
Gerald makin merapatkan tubuhnya ke Cinta. Wanita itu tampak menarik napasnya. Ini yang pertama baginya, jadi kegugupan tidak bisa dia hindari.
Tanpa pria itu sadari tangannya juga bekerja melepaskan helai demi helai kain yang melekat ditubuhnya. Saat Cinta berbalik, wanita itu kaget melihat Gerald. Tubuhnya hanya ditutupi ****** *****, selebihnya telah polos. Cinta mencoba tersenyum walau terlihat kaku. Gerald menarik tubuhnya Cinta untuk merapat.
"Mas, aku mau mandi dulu. Tubuhku terasa lengket karena keringat," ujar Cinta.
"Kita mandi bareng aja, biar lebih cepat," ucap Gerald dengan tersenyum.
"Jangan, Mas. Aku dulu yang mandi. Baru setelah itu, Mas."
"Kenapa kalau mandi bareng. Ini sudah larut malam. Kita sudah harus tidur."
"Aku malu, Mas," ucap Cinta pelan.
__ADS_1
Namun, tanpa di duga dan di sangka Gerald langsung mengangkat tubuhnya dan melemparkan tubuh wanita itu ke tengah ranjang. Gerald langsung menaiki tubuh wanita itu dan langsung mengecup seluruh bagian di wajah wanita yang saat ini telah sah menjadi istrinya.
Setelah puas dengan wajah Cinta, ciuman Gerald turun ke leher jenjang wanita itu. Menghisap dan menggigit pelan lehernya, meninggalkan banyak tanda kepemilikan. Terdengar sesekali suara desa*han dari mulut wanita itu, membuat Gerald jadi bersemangat.
"Sayang, apa aku boleh minta hak sebagai suamimu sebelum kita mandi bareng? Apakah kamu siap melakukan itu? Aku sudah tidak tahan ingin melakukan penyatuan tubuh kita."
Cinta hanya menjawab dengan anggukan kepalanya sebagai tanda setuju. Gerald mengecup seluruh bagian di tubuh wanita itu. Membuat Cinta kembali mengeluarkan suara desa*han.
"Sayang, kamu udah siap melakukan penyatuan?" tanya Gerald setelah melecuti seluruh helai kain yang menutupi tubuhnya. Kembali Cinta hanya bisa menjawab dengan anggukan kepala.
Berulang kali mencoba, akhirnya Gerald bisa memasuki inti tubuh Cinta. Terdengar rintihan kesakitan dari mulut Cinta. Pria itu membungkam mulut Cinta dengan ciuman. Gerald bergerak pelan membuat Cinta melupakan rasa sakit dan berganti merasakan kenikmatan yang tidak tertahankan lagi.
Seperempat jam melakukan penyatuan, akhirnya Gerald mencapai puncaknya bersamaan dengan Cinta. Setelah menumpahkan semua benihnya di rahim wanita itu, Gerald menjatuhkan tubuhnya ke samping Cinta.
__ADS_1
"Terima kasih, Sayang. Kamu telah mau melakukan kewajiban padahal sedang capek," ucap Gerald.
"Aku juga berterima kasih karena Mas mau menerima aku apa adanya. Kamu tidak pernah mempersoalkan tentang statusku yang jauh berbeda dari kamu."
"Cinta tak pernah memandang harta atau pun jabatan, jika kita mendasari nya dengan ketulusan dan keikhlasan. Cinta tak pernah membeda-bedakan sifat, raga, jasmani harta seseorang. Karena cinta hanya keikhlasan dan ketulusan hati kita untuk seseorang.Cinta itu penuh pemberian, bukan meminta untuk diberikan. Cinta itu penuh ketulusan, bukan penuh dengan paksaan."
Gerald membawa Cinta ke dalam pelukannya. Baru dia merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya. Gerald berjanji dalam hati untuk akan berubah menjadi pribadi yang jauh lebih baik.
Mungkin hampir semua orang pernah melakukan kesalahan dalam hidup karena tidak ada manusia yang sempurna.Jadi, jangan pernah takut dan menyesal saat berbuat kesalahan. Bahkan, ada ungkapan yang menyebutkan, 'manusia tempatnya salah dan lupa'.Orang yang melakukan kesalahan biasanya karena beberapa hal. Bisa karena tidak tahu atau memang benar-benar lupa.
Jangan menilai orang atas kesalahan yang ia perbuat, tapi nilailah bagaimana cara ia bisa memperbaiki kesalahan tersebut. Orang bijak adalah orang yang menyadari kesalahannya, berani mengakuinya, mau memperbaikinya, dan mau belajar darinya. Setelah melakukan kesalahan, hal terpenting yang harus dilakukan ialah belajar dari kesalahan tersebut. Pastinya ada hikmah di balik setiap kesalahan.
Hanya sampai di sini novel DENDAM (ANAK) ISTRI TERBUANG. Semoga dapat terhibur. Terima kasih atas dukungannya selama ini. Tetap dukung mama di karya-karya selanjutnya. ❤❤❤❤
__ADS_1
...****************...