Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Aku masih ingin bebas.


__ADS_3

Setelah mereka masuk kedalam kediaman keluarga Lin , mereka bertiga duduk disova mewah , dan para pengawal berdiri disamping dan belakang Tuan besar Lin.


' Apa yang anda ingin bicarakan Tuan besar Lin ' ucap Lin Long tanpa basi-basi.


' Begini Tuan muda Li , maksud kami...' jawab Mahesa Lin ragu-ragu.


' Maksud kami adalah ingin merekrut Tuan muda Li , untuk bekerja ditempat kami , sebagai pengawal pribadi kami' lanjut Mahesa Lin memberanikan diri .


' Saya sebagai tetua dikeluarga Lin , mohon sekiranya Tuan muda Li mau menerima tawaran kami ' lanjutnya.


Steven Li / Lin Long terdiam tidak menjawabnya , karena sedang memikirkan sesuatu.


' Tenang tuan muda Li , kami akan membayar anda tentu dengan bayaran yang cukup memuaskan , 200 juta / bulan' ucap Mahesa Lin lagi.


' Bayaran 200 juta / bulan memang cukup besar , tapi aku sudah punya uang 20 milyar lebih sekarang, dan juga aku masih ingin bebas ' gumam Lin Long dalam hati.


' Bagaimana tuan muda Li , apakah anda menerimanya ?' tanya Mahesa Lin memecah keheningan.


' Maaf tuan besar Lin , bukanya saya menolak , tapi aku masih ingin bebas , tidak ingin terikat pada siapapun' . jawab Lin Long dengan sopan


' Kecuali wanita , bagaimanapun juga aku laki-laki normal , wajar butuh wanita hehe ' gumam Lin Long dalam hati.


' Kalo ada reader yang bilang MC jangan ada wanita dulu , nanti jadi beban , halah bodo amat '. lanjut Lin Long dalam hati.


Tuan Mahesa hanya terdiam tidak menjawab , hanya terlihat senyum kecut diwajahnya , karena pemuda didepannya jelas bukan pemuda yang mudah untuk dibujuk apalagi dipaksa.


' Terima kasih senior atas tawarannya , mudah-mudahan senior tidak keberatan jika kami membutuhkan bantuan ' ucap Jhony Lin memecah keheningan.


' Sama-sama ' jawab Lin Long singkat , ada senyum hangat diwajahnya.

__ADS_1


' Hari sudah sore sebentar lagi malam , bagaiman jika senior menginap saja dirumah kami '. ucap Jhony Lin menawarkan diri.


' Nanti kami akan siapkan kamar untuk senior ' sambung Jhony Lin.


' Maaf , tidak usah repot-repot , biar saya cari penginapan saja. ' jawab Lin Long .


' Kalau begitu kami tidak bisa memaksa senior ' ucap Jhony Lin dengan senyum kecut diwajahnya , karena tawarannya ditolak.


' Oh iya ini ada kartu bank , didalamnya ada uang pembayaran pertarungan tadi , dan maaf atas ketidak nyamanan tuan muda Li , atas kejadian tadi ' . ucap Mahesa Lin sembari menyodorkan kartu bank kepada Lin Long.


' Terima kasih tuan besar Lin , dan saya mohon permisi untuk pergi' jawab Lin Long berdiri mengangguk sopan.


' Sama-sama , jika ruan muda Li ingin datang ketempat kami , jangan sungkan , tempat kamu terbuka untuk tuan muda Li ' ucap Mahesa Lin.


Setelah itu Lin Long berjalan keluar dikawal oleh beberapa pengawal .


-----------------


Satu jam telah berlalu , sekarang Mahesa Lin duduk seperti biasanya di sova mewahnya , sambil baca koran dan menikmati teh hangatnya.


Tiba-tiba dua orang pengawal datang dengan langkah terburu-buru .


Brugh !


Pengawal tersebut langsung berlutut.


' Mo mohon maafkan kami tuan ' ucap pengawal tersebut dengan tubuh gemetaran .


' Ada apa , mengapa kalian tiba-tiba berlutut seperti itu ! ' tanya Mahesa Lin heran.

__ADS_1


' Ma maaf tuan , kami salah , kami pantas dihukum tuan ' jawab pengawal menundukan wajahnya.


' Ada apa , cepat katakan ! ' jawab Mahesa Lin kesal.


' Ka kami , kami kehilangan nona muda tuan ' jawab pengawal dengan tubuh gemetaran.


' Kami pantas dihukum tuan' lanjutnya .


Braak !!!


' Apa ! kalian kehilangan nona muda , maksudnya gimana ! coba jelaskan ! ' teriak Mahesa Lin marah .


' I i iya tuan , tadinya kami mengawal nona muda pergi ke toko baju, setelah kami sampai ditoko baju , nona muda bilang mau ke toilet ' ucap pengawal dengan keringat dingin didahinya.


' tapi setelah kami tunggu hampir setengah jam , nona muda tidak kembali, kami sudah mencarinya , tapi nona muda tidak kami temukan ' lanjutnya .


Duar !


Meja yang ada didepan ditendang oleh Mahesa Lin , hancur berkeping-keping , padahal meja mahal.


' Dasar tidak berguna ! menjaga satu orang saja tidak bisa ! ' teriak Mahesa Lin marah.


'Alex , bawa orang-orangmu untuk mencari nona muda kalian ! jangan pulang sebelum ketemu ! ' teriak Mahesa Lin kepada Alex .


' Dan kamu , bawa pengawal itu untuk dihukum , masukan mereka ke kandang Babi , biar tahu rasanya tidur sama Babi ! ' suruh Mahesa Lin kepada pengawal lainnya.


Sungguh kejam sekali tuan besar Mahesa Lin . Masa orang suruh tidur sama Babi.


'

__ADS_1


__ADS_2