
Setelah mereka berada di kediaman Tan Ma, mereka langsung berunding untuk segera melakukan penyerangan .
' Kapan kita melakukan penyerangan tuan Lin ?'. tanya Tan Ma serius.
' Lebih cepat lebih baik '. jawab Lin Long.
' Kerahkan semua anak buahmu , untuk melakukan apa yang sudah kita rencanakan '. lanjut Lin Long .
Lalu Tan Ma menghubungi bawahan keluarga Tan yang mendukung dirinya , untuk bersiap-siap melakukan aksi yang sudah mereka rencanakan.
' Mari tuan Lin kita ketempat Tan Du '. ucap Tan Ma .
Lalu mereka pergi ketempat Tan Du , Lin Long , Zi Long dan Wu Wu, menyamar seolah oleh menjadi tawanan , karena awalnya Tan Ma memang disuruh Tan Du untuk mencarinya untuk membawanya ke Tan Du hidup atau mati karena telah membuat babak belur putra semata wayang Tan Du.
Setelah beberapa menit mereka sudah ditempat kediaman keliarga Tan.
' Ini tuan Besar , saya sudah bawa orang yang telah mencelakai tuan muda Tan Ming'. ucap Tan Ma pada Tan Du pura pura sopan.
' Jadi ini semut yang berani mencelakai anaku ?'. ucap Tan Du menatap tajam pada Lin Long , Zi Long dan Wu Wu.
Blush !
Aura membunuh keluar dari tubuh Tan Du yang diarahkan pada mereka bertiga , Lin Long dan Zi Long pura pura terintimidasi , berbeda dengan Wu wu yang beneran terintimidasi .
Walaupun hanya diarahkan ke Lin Long , Zi Long dan Wu Wu , tetapi juga banyak bawahan yang ikut merasakan intimidasi , sehingga banyak dari mereka yang jatuh berlutut.
Tan Ma juga merasakannya , tetapi dia sekuat tenaga menahannya.
' Sialan , tubuhku seperti ditimpa gunung galunggung , orang tua ini ternyata sangat kuat sekali '. gumam Wu Wu dalam hati.
' Nyesel aku ikut kesini '. lanjutnya.
__ADS_1
' Kalian tahu apa konsekuensi menyinggung keluarga Tan ?'. gertak Tan Du.
' Kalian harus mati !'. lanjutnya, lalu Tan Du menarik lagi aura membunuhnya, dan menyuruh pengawal untuk menghabisi mereka bertiga.
' Pengawal , bunuh mereka semua !'. teriak Tan Du pada pengawalnya .
Tetapi sebelum para pengawal bergerak , pengawal yang menjadi bawahan Tan Ma menggorok pengawal Tan Du .
Slash ! slash ! slash !
Para pengawal Tan Du mati dibokong oleh pengawal Tan Ma. Dalam sekejap mereka mati tanpa tahu siapa yang membunuhnya .
Tan Du terkejut dengan apa yang terjadi , tetua satu , tetua tiga dan empat pun sama , mereka dibuat terkejut.
' Apa apaan ini ?!'. geram Tan Du tidak percaya bawahanya menyerang bawahan yang lain .
' Siapa yang berani menghianatiku !'. teriak Tan Du emosi.
' Aku sudah menunggu saat-saat seperti ini Tan Du , hahaha'. lanjut Tan Ma puas.
' Bangsat . apa maumu Tan Ma !', kau berani sekali menghianatiku !'. teriak Tan Du geram.
' Aku hanya ingin mengambil apa yang seharusnya menjadi hakku , kalian semua hanyalah para benalu dalam keluargaku'. jawab Tan Ma geram.
' Hahaha , Tan Ma apa kamu sudah lupa atas kebaikan kami hah ? , kami tidak membunuhmu dan membiatkanmu hidup waktu itu '. ucap Tetua satu yang daritadi diam .
Tetua satu , tetua Tiga dan tetua empat adalah paman dari Tan Du dari keluarga ibunya, sedangkan Tan Ma sendiri sudah tidak punya keluarga , karena keluarga Tan Ma habis dibunuh secara misterius.
' Aku menyesal tidak membunuhmu waktu itu , kau tahu siapa yang membunuh semua keluargamu dan juga ayah beserta ibumu ?'. ucap Du Ka tetua satu paman Tan Du kakak dari Du Xia ibu Tan Du.
' Itu adalah kami bertiga , hahaha'. Tawa Du Ka lalu menyeringai sinis.
__ADS_1
Booom !
Seperti disambar petir , tubuh Tan Ma bergetar hebat , amarah dan kesedihan terpancar diwajah Tan Ma .
' Keluarga busuk ! hari ini kalian tidak akan aku lepas , kalian semua harus mati !'. teriak Tan Ma penuh emosi , lalu ia menyerang tetua satu .
Tan Ma sudah tidak bisa menahan emosinya dan mengeluarkan aura membunuhnya .
Blush !
Wush !
Booom !
Tan Ma menyerang Du Ka dengan kekuatan penuhnya , tetapi Du Ka masih bisa memblokir serangan Tan Ma. karena tingkat kultivasi Du Ka jauh diatas Tan Ma , dengan santainya ia memblokir serangan Tan Ma yang membuat Tan Ma terllempar mundur beberapa meter.
Tingkat Kultivasi Du Ka saat ini berada di ranah Bumi tingkat 9 awal , sedangkan Tan Ma ranah bumi tingkat 7 akhir. Sungguh perbedaan yang sangat jauh .
' Hahaha semut sepertimu ingin melawanku ? mimpi !'. tawa Du Ka meremehkan Tan Du.
' Aku tidak akan menyerah sebelum bisa membunuhmu tua busuk !'. ucap Tan Ma sembari mengusap darah yang keluar dari bibirnya.
' Hahaha sebelum kamu membunuhku , aku akan kirim kau menyusul keluargamu '. tawa Du Ka lalu dengan cepat melesat kearah Tan Ma.
Wush !
' Pukulan Bumi mengguncang langit '.
BOOOOOM !
'
__ADS_1