Cintaku Terhalang Adat

Cintaku Terhalang Adat
Erawasti Diana Bangsawan


__ADS_3

Siang ini, sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Diana sebelumnya, dimana siang ini mereka akan kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju objek wisata berikutnya. Semua orang sudah bersiap, dengan tas punggung masing masing. Mereka memasukan semua peralatan mereka di bagasi mobil, setelah itu kembali masuk kedalam rumah untuk berpamitan


"Mak, Bak, kami mau ngucapin makasih karena udah disambut baik selama disini, dan sekarang kami mau ngelanjutin jalan jalan kita" ucap Arga


"Jalan jalan, inget penelitian" ucap Ardan


Mereka berpamitan dengan diselingi canda tawa karena lelucon yang sering dilontarkan Arga. Setelah berpamitan mereka keluar dari rumah, menuju mobil yang sudah siap berangkat di halaman rumah. Ibu Lena, Pak Sutan, dan Bian mengiringi kepergian mereka dari pintu utama


"Lion tunggu" cegah Bian pada Lion saat mereka akan masuk kedalam mobil "Gue titip adek gue sama lo, selama dia jauh dari jangkauan gue, gue percayain keselamatannya sama lo" bisik Bian yang hanya dijawab anggukan oleh Lion


"Siapa temen gue duduk di depan, sini cepetan" intruksi Lion saat melihat tema temannya tidak ada yang mengisi bangku sampingnya


"Gue aja" ucap Daffa berjalan, dan membuka pintu mobil bagian depan


"Etsss gue rasa biar Diana aja deh yang didepan, kan dia yang tau arah jalannya" cegah Arga

__ADS_1


"Ya bener, gue sih setuju banget" timpal Ardan


"Masalah arah jalan, kan sekarang ada Maps" ucap Daffa


"Udah, biar Diana aja yang duduk di depan. Lo di belakang sama gue" ucap Arga. Melihat tidak ada pergerakan dari Daffa untuk mengikuti dirinya, Arga berinisiatif menarik lengan Daffa dan membawanya menuju kursi belakang


"Ready guys?" tanya Lion


"Ready"


"Tujuan kita selanjutnya kemana Dee?" tanya Lion


"Hari ini kita ke Tanjung Setia dulu kayaknya Kak. Soalnya, lokasi itu jarak tempuhnya lumayan dekat, mungkin sekitar satu setengah jam perjalanan. Nanti kita bisa ngeliat sunset juga disana, sekalian ngeliat keindahan tanjung setia. Setelah makan malam, kita lanjut menuju pusat kota Krui. Gue udah reservasi home stay disana. Segitu dulu sih kak, nanti agenda lainnya nyusul" jawab Diana


"Wihhh seru banget, kemaren kita ngeliat sunset di puncak, sore ini ngeliat di laut. Pantai bro" ucap Ardan

__ADS_1


"Yo'i" timpal Arga


Diana hanya tersenyum tipis melihat sahabat sahabatnya bahagia. Ia pernah memimpikan semua ini sebelumnya, jalan jalan bersama dengan sahabat sahabatnya, dan saat ini keinginannya terpenuhi. Disepanjang jalan, pantai pantai kecil nampak terlihat, menambah indahnya perjalanan mereka siang ini


"Oh iya Dee ngomong ngomong, lo kenapa kuliah di Jakarta? Kan di Lampung banyak kampus kampus besar" tanya Gita


"Ya, kalo gue kuliahnya di Lampung, gue akan ketemu kalian" jawab Diana santai


"Erawasti Diana Bangsawan..." teriak Gita "itu bukan jawaban tau, itu namanya alasan, ngerti ngga" ucapnya sewot


"Demi apa nama lo se-keren itu Dee?" tanya Arga takjub


"Lo baru tau nama lengkapnya Diana kak? Demi apa?" tanya Gita


"Ya kan gue juga baru kenal Diana, kalo lo wajar udah tau nama lengkap Diana, kan lo bestian sama dia" jawab Arga

__ADS_1


"Iya juga ya"


__ADS_2