Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Kematian Tan Du


__ADS_3

Uhuk !


Uhuk !


Tan Du batuk darah , kini tubuhnya terbaring lemah di lantai , kulitnya hitam melepuh seperti terbakar , ia tidak percaya jika hidupnya akan berakhir oleh seorang pemuda yang umurnya 20 tahunan, tetapi sudah memiliki kekuatan yang sangat tinggi.


Dulu ia mungkin merasa jumawa , karena ia yakin tidak akan ada orang yang bisa mengalahkannya di kota B , oleh karena itu ia sangat arogan dan selalu merendahkan orang lain.


Tapi nasi sudah menjadi bubur , mau bagaimana lagi , dikembalikan lagipun tidak akan bisa. Yang ada hanyalah penyesalan dan mengutuk anaknya sendiri karena telah salah menyinggung orang.


' uhuk uhuk , aku tidak percaya gara-gara anak sialan itu keluargaku menjadi hancur seperti ini ' gumam Tan Du menyesal ,sembari melirik Tan Ming yang masih tidak sadarkan diri, lalu dia menatap Lin Long yang sedang berjalan kearahnya.


' Tu tuan muda , ampunilah aku'. ucap Tan Du ketakutan.


' Aku akan memberi semua apa yang kau mau , asalkan kau mau mengampuniku, uhuk uhuk'. lanjut Tan Du .


' Kamu pantas mati '. jawab Lin Long singkat sembari tersenyum kecil .


' Segel Kematian '.


' Teknik Penyerap Jiwa'.

__ADS_1


Pung !


Ada sebuah pentagram keluar dibawah telapak kaki Lin Long , Tan Du melihat itu hanya pasrah saja , telapak tangan Lin Long menempel dikepala Tan Du.


Sekitar satu manit tubuh Tan Du menjadi kering dan hanya menyisakan tulang dan kulit saja yang hitam seperti hangus terbakar.


Boom !


Setelah menyerap semua kekuatan Tan Du , kini terdengar ledakan terendam didalam dentian Lin Long , Qi hitam.dalam tubuh Lin Long langsung bergejolak hebat , tetapi ada Qi putih yang selalu dapat meredamnya.


Lin Long mempunyai dua Qi , setelah dia memasuki tubuh Steven Li , karena Qi Lin Long sebenarnya adalah hanya Qi hitam , tetapi setelah dia memasuki tubuh Steven Li , Qi hitam milik Lin Long ditekan oleh Qi putih milik Steven Li.


Oleh karena itu Lin Long sampai saat ini ingin mencari tahu siapa sebenarnya Steven Li ini , mungkin suatu saat nanti Lin Long akan mencari tahu sendiri.


Zi Long ternyata sudah menyerap semua kekuatan panatua kesatu , ketiga dan keempat.


Mereka semua menjadi mayat kering , tetapi tidak menjadikan Zi Long naik tingkat , karena Zi Long sebenarnya tingkat kultivasinya bukan ranah Bumi tingkat 9 akhir .


Tingkat kultivasi Zi Long adalah Dewa Suci tahap awal , karena hukum yang ada di Bumi , oleh karena itu secara otomatis tingkat kultivasi Zi Long ditekan sampai ranah Bumi tingkat 9 tahap akhir.


Jika Zi Long ingin meningkatkan kekuatan melalui Segel Kematian Penyerap Jiwa , dia harus membunuh Dewa Suci , dan itu mustahil ada orang di Bumi sampai ranah Dewa Suci.

__ADS_1


Lin Long tersenyum menatap Zi Long lalu mengangguk ringan , setelah itu ia menoleh pada tetua Tan Ma dan Wu Wu yang sudah tidak sadarkan diri ,dan jalan menghampirinya.


' Kamu bangunkan Wu Wu dan aku akan membangunkan tetua Tan Ma'. suruh Lin Long .


' Baik tuan '. jawab Zi Long mengangguk.


Sebelumnya mereka berdua mengalirkan energi murni untuk menyembuhkan luka dalam tetua Tan Ma dan Wu Wu.


' Bangun Babi ! weh bangun ! '. ucap Zi Long membangunkan Wu Wu.


Plak !


Aduh !


' Kenapa kamu memukulku , bisakah kau lembut pada pria tampan ini '. dengus Wu Wu bangun sembari mengelus elus pipinya yang ditampar Zi Long.


' Kalau sampai wajahku menjadi jelek , akan kutuntut kau sampai kepengadilan !'. teriak Wu Wu kesal.


' Apa kau tahu , aku pria tertampan didesaku !'. lanjutnya.


' Kalo kamu tampan , terus yang jelek seperti apa '. jawab Zi Long mulai kesal .

__ADS_1


Lin Long dan tetua Tan Ma yang sudah sadar , melihat mereka hanya menggelengkan kepala .


' Sepertinya Babi dan Ular memang tidak mudah untuk bersahabat'. gumam Lin Long menggelengkan kepala melihat tingkah laku mereka , sembari menghela nafas.


__ADS_2