
Wu Wu yang terus menangkan Nen Nen tangannya yang nakal sembari menggerayangi tubuh Nen Nen yang sangat montok itu , Nen Nen baru tersadar jika ada tangan yang *******-***** pantatnya.
Plak !
Aduh !
Wu wu kaget ketika wajahnya ditampar oleh Nen Nen, ia tidak menyangka kalau Nen Nen berani menamparnya .
' Awas kowe yah ! wani macem-macem karo aku , tek bithi kowe ! ' ucap Nen Nen kesal pada kekasihnya Wu wu yang telah berani menggerayangi dia.
' Katanya Sayang , baru digerayangin minta putus '. sahut Wu wu sembari memegang pipinya yang sakit kena tamparan Nen Nen.
' Sayang gundulmu ! , apa nek sayang kudu kaya kuwe ! '. jawab Nen Nen kesal .
Wu Wu tak bisa menjawabnya , benar juga apa kata Nen Nen , namanya sayang bukankah harusnya melindungi , menjaga kehormatanya, sampai mereka sah , bukan malah merusaknya , itu bukan sayang namanya, tapi nafshu !.
Walaupun tidak berlaku lagi prinsip seperti itu dijaman sekarang , mungkin prinsip anak pacaran dijaman sekarang adalah namanya sayang berarti harus mau digoyang .
Lin Long dan Alice Qin yang melihat mereka hanya bisa menggelengkan kepala , jamannya memang sudah jaman edan , anak kecil baru umur belasan sudah tahu yang begituan , yah walaupun tidak diajari , tetapi jaman internet memang sangat mungkin untuk tahu hal-hal seperti itu , karena banyak tontonan yang tidak layak jadi tuntunan.
' Wu tidak sepantasnya kamu begitu, ada saatnya nanti kalau kalian sudah sah menjadi suami istri , kalau kamu sayang Nen Nen jaga dia sampai sah nanti'. Ucap Lin Long yang tiba-tiba datang menasehati.
__ADS_1
Wu Wu mendengar ucapan Lin Long hanya mengangguk - angguk saja , bukan karena mengerti , tetapi dalam hati dia bertekad mencari kekasih lagi yang mau digerayangi, bocah saklek memang.
' Sekarang kamu antar Nen Nen pulang kerumah '. lanjut Lin Long menyuruh Wu wu.
' Ya ' jawab Wu Wu singkat lalu dia mengantar Nen Nen pulang kerumahnya, Lin Long dan Alice Qin pun balik kerumah karena hari sudah sore.
' Siapa yang menyerang Wu wu tadi Steve '. tanya Alice Qin kepada Lin Long penasaran.
' Kalau dilihat dari aura orang itu , seperti bukan aura orang biasa '. jawab Lin Long memberitahu.
' Bukan aura orang biasa , maksudnya?'. jawab Alice Qin tidak mengerti.
' Kalau tidak salah aura orang itu seperti aura iblis '. sahut Lin Long menebak - nebak.
Tujuan mereka jelas, karena darah perawan bisa meningkatkan kekuatan mereka atau tepatnya bisa meningkatkan kultivasi mereka.
----------------------------
Di tempat lain di sebuah hutan , tepatnya dimarkas Iblis Hijau.
Ada sebuah bangunan yang cukup tersembunyi, ada seorang yang duduk disinggasananya seperti sedang gelisah menunggu seseorang.
__ADS_1
Wajahnya yang terlihat seperti serigala , ada tanduk dikepalanya , dan kulit tubuhnya yanv berwarna hijau. Dia adalah tuan Iblis Hijau , peminpin klan iblis Hijau.
Wush !
Tap , tap.
Kini Su Lang yang membawa Tu Lang sudah sampai dimarkas Iblis Hijau , dengan langkah tergopoh-gopoh ia menemui tuan Iblis Hijau.
' Ma maaf tuan, misi kali ini kami gagal '. ucap Su Lang sembari berlutut dihadapan iblis Hijau.
' Apa ! gagal !'. jawab iblis Hijau geram.
' Iya tuan , ternyata di desa terpencil itu ada orang yang cukup kuat , kekuatannya setara denganku'. sahut Su Lang yang ketakutan pada tuannya , jika iblis hijau marah bisa jadi habislah riwayatnya.
' Selidiki orang itu , dan suruh bawahan yang lain untuk mencari gadis yang masih perawan lagi !'. perintah iblis Hijau kepada Su Lang.
' Baik tuan '. Su Lang mengangguk setuju.
' Ba bagaimana dengan Tu Lang tuan , dia terluka dalam '. lanjut Su Lang memberitahu
' Obati dia '. jawab iblis merah singkat .
__ADS_1
Su Lang langsung membawa Tu Lang untuk diobati , setelah Tu Lang dibawa untuk diobati , Su Lang bersama bawahan iblis merah yang lainnya kembali pergi untuk mencari gadis yang masih perawan untuk menjadi tumbal .