Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Lin Long menang banyak.


__ADS_3

Semua orang bergidik ketakutan , bangunan sekitar pada retak , ubin lantai pada terangkat , pokoknya mirip difilm-film kungfu Cina.


Orang-orang luar berbondong-bondong melihatnya, karena mereka penasaran , seperti terjadi gempa cuma dikediaman keluarga Lin saja , jadi mereka kepo.


' Ada apa ya, kayaknya ditempat keluarga Lin ada gempa , aneh sekali '. kata emak-emak tubuh gempal .


' iya , ayuk kita kepo ' jawab emak-emak yang cuma pake daster doang.


Mereka berbondong-bondong mendatangi kediaman keluarga Lin , ada bapak-bapak, emak-emak , nenek-nenek, kakek-kakek , anak-anak, semua kumpul melihat pertarungan dari kejauhan.


Sementara ditempat para grandmaster dan Lin Long bertarung .


' Jangan salahkan kami jika membuatmu terluka anak muda! ' teriak Xin Seng , yang jelas Xin Seng sangat ingin membunuh Lin Long.


Mereka semua mengeluarkan jurus andalan masing-masing, dengan cepat mereka menghilang .


Wush !


Tinju Gunung !


Tinju Matahari !


Tinju Bumi !


Lin Long dengan santainya menahan pukulan mereka , dia hanya mengeluarkan kekuatanya sebanyak 10 persen saja.


BOOOOM !


BOOOOOM !


BOOOOM !

__ADS_1


Arena pertarungan hancur , karena kekuatan yang sangat dahsyat itu , banyak para penonton berlarian menjauh.


' Wah .hebar sekali pertarunganya , ini pasti para grandmaster' kata warga yang perutnya buncit .


' Iya , sampai-sampai aku tidak bisa melihatnya ' sahut warga yang badanya kurus.


' Kamu kan buta ! , mana bisa lihat !' sahut warga yang punya perut buncit kesal.


' Oh iya juga yah , bwehehehe..' sahut warga yang badanya kurus.


Lin Long yang hanya mengeluarkan kekuatannya sebanyak 10 persen , mampu mengimbangi serangan para grandmaster tingakat tinggi.


Tanpa diduga dengan santainya Lin Long membuat para grandmaster terlempar sejauh 100 meter keluar dari arena , jatuh ketanah tak berkutik lagi, pingsan.


Semua mata membelalak, mulut melongo ,tidak percaya apa yang mereka lihat , 10 grandmaster tingkat tinggi dibuat tidak berdaya, oleh seorang anak muda yang dibilang masih ingusan jika dibanding para grandmaster tersebut.


' tidak mungkin , 10 grandmaster dikalahkan begitu saja ' ucap salah satu warga.


' Dia Adalah Dewa ' . ucap warga yang lainnya.


' Artis korea aja kalah , dia sangat tampan , uwu..seandainya dia jadi pacarku' ucap salah satu gadis yang lumayan cantik juga.


' Halah , paling operasi plastik'. sahut pemuda disebelahnya.


' Bilang aja ngiri !' . jawab para gadis serempak.


Lin Long yang sudah mengalahkan para grandmaster terlihat senyum kecil diwajahnya , bagaimana tidak senang , dapet 20 milyar coy.


Lin Long menang banyak.


' yah , akhirnya aku jadi kaya , hehehe'. gumam Lin Long senang.

__ADS_1


Dengan santainya dia berjalan menuju ketempat dimana tuan besar dan tuan muda Lin berada.


' Maaf tuan besar Lin , tuan muda Lin aku tidak bermaksud menghancurkan arena dan tempat tinggal anda.


' tidak apa-apa tuan muda Li , tidak perlu sungkan , semua bisa kami atasi ' jawab Mahesa Lin senyum kecut , menyesal kenapa dia ingin menguji kekuatan Lin Long kalau akhirnya rugi.


' Tuan muda Li , bisakah kita membicarakan sesuatu ?' . kata Mahesa Lin dengan nada sopan.


' Apa ada hal penting yang ingin dibicarakan tuan besar Lin ?' .jawab Lin Long.


' Iya , bagaimana kalau kita masuk dulu , sepertinya bicara disini kurang pantas'. ajak Mahesa Lin masuk kerumahnya .


' Baik ' jawab Lin Long singkat . Mereka bertiga beserta pengawal masuk kedalam kediaman Lin.


Sementara para warga yang berkumpul untuk melihat pertarungan sudah dibubarkan oleh para pengawal , dan para grandmaster sudah dibawa kerumah sakit untuk diobati , karena luka dalam cukup parah.


--------------


PENJELASAN TINGKAT KULTIVASI


DI NOVEL INI :


- RANAH KELAHIRAN 1-9


- RANAH BODY TEMPIRING 1-9


- RANAH PONDASI 1-9


- RANAH FANA 1-9


- RANAH BUMI 1-9

__ADS_1


MAAF JIKA AUTHOR SALAH .


KARENA AUTHOR JUGA ASAL - ASALAN AJA.


__ADS_2