
Melihat senyuman Lin Long hati Karin Liu menjadi berbunga-bunga , ada sebuah rasa yang selama ini tidak pernah ia rasakan pada seorang pria , rasa suka , rasa bahagia , rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata .
' Apakah ini yang dinamakan Cinta ?, jika benar ini cinta , berarti Kamu adalah Cinta Pertamaku Steve '. gumam Karin Liu dalam hati, ia terus menatap pria tampan didepannya .
' Aku ingin bertemu denganmu karena aku ingin berbicara sesuatu padamu nona Liu'. ucap Lin Long yang tiba-tiba memecah lamunan Karin Liu.
...' Silahkan Steve ' . jawab Karin Liu singkat ....
' Maaf sebelumnya nona Liu '. sahut Lin Long sembari menghela nafas panjang , sebenarnya ia sedang bimbang , apa yang harus ia lakukan agar tidak menyakiti Karin Liu,
Mendengar ucapan Lin Long , nona Liu hanya mengangguk dan tersenyum lembut.
Melihat persetujuan Karin Liu , lalu Lin Long menjelaskan apa yang sebenarnya dan mengapa ia mengikuti pertandingan yang diadakan keluarga Liu. Lin Long menjelaskan panjang lebar kepada Karin Liu . Dia juga tidak ingin menyakiti Karin Liu dan disisi lain ia juga tidak ingin menyakiti Alice Qin . Bagaimanapun ia mengikuti pertandingan itu juga karena ingin membantu menyelesaikan masalah Alice Qin.
__ADS_1
Karin Liu yang mendengar penjelasan Lin Long kini tak terasa air mata telah menetes dipipinya , dia menagiis dengan terisak-isak ,Bagaimana tidak sangat sedih , cinta pertamanya tidak semulus dengan apa yang ia bayangkan , walaupun ia tahu sejak awal Lin Long menolak dia , tapi ia belum percaya waktu itu , tetapi kini berbeda , Lin Long sudah menjelaskan semuanya padanya apa alasan Lin Long menolak menikah dengannya .
Hati Karin Liu hancur , ia seperti tidak punya harapan , baru merasakan cinta pertama , tetapi harus menelan pil pahit ,karena kenyataannya adalah cintanya harus bertepuk sebelah tangan, hati siapa yang tidak hancur ,harapan yang ia inginkan akhirnya kandas juga.
' Maafkan aku Karin Liu ' ucap Lin Long menghela nafas berat, sebenarnya ia juga tidak tega menyakiti Karin Liu , apalagi melihat wanita menangis. Siapa laki-laki yang tidak tersentuh jika melihat wanita menangis, itu yang membuat Lin Long dilema.
Karin Liu tidak memperhatikan ucapan Lin Long , ia hanya terus menangis , karena merasa dunianya hancur dan ia merasa ingin mengakiri hidupnya saja. Terlihat sangat egois memang, tapi itulah Cinta , yang kadang membuat rusak akal logika.
' Tolong kamu mengerti posisiku Karin Liu '. ucap Lin Long memohon ,sembari memegang telapak tangan Karin Liu , rasanya ingin memeluk wanita yang menangis didepannya , bukan karena cinta , tapi karena rasa tidak tega dan rasa bersalah padanya.
Swiis ! Jleb !
Ugh !
__ADS_1
Karin Liu menusukan pisau dengan sangat cepat ke perutnya ,dan mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya , dan jatuh tersungkur ketanah .
Karin Liu melakukannya dengan sangat cepat, yang membuat Lin Long tidak sempat menghentikan tindakan bodoh Karin Liu itu.
' Karin ! apa yang kamu lakukan ! '. Lin Long kaget dan panik , ia langsung mencabut pisau yang terrusuk diperut Karin Liu , dan menotok peredaran darahnya agar darah dilukanya berhenti dan mengeluarkan pil penyembuh tingkat dewa dari ruang penyimpanannya, lalu menelankan ke mulut Karin Liu.
---------------------------
Ditempat lain , tepat didalam kamar Alice Qin.
Kini Alice Qin sedang mengkhawatirkan Lin Long yang sudah 2 hari pergi ke kota J untuk mengikuti pertandingan ,demi membantu menyelesaikan masalahnya, ia butuh uang 200 milyar untuk melunasi hutang perusahaan keluarga Qin.
' Steve , kenapa HP kamu susah sekali dihubungi ..'. gumam Alice Qin yang mengkhawatirkan Lin Long.
__ADS_1
' Steve, aku sangat mengkhawatirkanmu ,semoga kamu baik-baik saja disana '. lanjut Alice Qin sembari memandangi foto Lin Long dan dia yang ada dilayar HP nya.
' Dan ingat , ada aku yang selalu menunggumu disini '. Alice Qin yang kini mengeluarkan air matanya, ia sangat khawatir pada kekasihnya dan ia juga sangat merindukan sosok orang yang sangat dicintainya.