Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Muka Badak


__ADS_3

Setelah mereka beberapa saat berjalan mencari tempat makan , akhirnya menemukan sebuah Cafe yang cukup besar , banyak muda-mudi yang datang ditempat itu.


Yah , walaupun hanya sekedar nongkrong buat cari Wi-Fi gratis , soal pesan menu paling-paling minum Es Teh doang , itu juga barengan sama yang lainnya.


Setelah mereka sampai di Cafe , tidak lupa Wu Wu langsung pesan makanan pada pelayan disitu, kedatangan Lin Long dan Wu Wu membuat para wanita terpana pada ketampanan Lin Long.


' Hey , lihat itu ada cowok cakep banget...' ucap salah satu wanita yang lumayan cantik .


' iya cakep bangeeet..' jawab wanita yang berambut hitam keemasan karena di cat.


' Sungguh pria idaman , andaikan aku jadi miliknya auw..' ucap wanita yang agak gempal sedikit .


' Tapi sayang , yang satu mirip Cut Pat Kai difilm Sun Go Kong ' ucap wanita lainnya nunjuk Wu Wu, akhirnya mereka nangis bareng-bareng.


Ditempat Lin Long dan Wu Wu duduk.


Disebelahnya ada seorang wanita cukup cantik duduk sendirian sambil main Handpon ditangan , mungkin sedang menunggu kekasihnya.


Wu Wu pun beraksi , tidak buang-buang kesempatan.


' Kak , apa kamu tahu caranya mendekati wanita, kalo tidak , maka aku akan ajarkan bagaimana cara mendapatkan wanita' . Wu Wu dengan percaya diri.


Tanpa basa-basi.


' Hay Nona cantik , sendirian aja nih ?' bolehkah abang menemani ?' Wu Wu dengan percaya diri.

__ADS_1


' Truk aja bergandengan , masa nona sendirian? '. Lanjut Wu Wu.


Wanita yang cukup cantik itu tidak menjawab ,hanya melirik Wu Wu dengan jijik , dan masih asik memainkan Handphonnya .


' Jangan salah nona , abang ini adalah Tuan Muda dari keluarga Wu , pria paling tampan di desaku, Kambingku banyak, sawahku juga banyak , kamu tidak akan rugi jikalau menjadi kekasihku'. sambung Wu Wu merayu.


' Ini anak benar-benar Muka Badak , tidak tahu malu , nyesel aku bawa dia bersamaku ' gerutu Lin Ling dalam hati , menahan malu.


Wu Wu tidak tahu diam-diam wanita yang sedang digodanya telah mengirim pesan pada kekasihnya, untuk cepat-cepat datang menghajar Wu Wu.


Tak lama kemudian.


Kekasih wanita itupun datang, wajahnya cukup tampan , kalo dibandingakan dengan Wu Wu , seperti Bumi dan Langit.


' Mana sayang , orang yang berani menggodamu ! ' tanya kekasih wanita itu.


' Hay kamu berani-beraninya menggoda kekasihku , aku hajar kau ' ucap kekasih wanita itu , sambil mencengkram kerah Wu Wu.


' Sekarang minta maaf dan berlutut ! ' bentak pria itu.


' Apa dia istrimu , kalo bukan istrimu , berarti dia masih berhak digoda laki-laki lain' . ucap Wu Wu pintar.


' Apa kamu bilang ! ' sahut kekasih wanita itu , lalu memukul wajah Wu Wu.


Plak !

__ADS_1


Wu Wu dipukul wajahnya pun jatuh kelantai , sungguh sial nasib Wu Wu , yang tadinya ingin menunjukan cara mendekati wanita pada Lin Long , malah berakhir dengan bogem mentah diwajahnya yang pas-pasan itu.


' Kak , kenapa kamu diam saja ,melihat adik tampanmu dipukul orang , dimana hati nuranimu kak' ucap Wu Wu pada Lin Long memelas.


' Adik kepalamu , kamu yang berulah kamu yang bertanggung jawab ' jawab Lin Long dalam hati .


' Ini anak sepertinya baru lahir langsung membuat masalah ' lanjut Lin Long.


Walaupun begitu Lin Long tetap membatu Wu Wu , berusaha menenangkan suasana.


' Maaf tuan-tuan , atas kesalahan temanku yang satu ini , dia memang seperti itu , tidak tahu malu , mohon kiranya tuan-tuan memaafkan teman saya yang tidak tahu diri ini. ' ucap Lin Long sopan, mencoba menenangkan suasana.


' Sudah sayang maafkan saja , lagian dia juga tidak berbuat macam-macam' ucap wanita itu .


' Oke kali ini aku maafkan , kalo kamu ulangi lagi , aku tidak segan-segan membuat wajahmu mirip seperti babi' . tunjuk pria itu pada Wu Wu.


Setelah masalah semua selesai , sepasang kekasih itupun pergi meninggalkan Cafe, diikuti oleh para pengawalnya.


' Kak , kenapa kakak tidak hajar orang itu tadi , kakak kan seorang Master' ucap Wu Wu.


' Kamu jangan sesalu membuat masalah , dan tidak setiap masalah harus diselesaikan dengan kekerasan ' jawab Lin Long monohok.


' Tapi kak , dia tadi memukulku ' jawab Wu Wu kesal.


' Itu sebagai pelajaran buat kamu , kamu yang berbuat kamulah yang harus bertanggung jawab , jangan terlalu mengandalkan orang lain' sahut Lin Long.

__ADS_1


' Tidak seterusnya orang lain bisa membantumu, maka kamu harus berusaha memecahkan masalah itu sendiri' nasehat Lin Long.


Wu Wu tidak menjawab , tapi hanya mengangguk, tanda mengerti apa yang diucapkan Lin Long , padahal sebenarnya tidak mengerti.


__ADS_2