
"Gimana koper koper semuanya udah masuk?" tanya Arga pada Lion dan Diana
Saat ini Ardan, Arga, Daffa, Lion dan Gita tengah berada di kontrakan Diana untuk mengantar kedua sahabat mereka itu menuju bandara. Seperti yang sudah dikatakan oleh Lion sebelumnya, ia sudah meminta izin kepada kedua orangtuanya, untuk menikahi gadis pujaan hatinya, dan niatnya itu mendapat sambutan baik dari kedua orang tua Lion. Kini, tiba hari dimana Lion akan mengunjungi kota indah itu, kota yang merupakan tempat lahir sekaligus tempat besarnya Diana.
Selama perjalanan menuju bandara, mereka tampak asik seperti akan berlibur. Membicarakan hal hal kecil yang menjadi lelucon yang akhirnya membuat mereka tertawa bersama. Setelah tiga puluh menit membelah jalanan ibukota, kini mereka tiba di bandara
"Good luck bro" ucap Daffa menepuk bahu Lion
"Thank you"
Mereka berpelukan satu dan yang lainnya. Melepas kepergian Diana dan Lion dengan segala do'a dalam hati, berharap langkah keduanya untuk mendapatkan restu di permudah. Sedangkan Lion dan Diana sudah tampak duduk nyaman di kursi pesawat, menunggu keberangkatan
*
"Selamat datang di Lampung" ucap Lion pada Diana yang membuat Diana tertawa menanggapi bercandaan Lion
__ADS_1
Lion segera mengeluarkan ponselnya, dan menghubungi seseorang melalui sambungan telepon "Iya saya tunggu" Lion menutup teleponnya, setelah itu ia mengambil koper miliknya dan Diana, dan keluar dari bandara
"Selamat siang Tuan" sapa seseorang laki laki yang baru turun dari mobil
"Siang, Papa udah bilang kan sama Bapak, bahwa selama disini, saya akan merepotkan Bapak" ucap Lion pada laki laki itu
"Sudah Tuan, Tuan besar sudah berpesan untuk mengawasi Tuan muda selama disini"
"Baiklah, kalau begitu kita jalan sekarang"
"Tenang saja" Lion menggenggam tangan Diana dengan erat seolah mengingatkan Diana bahwa dirinya tidak sendiri "Kamu udah nelpon orang rumah kan kalo kita pulang hari ini?" tanya Lion
"Udah kok Kak, aku udah ngabarin Udo semalam"
"Jadi Mak sama Bak belum tau kalo aku juga ikut?"
__ADS_1
"Aku belum berani nyuruh Udo buat ngasih tau Mak sama Bak, lagian kayaknya lebih baik kalo kita sendiri yang ngasih tau" ucap Diana
"Iya sih, kamu tidur dulu aja, nanti kalo udah nyampe aku bangunin" saran Lion
"Kakak ngga tidur juga?" tanya Diana
"Ngga ngatuk, aku jagain kamu aja. Tidur aja ngga papa"
Diana mengangguk, mencari tempat ternyamannya, dan akhirnya memilih mengikuti saran Lion untuk tidur. Ia akan menyiapkan tenaga dan hatinya untuk menghadapi kedua orang tuanya. Beberapa jam setelahnya, akhirnya mereka tiba didepan rumah Diana, dan dengan segera Lion membangunkan Diana. Setelah itu keduanya turun dari mobil, tidak lupa mereka juga mengeluarkan koper mereka yang ada di bagasi mobil. Baru saja memasuki halaman, Udo sudah terlihat menyambut kedatangan mereka berdua di ambang pintu
"Selamat datang" ucap Udo Bian sembari memeluk Diana, tidak lupa ia juga memeluk Lion, menyambut kedatangan laki laki itu yang sudah ia tau tujuannya.
"Assalamu'alaikum" ucap Lion dan Diana bersamaan
"Wa'alaikum salam, lo ini temannya Diana yang waktu itu kan?" ucap Ibu Lena saat menyadari putrinya tidak datang seorang diri
__ADS_1