DI ANTARA DIA

DI ANTARA DIA
Third Choice


__ADS_3

"Lihat mood CEO kita sedang bagus-bagusnya, padahal tadi sebelum break mukanya tegang banget. Semua di komplain, ini itu, termasuk divisiku" keluh Mariana, bagian team sound editor, wanita berambut diwarnai cat ungu muda melayangkan pandangan ke arah pria berkemeja kotak-kotak kecil berwarna hitam dengan topi berwarna merah yang dipakai dengan bagian depan ditarik ke belakang


Mendengar itu wanita di samping Mariana terkikih ringan seraya mengambil ponselnya


"Kamu tahu kenapa Mr. Farubun yang terhormat swing mood seperti itu, dari yang kritis hingga senyum-senyum tidak jelas?" ujar Desy team digital imaging, wanita berambut pendek dengan piercing perak di hidungnya


Mariana menelengkan kepala


"Sttt..." Tangannya dinaikkan di bibir sembari membuka sosial media pada layar datar


"OMG !" Wanita berusia 32 tahun itu terpekik dengan mata membelalak lalu tertawa mengatupkan tangan sambil memandang ke arah Desy


"Wajar kan Mr. Farubun berubah seperti itu?"


"Yeah, boss kita benar-benar falling in love deeply bro! Aku juga follow mbak Dawn-nya, cuma belum buka sosial media. Baca captionnya."



Liked liam farubun and 5402 others


dawnragala I said that I miss him, then he send me this pic. Now i miss him so so so badly, my stupid BF @liamfarubun ♥️


liamfarubun i miss you too My Love 😘


Kedua wanita berusia awal 30an itu kemudian tertawa lebih keras membuat beberapa orang berbalik ke arah mereka.


"Ini kali pertama Mbak Dawn mengunggah foto boss kita, kebalikan dengan Mr. Farubun yang selama di Moskow sering memasang story Dawn yang cantik, namun keduanya belum ada foto bersama yah bro." kembali Mariana berucap dengan bibir merah yang menyeringai


"Iya benar, dari awal kan Pak Liam sudah membuat video pas mbak Dawn-nya di bandara itu. Tapi belum di tag ke Dawn itu saat, tapi saat story berikutnya sudah di tag, aku langsung follow loh dawnragala. Dari situ aku tahu jika CEO kita sukanya cewek gak asal cantik, tapi harus pintar juga."


Kedua wanita itu menganggukkan kepala,


"Dulu aku pikir Pak Liam tidak tertarik ma cewek, atau gimana gitu karena tidak pernah dekat dengan siapa pun. Tapi semakin kesini lihat pola boss kita, sumpah ternyata Mr. Farubun romantis loh. Tapi by the way, kamu tahu kan siapa Dawn Ragala?"


Desy si rambut pendek kembali menganggukkan kepalanya dengan kuat


"Mantan pacar Ricchi kan? Aku kepoin instagramnya, masih ada semua foto mereka saat masih pacaran."


"Foto bertiga juga masih ada?"


"Boss kita, mbak Dawn dan Ricchi, masih ! Aku negatif thinking, hahaha. Kita macam jadi Feni Rose, bergosip." Desy menuntaskan perkataannya lalu tertawa ringan


"Selingan bro, daripada boring ma kerjaan mumpung Pak Liam juga santai."


"Mereka sepertinya terlibat cinta segitiga, jadi selama Ricchi ma Dawn, boss kita sudah suka ma mbaknya. Menurutku aku saja nih, terus saat Ricchi ma Elvira, Pak Liam yang maju." lanjut Desy sambil berbisik ke telinga Mariana


"Cihh. Aku gak suka dengan Elvira pas dia maen film bareng ma Ricchi kemarin itu, dia sok bossy banget loh orangnya, sok artis padahal belum 5 tahun di dunia film maklum artis sinetron. Banyakan drama. Di depan Ricchi sok manis banget, apalagi di depan boss kita. Fake pokoknya. Aku bingung bro, kok bisa sekelas Ricchi mau dengan artis kayak Elvira itu. Padahal banyak artis lain yang ngejar-ngejar Ricchi lebih cantik, kalau dibandingkan Elvira ma Dawn, jauh banget. Elvira pendek, mbak Dawn tinggi bisa jadi putri Indonesia kalau dia mau. Cantiknya juga beda, Elvira menggoda dan Dawn berkelas. Kalau aku Ricchi sudah aku putuskan tuh Elvira." ucap Mariana sengit


"Sudah tunangan bro, hahahaa. Tapi artis mah kalau nikah paling lama 5 tahun, habis itu drama. Muncul tiap hari di infotainment macam dizolimi pasangan, padahal jaman pacaran dunia milik berdua."


Keduanya kembali terbahak tawa, saling menyikut.


"Menurutmu Ricchi ma mbak Dawn putusnya kenapa yah? Bodoh banget, emas dibuang dapatnya batu kali, sekarang emasnya diambil boss kita. Tergila-gila seperti anak sekolah baru jatuh cinta. Tapi aku suka Pak Liam terbuka soal hubungan asmaranya, setidaknya menggugurkan macam noh parasit kantor" ucap Mariana tak segan menunjuk wanita yang berdiri tak jauh dari Liam berada

__ADS_1


"Si Nancy, sekretaris "teladan" !" Sahutnya kembali tertawa


"Sejak bergabung di Farubun walau dia tidak mengatakan secara gamblang tapi semua orang tahu jika dia menyukai Pak Liam, tapi tidak pernah di gubris. Kalau dipikir Nancy itu manis tapi aku malas mikir, dia selebihnya menjengkelkan. Caper to the max !" Mariana sengit menatap sekretaris Liam


"Lucunya karena si Nancy sudah punya pacar, tapi masih cari perhatian boss kita. Tapi siapa sih gak mau dengan CEO Farubun Pictures, tinggi, tampan, kaya, plus romantis. Kecuali aku, sadar diri gak bisa bersaing dengan Dawn Ragala." kekeh Desy menangkup bibirnya dengan kedua tangan


"Kalau aku sudah bersuami, beranak dua."


Kedua wanita terbahak-bahak hingga menyita perhatian Nancy, makin diperhatikan Mariana dan Desy malah tergelak tawa yang lebih keras.


...


Dee sedang melangkahkan kakinya dengan gugup menuju ruangan terbesar VVIP Rusia Direct kantornya, yang tak lain ruangan Anton Arlovski. Semakin mendekat semakin menguat gigitan pada bibir bawahnya.


"Katina, Mr. Arlovski masih ada waktu untuk ditemui?" Ucap Dee kepada sekretaris CEOnya, jika dilihat dari tampilan Katina layak ikut pemilihan wanita tercantik terpintar sejagat raya. Berwajah bak dewi, bertubuh tinggi dan rambut bergelombang bak ombak di lautan.


"Iya Miss Ragala, tapi tunggu sebentar. Mr. Andrey ada di dalam." sahut wanita cantik itu dengan ramah


Baru pula Dee berbalik mengerahkan pandangannya ke arah pintu dan sosok Andrey pun keluar dari ruangan CEO nya.


"Hi cantik, ada apa sore-sore ke bagian sini? Mau ketemu Bigbro?" Tanya Andrey menghampiri Dee, mata pria itu kemudian terpaku pada surat yang di genggam oleh pegawai idolanya "Apa ini?" Sambungnya merampas surat itu


Wajah Andrey mendadak kaku begitu membaca sampul surat tersebut


"Tidak! Aku tidak membiarkan ini terjadi!" Suara meninggi dari Andrey membuat Katina terlihat kaget


Pria tampan itu langsung meremas surat di tangannya, kemudian dimasukkan ke dalam saku celana.


"Kita bicara di ruanganku." Andrey langsung menarik tangan Dee dengan paksa, tak ada yang bisa dilakukan gadis Asia tersebut kecuali mengikuti langkah sang manager keuangan.


"Apa yang terjadi padamu Miss Ragala? Apa kamu ingin resign karena aku terus mengganggumu? Jika itu alasannya, mulai besok aku tidak akan melakukan hal itu lagi. Tapi tetaplah bertahan di kantor ini." Andrey bersedekap sementara bokongnya didudukkan pada pinggiran meja.


Dee yang duduk di sofa memilih diam, masih menggigiti bibirnya.


"Maafkan aku Miss Ragala, jika aku mengganggumu. Tapi tolong jangan resign, aku akan membenci diriku sendiri jika aku membuatmu pergi dari kantor ini."


Wanita yang menggunakan halter neck hitam terlihat berpikir sejenak


"Bukan." Potong Dee memandang ke arah Andrey "bukan kamu alasanku untuk resign, masalahku lebih kompleks yang sedang kuhadapi Mr. Arlovski."


Andrey mendekati Dee, dia mengamati raut wajah wanita pujaannya yang terlihat penuh tekanan


"What's wrong babe ? Kamu tidak mau bercerita kepadaku? Anggap aku teman akrabmu, ya kita memang akrab, sebelum pacarmu itu datang." kejapan mata Dee saat menyinggung pria jangkung itu membuat Andrey mengerti jika kenekatan Dee untuk resign berkaitan dengan kekasihnya.


"Apakah kamu ingat foto bertiga yang dulu pernah kamu bicarakan?"


"Foto yang sama di meja kerjamu, bukan?" balas Andrey bertanya


"Ya, dulu saat foto tersebut kami ambil, aku berpacaran dengan pria yang satunya. Kemudian sekarang aku berpacaran dengan pria yang sering kamu lihat itu."


Andrey Arlovski memutar matanya "Wow, aku tidak membayangkan kalau kamu terlibat cinta segitiga babe. Terus apa yang apa membuatmu ingin resign?"


Dee menarik napas melalui sela giginya, seolah ia sedang kepedisan.

__ADS_1


"Pria satunya sedang ada di apartemenku sekarang."


Rahang Andrey terbuka, kemudian pria yang mempunyai iris abu tergelak tawa.


"Jadi kamu berselingkuh dengan pria tampan itu? Dan mau resign kemudian pergi bersama si tampan?"


Dee tidak bisa menahan dirinya untuk tidak meninju lengan kokoh Andrey yang membuat adik CEO-nya malah makin tertawa lebih keras


"Aku bukan tipe seperti itu Mr. Arlovski ! Liam adalah pria yang sangat baik dan aku sangat mencintainya. Ricchi adalah masa laluku, tapi ada yang membuat pria itu tidak bisa melepaskan perasaannya. Dan itu kesalahanku yang sangat fatal."


Dee mengeluarkan isi pikiran yang mungkin mengganggu selama hampir 24 jam terakhir.


"Masa lalu yang masih kamu cintai babe?" Goda Andrey, dia sangat menyukai ekspresi gusar gadis idamannya, apalagi jika Dee kembali menyarangkan pukulan pada lengan atau bagian badan lainnya, andai ini bukan kantor mungkin Andrey telah memeluk dan mencumbui wanita itu habis-habisan


"Andrey ! Kamu membuatku semakin jengkel. Aku tidak tahu sekarang harus bagaimana."


"Yang jelas berhenti bekerja bukan jalan keluarnya. Pilihan ketiga adalah jalan terbaik" Andrey tersenyum miring dengan mengedutkan alisnya, pria itu sembari beranjak dari sofa yang diduduki


"Pilihan ketiga?"


Pria tinggi itu menoleh sesaat telah berada di dekat jendela "aku, Andrey Arlovski pilihan ketiganya. Tinggalkan mereka dan kamu tidak akan menyakiti salah satu di antara kedua pria itu" ucapan tanpa beban dengan lancar keluar dari bibir sensual Andrey


Dee menghela napas kentara, keras sekali. Gadis cantik itu pun bergerak cepat mengejar Andrey yang tahu jika dia akan di mangsa dengan pukulan yang malah membangkitkan gairahnya.


Jleb!


Pukulan Dee di tahan dengan kokohnya oleh Andrey, sekarang justru tubuhnya di perangkap dalam kungkungan pria tinggi itu.


"Aku tidak main-main dengan perasaanku kepadamu Miss Ragala. Yang aku katakan tadi adalah benar, aku menunggumu untuk dipilih. Mereka memang tampan, tapi aku lebih menarik. Kita tinggal di kota yang sama, tempat bekerja seatap, tidak terkendala oleh long distance relationship. Aku menyukaimu, sejak awal. Tolong pikirkan aku juga babe, bukan hanya kedua pria itu saja."


Tuhan, ambil saja nyawaku sekarang ! Oh tidak Tuhan, aku belum mau mati. Aku masih ingin bertemu dengan Kak Liam, memeluknya !


...


Dee terlihat kaget melihat Ricchi dengan pakaian berbeda dengan semalam dan sedang duduk santai di sofanya yang berwarna abu.


"Sudah pulang?" Sapa Ricchi langsung berdiri dan menghampiri Dee yang sedang menyampirkan coatnya pada gantungan di belakang pintu


"Kakak sudah berganti pakaian." ucap Dee dengan suara parau. Ricchi terlihat sangat tampan dengan sweater berwarna hitam two tone di padu celana denim


Ricchi adalah racun mematikan, menggodamu dengan kharismanya. Sial !


"Aku tadi bangun sekitar jam 10, kemudian membaca pesanmu pada note di dekat piring sandwich dek. Oh ya, thank you sarapannya, mengingatkanku akan 3 tahun lalu. Siangnya aku ke hotel dan cek out. Mengambil koper dan membawanya kesini."


Mulut Dee terbuka.


"Ya... Aku akan tinggal di sini selama 6 hari ke depan Dee"


###



__ADS_1



Team Andrey mana suaranya !!


__ADS_2