Cintaku Terhalang Adat

Cintaku Terhalang Adat
Menuju kampus bersama


__ADS_3

Diana berjalan menuju kamar yang di tunjuk Arga. Setelah tiba di kamar yang bertuliskan Selfi, Diana membuka pintu kamarnya, hingga terlihat Gita yang masih mengeringkan rambutnya, dan di atas kasur sana ada seseorang yang tidak Diana tahu siapa. Yang pasti dia adalah seorang wanita. Diana masuk dengan perlahan, tidak mau membangunkan seseorang yang tampaknya masih terlelap disana


"Lo udah mandi?" tanya Diana setengah berbisik


"Udah, lo mandi sana, kamar mandinya sebelah situ" tunjuk Gita pada pintu yang berada di pojok ruangan.


Tanpa menunggu lama, Diana segera masuk kedalam ruang yang di tunjuk Gita. Beberapa menit setelahnya, ia keluar dengan mengenakan kimono mandi. Ia sedikit celingukan, melihat Gita yang masih memoles wajah cantiknya dengan make-up


"Tas gue lo bawa kan?" tanya Diana


"Tas lo? Tunggu... ada di deket nakas, samping tempat tidur" ucap Gita setelah berhasil mengingat


Diana segera membawa baju gantinya menuju ruang ganti. Setelah itu ia keluar menemui Gita yang masih belum selesai memoles wajahnya. Diana mengambil hairdryer, dan mengeringkan rambutnya. Setelah selesai bersiap, keduanya kembali bergabung bersama para laki laki yang ada di ruang tamu

__ADS_1


"Kalian udah pada mandi?"


Sayup sayup Diana dan Gita mendengar suara seorang wanita dari ruang tamu. Saat mereka tiba di ruang tamu, benar saja ada perempuan setengah baya yang saat ini berbincang bersama teman laki laki mereka. Wanita itu membalik badannya saat merasa ada yang mendekat, hingga Diana dan Gita bisa melihat wajah wanita itu lebih jelas


"Ma kenalin, ini teman teman aku. Ini Gita, pacarnya Ardan. Kalo yang ini Diana, calon pacarnya Lion" ucap Arga membuat Diana sedikit merona


"Oh... hai, kenalin nama Tante, Tante Brianna" ucap Nyonya Brianna menyambut hangat


"Diana tante" ucap Diana ikut memperkenalkan diri


"Oke, kayaknya udah pada seger ini, kalo gitu saatnya sarapan. Come on" tante Brianna merangkul Diana dan Gita menuju meja makan, meninggalkan Arga bersama teman temannya


"Nyokap gue kambuh, padahal gue yang anaknya" Keluh Arga

__ADS_1


"Hahaha sabar bro" Ardan menepuk pundak Arga, dan mengajak mereka semua menuju dapur


"Ayo ayo duduk" ajak Nyonya Brianna mengajak mereka untuk duduk di meja makan "Oh iya mama lupa, papa sama Selfi belum disini"


Nyonya Brianna segera keluar dari ruang makan, untuk memanggil suami dan anak perempuannya. Beberapa menit setelahnya, Nyonya Brianna kembali dengan mengamit lengan sang suami. Sedangkan putrinya terlihat mengekor di belakangnya dengan setelan baju tidur, dan rambut yang di ikat acak


"Kenalin, ini papanya Arga, Om Rapi. Sesuai namanya, suami Tante ini orang yang perfectionist" ucap Nyonya Brianna mengenalkan suaminya. Diana dan Gita memperkenalkan diri mereka masing masing pada Om Rapi "Kalau ini, putri tante yang paling cantik, tapi bau asem, Selfi. Ayo sayang, kenalan sama temennya Mas Arga"


"Hai Kak, Selfi" ucap Selfi singkat, lalu duduk di meja makan


Setelah sesi perkenalan singkat itu, mereka akhirnya memutuskan untuk sarapan bersama. Semua orang tampak menikmati makanannya, tanpa ada suara. Membuat Diana dan Gita ikut terdiam, dan hanya fokus pada makanannya. Setelah sarapan mereka pamit kepada orang tua Arga untuk menuju kampus bersama sama.


Mobil Arga mulai memasuki gerbang kampus. Pagi ini Arga sendiri yang mengemudikan mobilnya, sedangkan yang lain layaknya penumpang, dan duduk santai di belakang sana. Arga memarkirkan mobilnya di tempat biasa, setelah itu, ia turun diikuti oleh seluruh teman temannya

__ADS_1


__ADS_2