Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Alice Qin Sadar


__ADS_3

Lin Long terus melajukan mobilnya dengan cepat menuju ke kota C, lima jam perjalanan dari kota Y ke kota C akhirnya Lin Long sampai dikota C tempat tinggal Wu Wu.


' Kita mau dibawa kemana Steve , kenapa kita ketempat terpencil seperti ini ? ' tanya Maria Tang yang dari tadi diam merasa bingung.


' Kita akan ketempat adikku Wu Wu , kita sementara akan tinggal disini'. jawab Lin Long yang terus melajukan mobilnya kearah desa tempat rumah Wu wu berada, tanpa menoleh pada Maria Tang.


Maria Tang dan nenek Elisabet hanya diam saja , mereka pasrah mau dibawa kemana oleh Lin Long , lagi pula mereka juga sudah tidak punya tempat tinggal lagi.


Setelah beberapa menit perjalanan menuju tempat tinggal Wu Wu kini Lin Long sudah sampai didepan rumah Wu Wu .


Tok tok tok .


' Paman , Bibi ini Steve '. ucap Lin Long mengetuk pintu rumah Wu Wu.


Cklek , kreet ..


' Eh nak Steve , aku pikir siapa , hehehe..mana Wu wu'. ayah Wu Wu membuka pintu sembari melihat sekeliling tidak ada Wu Wu.

__ADS_1


' Itu di mobil , maaf paman aku kesini bermaksud membawa mantan istriku , ibu mertua dan nenek mantan istriku untuk sementara tinggal sini, apakah boleh?'. tanya Lin Long mengutarakan maksud kedatangannya.


' Jangan bicara seperti itu ,kamu sudah aku anggap anankku sendiri, anggap saja ini rumahmu juga '. jawab Ta Wu ayah Wu Wu membolehkan .


Lalu mereka membawa Alice Qin yang masih tak sadarkan diri masuk kedalam kamar, Maria Tang dan nenek Elisabet juga sudah dipersiapkan kamar sendiri, dan Ta Wu membangunkan Wu Wu yang masih pingsan dimobil, sebenarnya Wu Wu sudah sadar sejak masih diperjalanan , cuma karena saklek jadi pura-pura masih pingsan , padahal tidur.


' Bangun bocah gemblung ! '. teriak Ta Wu sembari mengeplak kepala Wu Wu yang masih tidur.


Aduh ! dimana ini '. Wu Wu terbangun .


' Di kandang macan ! ' . sahut Ta Wu kesal.


' Anak kurang ajar , ngatain aku monyet !'. Ta Wu semakin kesal , ia hendak memukul pantat Wu Wu tapi keburu kabur duluan ,lalu ayah dan anak saling kejar-kejaran , Lin Long dan Ibu Wu Wu hanya menggeleng-gelengkan kepala , tetangga yang melihatnya sudah tidak heran lagi , walaupun ayah dan anak kalau ketemu seperti anjing dan kucing , tapi mereka sebenarnya saling menyayangi.


' Nak Steve apa yang terjadi sebenarnya ?, kenapa mantan istrimu bisa terluka seperti itu ?. tanya Saniah ibu Wu Wu.


' Ceritanya panjang bibi'. jawab Lin Long , lalu ia menceritakan semua kejadian yang menimpa mantan istrinya Alice Qin , nenek dan mantan mertuanya Maria Tang.

__ADS_1


' Yang sabar ya nak , hidup memang penuh cobaan , setiap kesulitan pasti ada kemudahan'. jawab Saniah menghela nafas panjang , sembari menepuk pundak Lin Long , memberi semangat.


Lin Long hanya mengangguk , lalu mereka masuk kerumah , Saniah pergi kedapur untuk memasak ,dan Lin Long menuju ke kamar dimana Alice Qin masih terbaring tak sadarkan diri. Pil penyembuh yang diberikan oleh Lin Long kini sudah bereaksi , tubuh Alice Qin yang tadinya pucat sudah kembali seperti semula.


Sambil menunggu Alice Qin bangun , Lin Long bermeditasi disebelah Alice Qin untuk mengembalikan kekuatannya, ia juga meminum Pil penambah kekuatan .


Setelah satu jam Lin Long bermeditasi untuk mengembalikan kekuatannya , akhirnya Alice Qin tersadar dari pingsannya.


' Dimana aku ?'. ucap Alice Qin yang bingung terbangun dari pingsannya.


' Kamu ditempat yang aman '. sahut Lin Long yang berhenti bermeditasi karena mendengar Alice Qin sudah terbangun.


' Steve ?!' . Alice Qin melihat Lin Long lalu memeluknya erat-erat.


' Maafkan aku Steve hiks hiks hiks'. lanjut Alice Qin menangis karena merasa sangat bersalah padanya, karena lagi dan lagi dia menghianati cinta Steve ,tidak bisa memperjuangkan cintanya dan menikah dengan orang lain walaupun itu demi kebahagiaan keluarganya.


' Yang berlalu biarlah berlalu, jangan terlalu dipikirkan , dan kamu tidak usah memikirkan kakek Sugiono itu , karena dia sudah mati'. jawab Steve mengusap punggung wanita yang memeluknya.

__ADS_1


' Mati ?! , mati kenapa ?! '. Alice Qin kaget tak percaya .


' Dibunuh oleh orang ketika kamu tidak sadarkan diri '. jawab Lin Long berbohong, Lin Long belum bisa mengatakan sebenarnya , karena belum waktunya Alice Qin mengetahui dirinya adalah wujud dari Dewi Angin.


__ADS_2