Cintaku Terhalang Adat

Cintaku Terhalang Adat
Rencana


__ADS_3

Barusaja pintu terbuka, para mahasiswa sudah histeris melihat mereka. Ditambah dengan adanya Diana dan Gita membuat pertanyaan dalam benak mereka hadir. Ardan segera merangkul Gita untuk masuk bersama ke dalam kampus, sedangkan Lion memilih menggandeng tangan Diana, dan mereka masuk bersama sama


"Kalian langsung ke kelas?" tanya Lion pada Diana


"I-iya Kak" jawab Diana gugup


"Ngga usah gugup gitu kali Dee, kayak ngga pernah pacaran aja" ucap Arga jahil


"Kita duluan ya Kak. Ayo Git"


Diana segera melepas genggaman tangan Lion, dan beralih menggandeng Gita. Setelah itu, keduanya pergi meninggalkan laki laki tampan itu. Lion hanya tersenyum tipis menanggapi kegugupan Diana, dan akan ia pastikan wanita itu akan menjadi miliknya.


"Ngapa lo senyum senyum, mikir jorok lo ya?" tanya Arga pada Lion


"Enak aja, udah yok kantin"


Ke-empat laki laki tampan itu menuju kantin. Duduk di bangku yang ada di pojok, dan memesan makanan seperti biasa. Lion melipat tangannya diatas meja, memandang temannya satu persatu dengan senyuman tak biasa


"Gue berencana buat nembak Diana" ucap Lion

__ADS_1


"Lagi?" tanya Arga meledek


"Kali ini beda, gue yakin kali ini dia ngga bakalan nolak gue"


"Emang rencana lo apaan?" tanya Ardan


"Gue mau ngajak dia nge-date, dengan suasana laut..."


"Yaelah bro, laut lagi. Lo ngga liat seberapa banyak pantai di Lampung kemarin? Masih aja kepikiran mau nembak di laut" sela Arga yang membuat Lion menatapnya tajam "Oke sorry sorry"


"Jadi gimana rencana lo?" tanya Ardan mengulangi pertanyaannya


"Oke sih ide lo, gue rasa Diana ngga bakal nolak lagi deh kali ini" ucap Ardan


"Kalo Diana tetep nolak lo, ceburin aja ke laut" celetuk Arga


"Ngga lucu, garing banget becandaan lo sumpah" timpal Ardan


"Menurut lo gimana Daff?" tanya Lion pada Daffa yang sejak tadi hanya memperhatikan percakapan mereka, meski sesekali terlihat mengangguk mengerti

__ADS_1


"Gue? Yaelah bro, lo kan tau gue ngga tau masalah begituan. Gue dukung aja apapun yang lo lakuin" ucap Daffa


"Jadi lo ikut kan?" tanya Lion


"Ikut apaan?" tanya Daffa tak mengerti


"Nantinya gue mau kalian semua juga naik jetski kayak gue, biar seru. Biar kalian semua juga bisa jadi saksi gue sama Diana jadian"


"Pede banget kayaknya bro, awas di tolak lagi, sakit" ucap Arga mendramatisir


Ardan mengetuk kepala Arga, membuat Arga merengut sembari mengusap kepalanya "Temen lagi berjuang bukannya di dukung malah di ledekin. Emang dasar lo, gue do'a in lo nanti susah dapetin cewek yang lo suka"


"Wei bro... Jangan gitu dong, ngga lo sumpahin aja sampe sekarang belum dapet cewek, malah lo sumpahin yang nggak ngga" ucap Arga


"Udah udah, yang lebih kasian tuh brother kita yang sat7 ini, belum dapet cewek sampe sekarang" ucap Lion menepuk pelan pundak Daffa


"Lo semua duluan aja ngga papa, gue masih nyari yang pas" timpal Daffa


Mereka terlibat obrolan ringan, yang tentunya mampu mencairkan suasana mereka. Inilah mereka sebenarnya jika sedang bersama, terlihat akrab dan harmonis. Persahabatan yang terjalin sejak di bangku Sma itu membuat mereka benar benar saling memahami satu dan yang lainnya. Hingga candaan candaan ringan tentang salah satu diantara mereka yang sampai saat ini belum mendapat pasangan menjadi obrolan biasa yang selalu mereka jadikan candaan

__ADS_1


__ADS_2