Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Lin Long gelisah


__ADS_3

Melihat semua saudaranya atau bawahannya Bo Lang akhirnya setuju dengan saran mereka , untuk meningkatkan kekuatan dulu baru membalas dendam atas kematian Su Lang dan saudara saudaranya.


Ditempat lain, dimana Wu wu yang telah menutupi sarang tawon gadis yang tak sadarkan diri, itu kini mereka telah pergi membawa gadis itu ke desa.


' Apa kita akan membiarkan gadis ini tak sadarkan diri terus kak '. tanya Wu Wu sembari lari menggendong gadis yang tak sadarkan diri itu .


' Nanti saja , kalau sudah bertemu dengan keluarganya'. jawab Lin Long singkat.


Mereka terus berlari menuju rumah gadis yang tak sadarkan diri itu , setelah sampai dirumah gadis itu ,sudah banyak orang yang berkumpul disana.


Wush !


Tap, tap.


' Munah ! '. teriak pria paruh baya yang melihat anak gadisnya dibawa dua orang pemuda .


Semua orang yang berkumpul disana menatap Lin Long dan Wu wu dengan tatapan waspada , karena mereka belum pernah melihat Lin Long dan Wu wu sebelumnya.


' Siapa kalian ?'. tanya kepala desa yang sudah berada dirumah gadis itu.


' Kami yang menyelamatkan gadis ini dari penculikan ras iblis hijau '. jawab Lin Ling sopan .


' Ras iblis hijau?!'. jawab mereka serempak , bingung karena baru mendengar ada ras iblis hijau.


' Iya, ras iblis hijau yang selama ini dalang penculikan gadis-gadis yang sudah meresahkan warga'. ucap Lin Long menjelaskan.

__ADS_1


' Dari mana asal kalian anak muda ?, dan terima kasih atas bantuan anak muda'. jawab kepala desa . Dan orang - orang yang berkumpul dirumah itu juga mengucapkan terima kasih pada Lin Long dan Wu Wu.


' Kami dari desa Mawar paman , namaku Wu Wu , dan ini kakak saya Steve'. sahut Wu Wu memperkenalkan diri.


' Apakah kamu anak dari tuan Ta Wu yang juragan Kambing itu ?'. jawab kepada desa.


' Iya paman , saya anak dari Ta Wu '. sahut Wu Wu.


' Kalau begitu kami kenal ayahmu, sampaikan salam buat ayahmu , nama saya Su Drun kepala desa Melati '. jawab Su Drun kepala desa Melati.


' Baik paman akan saya sampaikan'. ucap Wu Wu sopan .


' Apakah ras iblis hijau akan kembali menculik gadis gadis nak Steve?'. tanya Su Drun kepada Lin Long.


' Karena aksi mereka sudah kita ketahui , sekiranya muncul mungkin ditempat lain '. lanjut Lin Long .


Lalu mereka membicarakan apa yang harus mereka lakukan jika ras iblis hijau muncul kembali , bagaimanapun juga ras iblis hijau bukanlah lawan mereka , karena para warga tidak ada seorang kultivator.


Yang harus mereka lakukan adalah berdoa saja , agar ras iblis hijau tidak kembali beraksi , meskipun begitu, Lin Long telah membuat formasi perlindungan pada desa Melati tersebut , agar ras iblis tidak mudah masuk ke desa.


Setelah lama membicarakan itu dan membuat formasi perlindungan khusus , Lin Long dan Wu Wu memutuskan kembali kerumah karena hari sudah sangat larut.


Cuma butuh waktu lima menit Lin Ling dan Wu Wu sampai didesa Mawar hanya dengan terbang biasa, karena jarak desa Melati dan Mawar tidak terlalu jauh .


Wush !

__ADS_1


Tap , tap .


' Steve ? ' ucap Alice Qin melihat kedatangan Lin Long dan Wu Wu, yang ternyata belum tidur menunggu Lin Long dan Wu Wu.


' Alice , kenapa kamu belum tidur?'. sahut Lin Long melihat Alice yang menunggunya diruang tamu.


' Aku gak bisa tidur, aku khawatir kamu kenapa - napa'. jawab Alice sembari memeluk Lin Long.


' Aku tidak kenapa-napa kok sayang '. Lin Long mengusap punggung Alice Qin.


' Baru ditinggal bentar kak sudah khawatir , gimana kalo ditinggal sama wanita lain hehe'. sahut Wu Wu keceplosan.


' Maksud kamu apa Wu '. jawab Alice Qin kesal .


' Ti tidak kak , Wu Wu hanya becanda ,hehehe'. sahut Wu wu salah tingkah sembari mengagaruk-garuk kepalanya yang gatal karena jarang keramas.


Mendengar perkataan Wu Wu ,Lin Long hanya diam saja , tiba-tiba ia juga teringat dengan Angel Lin dan Karin Liu. Wanita yang rela menunggunya walaupun mereka tahu Lin Ling sudah mempunyai kekasih.


Lin Long gelisah , bagaimana nanti akan memberitahu pada Alice Qin , jika ada wanita lain yang sabar menunggunya , dan ia juga sudah berjanji pada Karin Liu untuk menikahinya.


' Kamu kenapa sayang , seperti sedang memikirkan sesuatu ?'. tanya Alice Qin pada Lin Long yang seperti sedang gelisah memikirkan sesuatu.


' Ti tidak ada apa -apa kok yang ' jawab Lin Long sedikit kaget dari lamunannya, sembari tersenyum kecil .


' Ayo kita pergi tidur saja , sudah malam '. lanjut Lin Long , lalu mereka bertiga pergi ke kamar masing - masing untuk tidur .

__ADS_1


__ADS_2