
Rombongan Mu Bing telah tiba di kediaman keluarga Mu. Di lihat dari atas, kediaman keluarga Mu terdiri dari : bagian terluar adalah pagar yang tinggi terbuat dari bebatuan yang keras, pintu masuk sekaligus pintu keluar ada di selatan, utara, timur dan barat.
Rumah tamu dan pengunjung berada di tengah, tembus ke masing - masing arah pintu masuk dan keluar. Bagian barat di bangun rumah - rumah pribadi keluarga Mu, sedangkan bagian timur dibangun rumah - rumah bagi tamu, tempat latihan, perpustakaan, lapangan. Ada seribu orang yang tinggal di kediaman keluarga Mu. Enam ratus orang penumbuh beladiri, sedangkan empat ratus orang non kultivator.
Zu Lei dan Kai Long telah berada di ruang tengah yaitu rumah tamu dan pengunjung. Makanan dan minuman telah tersedia, hanya Mu Bing yang menemani mereka berdua.
" Tuan,silahkan dinikmati hidangan seadanya ini !" pinta Mu Bing.
" Ayo, adik makan ! makanan ini adalah menu istimewa di daerah kami" pamer Mu Bing.
Kai Long manggut - manggut, tetapi tidak segera mengambil makanan secuilpun. Dia melihat Zu Lei menunggu persetujuan darinya.
" Kai Long, makanlah ! agar bisa terbang, tubuhmu harus bertenaga" bujuk Zu Lei.
Kai Long mengambil nasi beberapa mangkuk lalu mengambil ayam dan beberapa ikan bakar, tidak lupa dia menambahkan sayur sayuran dan sambal. Porsi makanan ini di atas porsi anak - anak normal seusianya.
Melihat itu, ada semacam kesepakatan antara mata Zu Lei dan Mu Bing, mereka sepakat untuk diam dan terus mengawasi Kai Long makan.
" Paman, enak !" seru Kai Long sambil mengunyah makanan di mulutnya.
__ADS_1
" Tuan, kalau boleh tahu siapakah nama Tuan ?" tanya Mu Bing.
" Zu Lei " jawab Zu Lei ringkas dan terus melihat Kai Long makan.
" Tuan Zu Lei, terus terang saja, aku ingin bertanya beberapa hal mengenai kejadian di keluarga Kai" pinta Mu Bing.
" Mereka adalah korban dari musuh - musuhku, mereka tidak bersalah, jangan repot untuk menyelidiki hal itu, kamu tidak akan mampu !" jawab Zu Lei, menatap Kai Long makan.
" Tuan Zu Lei, musuh seperti itu, tidak ada orang di daerah ini yang mampu melawannya, aku harap Tuan dapat menolong kami" pinta Mu Bing.
" Tenanglah, mereka hanya sampah, aku akan segera pergi setelah ini." jawab Zu Lei.
" Kai Long, setelah ini kita pergi" pinta Zu Lei.
" Ya, aku ingin segera bisa terbang !" seru Kai Long.
" Terbang itu mudah, kamu cukup melesat ke langit dan melayang, itu saja" goda Zu Lei.
Kai Long diam mendengarkan ucapan Zu Lei, lalu dia berdiri, berjalan dan melompat - lompat, satu kali , dua kali, tiga kali dan Kai Long mulai melebarkan kedua tangannya.
__ADS_1
" Paman bohong, ini sulit !" tegas Kai Long.
" Kamu kurang satu hal, yaitu melayang, cobalah melayang !" seru Zu Lei.
Kai Long melakukan gerakan itu lagi , tidak ada perubahan, lompat , turun, lompat , turun , tidak satupun dalam kesempatan itu Kai Long berhasil melayang di udara.
" Paman, capek !" keluh Kai Long.
" Kamu belum bertenaga " jawab Zu Lei.
Kai Long dan Zu Lei selesai makan, Zu Le menggendong Kai Long di punggungnya. Zu Lei naik ke langit dan terbang dengan pelan - pelan.
" Paman, kita mau ke mana ?" tanya Kai Long, sambil menikmati pemandangan dari atas.
" Aku akan membawamu ke Dunia para kultivator" jawab Zu Lei.
" Hanya aku yang tidak bisa terbang paman ?" tanya Kai Long.
" Tidak, ada orang lain yang tidak bisa terbang, dunia itu tidak hanya dihuni para kultivator" jawab Zu Lei.
__ADS_1
Saat melayang, Zu Lei mengeluarkan cahaya lembut dari seluruh tubuhnya, sehingga membentuk kepompong yang transparan. Ujung Jarinya bersinar kehitam - hitaman membentuk segitiga runcing, lalu dilepaskan cahaya itu ke depan, langit merekah, lalu Zu lei melesat ke dalamnya.