
Diana menggeser mangkuk yang sudah kosong, lalu beralih mengambil satu mangkuk es campur yang tadi sempat di pesannya. Diana mulai menyendok es campur miliknya. Namun tiba tiba ia terkejut saat Lion juga mengambil es campur di mangkuk yang sama
"Kak..."
"Gue takut ngga abis kalo makan semangkuk sendiri" ucap Lion sembari terus menyuapkan es campur tersebut kedalam mulutnya
"Terus es yang punya kakak kita apain?"
Lion melirik semangkuk es campur miliknya. Ia tampak berpikir sejenak, sebelum akhirnya ia melihat beberapa anak jalanan yang terlihat mengamen. Lion langsung memanggil anak jalanan tersebut untuk mendekat
"Ya Kak, Kakak manggil kami ya?" tanya anak tersebut yang ternyata mengamen bersama temannya
"Iya, kalian haus ngga?" tanya Lion
"Iya Kak"
"Gini, ini ada es campur, tadi di pesenin Kakak ini" tunjuk Lion pada Diana "Berhubung Kakak lagi kurang enak badan, jadi kakak ngga bisa makan es terlalu banyak, jadi kalian ambil aja buat kalian, gimana?"
"Wah... Serius Kak?"
"Iya serius. Kalo kalian mau pesen makan juga ngga papa, nanti Kakak yang bayar"
__ADS_1
"Beneran Kak?"
"Iya"
Anak anak tersebut langsung berlari menuju beberapa gerobak makanan yang mereka inginkan. Setelah selesai, mereka pamit kepada Lion dan Diana. Setelah anak anak itu pergi, Diana memandang Lion dengan tatapan memicing
"Kakak ngga enak badan?" tanya Diana tak percaya
"Mmm itu..." Lion menggaruk kepalanya sedikit berpikir "Udah yok makanannya di abisin, abis itu gue anter lo pulang"
"Gue udah selesai sih, kita pulang sekarang aja kali ya" Ucap Diana. Ia meraih tas yang sejak tadi ia taruh di meja, mengambil dompet dan mengeluarkan pecahan uang seratus ribu dari dalam sana
"Mau bayar lah Kak, ya kali kita makan tapi ngga bayar. Udah yok" Diana bangkit dari kursinya dan langsung menuju penjual bakso tempat ia memesan tadi. Melihat hal itu, Lion segera menyusul Diana.
"Dee, biar gue aja yang bayar" Lion mengeluarkan dompetnya, mencari uang cash yang mungkin tersedia. Namun ia harus kecewa saat mendapati dompetnya hanya berisi uang dua puluh ribu
"Ada?" tanya Diana setengah tak yakin
"Ada kok, ini Pak" Riko mengeluarkan salah satu kartu dari dalam dompetnya, dan dan dengan segera memberikannya pada si penjual
"Aduk Mas, saya ngga bisa di bayar pake beginian, pake uang cash aja" ucap si penjual
__ADS_1
"Udah pak, pake ini aja" Diana kembali menyodorkan uang yang akan ia berikan tadi
"Nah, kalilo kayak gini baru bisa Mas" ujar penjual tersebut kepada Lion
Setelah membayar makanan mereka, Lion dan Diana kembali menuju mobil. Diana yang sejak tadi menahan senyum, akhirnya tidak lagi bisa menahan segalanya. Ia meledakan tawanya di dalam mobil saat melihat Lion
"Kenapa ketawa?" tanya Lion sedikit malu
"Lagian Kakak ada ada aja, masa makanan kayak gini di bayar pake kartu"
"Ya kan, gue pikir bisa" Ucap Lion merengut "Tadi lo bayar berapa?" tanya Lion lagi
"Cuma tujuh puluh lima ribu"
"What? Kita makan sebanyak itu banyarnya cuma tujuh puluh lima ribu?" tanya Lion shock
"Biasa aja kali Kak, murah kan? Makanya gue seneng kalo jajan di tempat kayak gitu. Murah, banyak, enak."
"Tadi jajanan ayang di ambil anak anak?"
"Udah sekalian gue bayarin"
__ADS_1