tidak.


" Bagaimana, berhasil ??" tanya Bibi Aminah.


" Gagal, malah ketahuan," sahut Emak agak kecewa.


" Yah deh, yaudah itu minyaknya simpen aja di sini, nanti kalo dia lagi meleng olesin lagi jangan sampai ketahuan," saran Bibi Aminah.


Ternyata mereka masih berharap aku menyetujui rencana tunangan aku sama Haris!!!


Zaed kembali pulang ke rumah, Sampai di rumah, Umi dan Kakek menanyakan soal lamaran nya saat itu. Zaed menjawabnya bahwa lamarannya di tolak karena Bapak Safina lebih memilih pilihannya, ketimbang Zaed pilihan Safina. Ucapnya dengan jutek.


Kemudian Zaed kembali ke kamar karena ingin segera beristirahat. Zaed termenung sepertinya dia tidak ada semangat lagi untuk melanjutkan kerja, bahkan berencana akan mengundurkan diri. Padahal Zaed masih mempunyai angsuran motor satu tahun lagi. Namun apalah daya karena CINTA yang tidak di restui, ia seperti patah semangat.


Sore pukul 16.00 Wib

__ADS_1


Zaed pergi ke tempat kerjanya, hari itu hari terakhir ia bekerja, setelah itu Zaed izin untuk mengundurkan diri.


Pukul 20.00 Wib


Zaed keluar dari ruangan bekerja. Kemudian ia ke ruang kantor untuk menemui atasannya.


Dan mengatakan bahwa ia ingin mengundurkan diri.


" Kamu Yakin mau mengundurkan diri, Walau kamu sudah pernah melakukan pelanggaran karena ga masuk kerja, saya masih bisa kasih kamu keringanan, karena saya melihat bakat kerja kamu yang baik, " Jelas Bapak atasan.


" Tapi keputusan saya udah bulat Pak, saya benar benar tidak bisa bekerja di sini lagi." balas Zaed dengan sangat Yakin.


" Kalau itu keputusan Kamu, dengan terpaksa saya menerimanya, tapi jika nanti kamu ingin kembali bekerja di perusahaan ini, jangan sungkan sungkan ya, saya buka lebar lebar untuk kamu Zay." ucap Bapak atasan sedikit kecewa.


" Siap Pak !!" sahut Zaed.


Akhirnya Zaed resmi mengundurkan diri di tempat kerjaannya. Setelah pulang dari tempat kerjaan Zaed menuju rumah Ajiz, sampai di sana Zaed bercerita bahwa ia udah mengundurkan diri di tempat kerjaannya.


" Serius loe Zay? loe bukan lagi main main kan ??"


"Serius lah gue, emang ada tampang bohongnya ? ."


"Kaga ada sih, malah tampang loe kayak lagi pusing banget sekarang, ada apa si?.. loe sampai mau ngundurin diri di tempat kerja?


kan cari kerjaan ga semudah membalikkan telapak tangan" jelas Ajiz.


Zaed menceritakannya soal perkara lamarannya di tolak, gara gara itu dia jadi agak frustasi.


" Hah.. gila loe, cuma gara gara cewek sampai segitunya ngundurin kerjaan, Wah..parah loe" kata Ajiz sangat terkejut.


" Gimana gue ga frustasi, orang udah serius serius melamar, dateng jauh jauh, malah di tolak sama Bapak nya."


Ajiz sontak kaget !!!!


" Hah..Apaa!!! loe abis ngelamar cewe terus di tolak sama Bapaknya ??" Wah bencana!!!


Ajiz benar benar tak menyangka dengan ucapan Zaed saat itu, yang sampai segitunya mengundurkan diri dari kerjaannya. Akhirnya dari mulut ke mulut, soal Zaed di tolak lamarannya menyebar sekampung menjadi Viral.

__ADS_1


Sungguh malang nasib percintaannya, sampai terulang kedua kali. Apakah Zaed akan terus seperti itu dan bagaimana kelanjutan kisah cintanya dengan Safina kekasihnya ???


Yuk intip terus !!!!!


__ADS_2