Cintaku Terhalang Adat

Cintaku Terhalang Adat
Bab 57


__ADS_3

"Tapi menurut aku, kita ngga perlu ada panggilan spesial ngga sih Kak"


"Kenapa?"


"Karena... Karena kayaknya panggilan spesial itu baiknya kalo udah nikah, dan kita belum nikah"


"Tapi itu bukan alasan Dee"


Diana menatap Lion dengan helaan nafas panjang. Jauh didalam hatinya, ia ingin mengatakan sesuatu pada Lion, tentang kegundahan hatinya akan permintaan ibunya. Namun ia masih belum siap


"Kak... Kalo ternyata aku dipaksa buat nikah sama cowok yang waktu itu gimana?" tanya Diana


"Kenapa? Mak minta kamu buat nikah sama cowok itu?"


"Kakak bisa nebak lagi" Diana tertawa sumbang


"Dee" Lion menggenggam kedua tangan Diana "Aku serius sama kamu, kalau ternyata Mak minta kamu buat nikah sama Gavin, itu artinya aku harus selangkah lebih maju, aku akan nikahin kamu"

__ADS_1


"Kak..."


"Aku serius, kalo perlu kita pulang ke Lampung, dan aku akan langsung minta kamu sama kedua orang tua kamu"


Diana tidak mampu lagi untuk berkata kata. Ia mengungkapkan isi hatinya dengan menghambur kedalam pelukan Lion. Baginya, pengakuan Lion yang menginginkan hubungan lebih dengannya itu sudah cukup membuktikan betapa laki laki itu sangat mencintainya


*


"What? Lo gila Lion, lo udah mau nikah sama Diana?" tanya Arga tak percaya


"Sejauh itu?" tanya Ardan ikut menimpali dan di angguki Lion


"Daripada dia di jodohin dan di paksa nikah sama cowok yang kemarin, mending gue aja yang nikahin. Lagian apa salahnya nikah muda" ucap Lion


"Nikah muda itu ngga salah Lion, ngga ada masalah sama sekali. Yang jadi masalah adalah, lo mau ngasih anak orang makan apa, batu?" ucap Arga


"Gue akan mulai ngurus perusahaan keluarga gue, dan gue yakin dengan keputusan gue kali ini"

__ADS_1


"Lo udah yakin seratus persen Lion? Pernikahan ini bukan buat main main, dan kalo lo ngga bener bener mantap buat hidup dalam pernikahan, saran gue mending jangan" ucap Daffa


"Kalian ngga usah khawatir, gue yakin sama pilihan gue"


"Oke lo yakin sama pilihan lo, tapi orang tua lo? Mereka pasti akan setuju?" tanya Arga kembali


"Gue akan ngeyakinin mereka kalo gue mampu bertanggung jawab atas pilihan gue. Jadi gimana, kalian pasti bakal dukung gue kan?"


"Gue pasti dukung lo" ucap Ardan


"Kita sahabat, dan udah seharusnya kita saling mendukung dalam hal apapun" ucap Daffa


"Sebagai yang paling tua diantara kalian, gue ngerasa udah tugas gue buat ngejaga kalian. Ngasih wawasan, dan ngasih tau hal apapun yang gue tau. Jujur, gue sedih kalo lo ngeduluin gue, tapi sebagai sahabat, gue ikut bahagia sama pilihan lo" Arga langsung memeluk Lion.


Selama ini, ia menjadi kakak tertua bagi Lion, Daffa, dan Ardan. Ia menjadi sosok yang paling dewasa jika berhadapan dengan situasi yang serius. Namun ia akan berubah menjadi sosok yang pecicilan jika itu dibutuhkan, dan kini, salah satu adiknya meminta izin untuk menikah, tentu hatinya merasa sedih. Namun ia juga sangat bangga karena Lion mampu bertanggung jawab dengan pilihannya.


"Jadi kapan lo sama Diana ke Lampung?" tanya Ardan

__ADS_1


"Satu bulan lagi Udo akan menikah, dan Mak minta Diana untuk melangsungkan pernikahan bersamaan sama pernikahan Udo. Jadi mungkin lusa kami pulang ke Lampung dan minta izin sekaligus restu sama orang tuanya Diana"


__ADS_2